Serangan Geng 3 Serangkai Pagi Buta, Penuh Darah di Kampung Jengkol

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2019 | 12:46 WIB
Serangan Geng 3 Serangkai Pagi Buta, Penuh Darah di Kampung Jengkol
Agus Salim ikut dibacok geng 3 Serangkai Kampung Jengkol, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (17/3/2019) lalu. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Agus Salim ikut dibacok geng 3 Serangkai Kampung Jengkol, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (17/3/2019) lalu. Kepala Agus Salim bocor dan robek.

Agus Salim adalah Ketua RT yang berusia 49 tahun. Serangan Geng 3 Serangkai itu berlangsung di Kampung Jengkol, Jalan Swadaya III, Cakung, Jakarta Timur. Kasus ini sudah ditangani Polda Metro Jaya dan pelaku sudah ditangkap.

Agus cerita saat Geng 3 Serangkai menyerang, dia terlempar batu hingga kepalanya bocor. Namun Agus tidak segera pulang justru tetap menenangkan warganya.

Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)
Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)

Awalnya, sekitar pukul 04.00 WIB Minggu itu, Agus mengaku terbangun karena Handy Talk (HT) miliknya berbunyi terus menerus. Rupanya itu adalah panggilan dari petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas). Agus segera menuju ke lokasi petugas tersebut berada.

Tiga orang petugas Linmas itu mengaku melihat ada kegiatan mencurigakan. Kegiatan tersebut adalah terlihat sepeda motor berpenumpang tiga orang yang melintas bolak-balik di depan jalan masuk Swadaya III.

Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)
Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)

"HT bunyi tahunya panggilan Linmas. Nggak pakai mikir langsung saya kesana, katanya ada motor bolak-balik," ujar Agus saat ditemui Suara.com di kediamannya Jalan Swadaya III, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019).

Mengetahui gerakan mencurigakan itu, Agus memutuskan untuk kembali ke posnya untuk melihat reaksi warganya. Tak lama, pria kelahiran Jakarta ini mendengar suara gaduh dari arah portal Jalan Swadaya III. Ternyata suara tersebut terjadi segerombolan orang yang disinyalir adalah anggota geng tiga serangkai sedang menggedor dan memukuli portal masuk dengan senjata tajam.

Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)
Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)

Lalu Agus melihat beberapa pemuda yang merupakan warga Kampung Jengkol lari ke arah sumber suara. Ia pun mengikuti dan ternyata, cerita Agus gerombolan Geng 3 Serangkai sudah melewati portal Jalan Swadaya III. Menurut Agus, pemuda kampung jengkol itu sebelumnya sedang mengadakan acara bakar ayam.

"Pas saya mau ke portal, eh ada anak-anak yang tadinya abis bakar ayam lari juga ke depan," kata Agus.

Lebih lanjut cerita Agus, terjadi kerusuhan antara warga kampung jengkol dan Geng 3 Serangkai. Saat kerusuhan Agus terus berkomunikasi melalui HT sambil menenangkan warganya. Agus menyebut saat itu kampung jengkol kalah jumlah dari tiga serangkai yang mencapai 20 orang.

Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)
Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)

Saat sedang sedang menenangkan warganya yang kalah jumlah, Agus justru terkena lemparan batu dan kepalanya bocor. Sambil bermandikan darah Agus terus menenangkan warganya dan meminta bantuan kepada Linmas dan Ketua RW.

"Saya kaget rame banget yang nyerang, sampai 30 orang kira-kira. Pas saya kena timpuk batu saya tenangin warga soalnya mereka bawa senjata dan kita kalah jumlah. Nih HT tetap saya nyalain terus pas rusuh saya minta bantuan sama RW dan Linmas," terang Agus.

Saat kerusuhan semakin menjadi, Agus merasa tidak kuat dan dibopong oleh warga ke rumahnya. Akhirnya, Kepolisian datang dan menghentikan tawuran.

Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)
Kampung Jengkol, Cakung pasca diserang Geng 3 Serangkai. (Suara.com/Fakhri)

Agus dilarikan ke rumah sakit Jayakarta, Pulo Gadung untuk mendapat perawatan. Agus mengalami luka di kepala dan harus menerima 10 jahitan di lukanya.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 13 tersangka dari anggota geng 3 Serangkai. Mereka adalah KV (16), MRH (17), SSR (17), LN (18), MFD (24), DMS (19), FZ (21), AWL (20), BBG (21), LTF (20), FJR (18), DN (18), dan AVN (18).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geng 3 Serangkai Live Instagram saat Bacok Korban hingga Tangan Putus

Geng 3 Serangkai Live Instagram saat Bacok Korban hingga Tangan Putus

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 17:53 WIB

Dendam Lama, Geng 3 Serangkai Bacok Anggota Musuh hingga Tangannya Putus

Dendam Lama, Geng 3 Serangkai Bacok Anggota Musuh hingga Tangannya Putus

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 17:26 WIB

Awalnya Bercanda, Parsilan Kesal Bacok Kepala Muji Pakai Sabit di Warkop

Awalnya Bercanda, Parsilan Kesal Bacok Kepala Muji Pakai Sabit di Warkop

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 10:23 WIB

Demi Narkoba, Kawanan Begal Bacok Ayah dan Anak

Demi Narkoba, Kawanan Begal Bacok Ayah dan Anak

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 01:00 WIB

Caleg PKB Dibacok Pria Gondrong, Tangan Kiri Pitung Luka Parah

Caleg PKB Dibacok Pria Gondrong, Tangan Kiri Pitung Luka Parah

News | Kamis, 29 November 2018 | 15:06 WIB

Tak Ada Lowongan Kerja, Pemuda Bacok Pegawai Cucian Mobil

Tak Ada Lowongan Kerja, Pemuda Bacok Pegawai Cucian Mobil

News | Rabu, 28 November 2018 | 17:36 WIB

Gauli Istri Pria Tua hingga Hamil, Lelaki Gondrong Dibacok

Gauli Istri Pria Tua hingga Hamil, Lelaki Gondrong Dibacok

News | Jum'at, 23 November 2018 | 15:22 WIB

Terkini

Bikin Putin Tersenyum, Cerita Prabowo di Kremlin: Nama Kosmonaut Rusia Populer Jadi Nama Anak RI

Bikin Putin Tersenyum, Cerita Prabowo di Kremlin: Nama Kosmonaut Rusia Populer Jadi Nama Anak RI

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:29 WIB

Info Loker! 1,4 Juta Penerima Bansos Berpeluang Kerja di Koperasi Merah Putih

Info Loker! 1,4 Juta Penerima Bansos Berpeluang Kerja di Koperasi Merah Putih

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:15 WIB

Bertemu Prabowo, Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama Berbagai Bidang dari Energi hingga Militer

Bertemu Prabowo, Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama Berbagai Bidang dari Energi hingga Militer

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:05 WIB

3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth

3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth

News | Selasa, 14 April 2026 | 06:42 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB