Pendidikan Karakter Penting Dilakukan dalam Pengembangan SDM

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:00 WIB
Pendidikan Karakter Penting Dilakukan dalam Pengembangan SDM
Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Daud Achmad, menghadiri Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia/Human Capital Development Plan (HCDP), di Hotel Sheraton, Kota Bandung, Jabar, Kamis (14/8/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Pelatihan, pendidikan, dan pembinaan berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), terutama di lingkungan pemerintahan. Namun ada satu hal yang sering dilewatkan dalam pembinaan dan pelatihan, yakni pendidikan karakter.

Menurut Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Daud Achmad, pembentukan karakter menjadi penting sebagai dasar integritas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu sesuai dengan amanat Gubernur Jabar, Ridwan Kamil terkait tiga modal utama ASN.

"Kompetensi sangat dibutuhkan, namun ada satu hal yang terlupakan, yaitu pendidikan karakter. Bagi saya ini hal utama," kata Daud, saat menghadiri acara Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia/Human Capital Development Plan (HCDP), di Hotel Sheraton, Kota Bandung, Jabar, Kamis (14/8/2019).

"Gubernur sering mengatakan, modal utama untuk jadi ASN ada 3, yaitu integritas, profesionalisme, dan melayani sepenuh hati. Itu semua dasarnya dari karakter kita," tambahnya.

Selain ketiga modal utama itu, Daud menjelaskan empat syarat baru di 2019 untuk mengajukan permohonan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi ASN, yakni (1) pengajuan dari badan kepegawaian setempat; (2) surat pernyataan pengangkatan alumni Diklat perencanaan dalam enam bulan setelah Diklat; (3) kelengkapan dokumen HCDP; (4) dan kelengkapan dokumen formasi.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Jabatan Fungsional Perencana Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencanaan (Pusbindiklatren) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rita Miranda, kurangnya kelengkapan dari empat syarat baru tersebut akan berimbas pada tidak akan dipanggilnya ASN tersebut untuk mengikuti diklat.

"Kami hanya akan memproses usulan yang diusulkan dari kepegawaian atau BPSDM dan ditandatangani oleh pejabat Pratamanya," ujar Rita.

Terkait syarat kedua, Rita mengatakan, hal itu berdasarkan data bahwa sejak 2006 hingga 2018, hanya 18,51 persen alumni diklat yang diangkat sebagai pejabat fungsional perencana. 

"Lebih dari 5.300 ASN yang sudah ikut diklat perencanaan, tapi kurang dari 2.000 yang diangkat sebagai pejabat fungsional perencana. Yang 3.000 kemana?" tanyanya.

Kegiatan bertema "Mengoptimalkan Kinerja Pemerintah untuk Mencapai Sasaran Pembangunan Melalui Pengembangan SDM ASN Pembangunan" ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan Program Teknis dan Sosial Kultural LAN, Muzani, Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dan peserta dari Bappeda, BKD, BPSDM serta biro/organisasi se-Jabar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker Minta Pembangunan SDM Berkualitas Didukung Pusat dan Daerah

Kemnaker Minta Pembangunan SDM Berkualitas Didukung Pusat dan Daerah

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:22 WIB

Gubernur Jabar Dukung Bendungan Jatigede Jadi Kawasan Wisata

Gubernur Jabar Dukung Bendungan Jatigede Jadi Kawasan Wisata

Lifestyle | Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:18 WIB

Atalia Praratya Kamil Ajak Kader PKK Sukseskan Program Kampung KB

Atalia Praratya Kamil Ajak Kader PKK Sukseskan Program Kampung KB

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:08 WIB

Cegah Hoaks, Atalia Praratya Kamil Gelar Siaran Keliling

Cegah Hoaks, Atalia Praratya Kamil Gelar Siaran Keliling

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:02 WIB

Gubernur Jabar Ajak Anggota DPRD Terpilih Bangun Tanah Pasundan

Gubernur Jabar Ajak Anggota DPRD Terpilih Bangun Tanah Pasundan

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 08:54 WIB

Atalia Praratya Kamil Ajak Anak-anak Gemar Makan Ikan

Atalia Praratya Kamil Ajak Anak-anak Gemar Makan Ikan

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:57 WIB

Terkini

Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta

Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:24 WIB

Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging

Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:20 WIB

Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan

Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:18 WIB

Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas

Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:13 WIB

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:09 WIB

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:05 WIB

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:01 WIB

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:55 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:47 WIB