Tangis Ibu saat Pertama Lihat Bayinya, Setelah Koma 5 bulan kala Melahirkan

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 04 April 2019 | 13:43 WIB
Tangis Ibu saat Pertama Lihat Bayinya, Setelah Koma 5 bulan kala Melahirkan
Norfaidilla Che Par saat kali pertama dipertemukan dengan bayinya, setelah ia 5 bulan koma saat operasi melahirkan. [Harian Metro]

Suara.com - Seorang ibu di Malaysia bernama Norfaidilla Che Par, mengalami koma selama lima bulan sejak sesaat setelah berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki.

Perempuan berusia 28 tahun itu melahirkan bayi mungilnya pada November 2018. Namun, ia tak sempat melihat sang bayi karena langsung tak sadarkan diri.

Norfaidilla baru siuman pada hari Selasa, 2 April pekan ini. Saat terbangun, ia langsung menangis haru saat dihadapkan pada buah hatinya, Muhammad Syahmi Mohd Saiful.

Seperti diberitakan Harian Metro, Rabu (3/4/2019), Norfaidilla koma karena komplikasi saat menjalani operasi cesar.

Ia lantas dirawat secara intensif selama 5 bulan di Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab III (HRPZ II), dan akhirnya bisa siuman pada pekan ini.

Ketika dihadapkan pada bayinya, Norfaidilla tak henti-hentinya menangis sembari sesekali menciumi Syahmi.

Dalam pertemuan selama dua jam tersebut, Norfaidilla belum bisa berkata-kata kata kondisi kesehatannya baru pulih 80 persen.

Namun, ia menunjukkan rasa keibuan dan tangisan tatkala untuk kali pertama bayinya diletakkan di pangkuan.

Norfaidilla tak bisa bergerak, tapi ia terlihat berusaha mencium putra sulungnya sambil dibantu oleh sang suami, Moh Saiful Sudin (30). Sang bayi yang awalnya tersenyum, lantas menangis seolah-olah memahami persaan ibunya.

"Awalnya, tim dokter tak membolehkan bayi saya dipertemukan dengan ibunya. Karena dikhawatirkan bayi saya terinfeksi virus di bangsa ICU. Tapi saya melihat istri saya terus menangis setelah siuman. Saya tahu dia ingin melihat anaknya. Akhirnya saya nekat membawa dan meletakkan Syahmi di pangkuannya,” kata Sudin.

Ia mengatakan, sang istri mengalami koma karena proses operasi kelahiran bayi yang berbelit-belit pada November tahun lalu.

Namun, operasi tersebut berjalan sukses. Sang bayi lahir dalam kondisi sehat dengan berat 3,7 kilogram. Sementara sang istri mengalami komplikasi dan langsung koma.

"Dua bulan setelah koma, Januari 2019, dokter harus melakukan operasi untuk memasukkan tabung di leher rahim untuk bernafas dan setelah hampir dua minggu istri mulai merespons.”

Norfaidilla Che Par saat kali pertama dipertemukan dengan bayinya, setelah ia 5 bulan koma saat operasi melahirkan. [Harian Metro]
Norfaidilla Che Par saat kali pertama dipertemukan dengan bayinya, setelah ia 5 bulan koma saat operasi melahirkan. [Harian Metro]

"Ketika namanya dipanggil, dia bisa memalingkan wajahnya dan dokter tahu bahwa istri saya sadar meski koma,” katanya.

Sudin menuturkan, dirinya sempat mengkhawatirkan keselamatan sang istri lantaran tak memunyai biaya untuk terus dirawat di RS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspresi Terdakwa Pembunuh Saudara Kim Jong-un Usai Lolos Hukuman Mati

Ekspresi Terdakwa Pembunuh Saudara Kim Jong-un Usai Lolos Hukuman Mati

News | Senin, 01 April 2019 | 13:25 WIB

Lolos Hukuman Mati, Terdakwa Pembunuh Kim Jong-nam Segera Bebas

Lolos Hukuman Mati, Terdakwa Pembunuh Kim Jong-nam Segera Bebas

News | Senin, 01 April 2019 | 12:55 WIB

Tertunda 2 Bulan, Sidang Korupsi Najib Razak Digelar Pekan Depan

Tertunda 2 Bulan, Sidang Korupsi Najib Razak Digelar Pekan Depan

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 10:23 WIB

Istri Dipukul Suami karena Tak Mampu Beli Mobil

Istri Dipukul Suami karena Tak Mampu Beli Mobil

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 16:39 WIB

Bocah Perempuan di Malaysia Kelaparan Dikunci Ibunya dari Luar Rumah

Bocah Perempuan di Malaysia Kelaparan Dikunci Ibunya dari Luar Rumah

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 06:42 WIB

Terkini

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB