Disebut Langgar Perda, Gerindra Minta Rumah Jagal Babi Milik BUMD Ditutup

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2019 | 17:21 WIB
Disebut Langgar Perda, Gerindra Minta Rumah Jagal Babi Milik BUMD Ditutup
Ilustrasi babi. (PIxabay/Roy Buri)

Suara.com - Setelah diprotes warga, Partai Gerindra dan Demokrat, dua fraksi di DPRD DKI meminta agar Rumah Pemotongan Hewan (RPH) babi di kawasan Jalan Peternakan, Kapuk, Jakarta Barat ditutup.

Hal itu diungkap saat penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang APBD DKI Tahun 2020. Kedua partai itu menyampaikan pandangan yang sama soal rumah jagal babi.

Sekretaris Fraksi partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Purwanto mengatakan, RPH itu mengganggu warga karena menghasilkan limbah. Bahkan, limbah itu tidak hanya kotor tapi juga menghasilkan bau yang tidak sedap.

Selain itu, ia beranggapan limbah itu juga memberi dampak pada kegiatan usaha warga. Usaha makanan di sekitar RPH disebutnya merugi akibat adanya bau tak sedap.

"Semestinya ditutup karena sudah bertentangan dengan Perda DKI nomor 4 tahun 2007 tentang pengendalian pemeliharaan dan peredaran unggas," ujar Purwanto di ruang rapat paripurna, gedung DPRD DKI, Rabu (4/12/2019).

Ia menganggap PT Dharma Jaya selaku BUMD yang mengelola RPH itu tidak mengikuti aturan standar rumah potong.

Terlebih lagi, kata Purwanto, RPH itu tidak produktif karena babi yang dipotong hanya sekitar 200 hewan setiap harinya atau memenuhi hanya 10 persen kebutuhan pasokan babi di DKI. Bahkan, Purwanto juga meminta agar RPH yang menempati lahan seluas 5 hektare itu diganti dengan usaha yang lain.

"Jika pelaku usaha saja sudah dilarang jika bertentangan dengan Perda tersebut, mengapa PT Darmajaya selaku BUMD tidak menyesuaikan," kata dia.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat, Desie Christhyana Sari juga menyampaikan hal serupa. Ia juga meminta RPH itu ditutup karena banyak menerima keluhan dari warga sekitar.

"Kami meminta agar rumah potong Babi di daerah Kapuk Jakarta Barat segera ditutup karena meresahkan warga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Anggaran Lem Aibon Divonis Salah, Pendiri PAN Bandingkan Era Ahok

Ungkap Anggaran Lem Aibon Divonis Salah, Pendiri PAN Bandingkan Era Ahok

News | Sabtu, 30 November 2019 | 13:04 WIB

Bongkar Skandal Lem Aibon, PSI: William Tak Layak Dijatuhi Sanksi

Bongkar Skandal Lem Aibon, PSI: William Tak Layak Dijatuhi Sanksi

News | Jum'at, 29 November 2019 | 23:11 WIB

Nasib Dipegang Pimpinan DPRD, BK Sebut William PSI Berpeluang Kena Sanksi

Nasib Dipegang Pimpinan DPRD, BK Sebut William PSI Berpeluang Kena Sanksi

News | Jum'at, 29 November 2019 | 18:32 WIB

PSI Tanggapi Sanksi yang Bakal Dijatuhkan pada William Aditya

PSI Tanggapi Sanksi yang Bakal Dijatuhkan pada William Aditya

News | Sabtu, 30 November 2019 | 13:07 WIB

Menteri Tito Sindir Anies, PDIP: Jakarta Masih Banyak Kampung Kumuh

Menteri Tito Sindir Anies, PDIP: Jakarta Masih Banyak Kampung Kumuh

News | Rabu, 27 November 2019 | 20:25 WIB

Sah! KUA-PPAS DKI Jakarta 2020 Disepakati Rp 87,95 Triliun

Sah! KUA-PPAS DKI Jakarta 2020 Disepakati Rp 87,95 Triliun

News | Rabu, 27 November 2019 | 10:08 WIB

DPRD DKI Klaim Rela Gaji Ditahan Demi Percepat Pembahasan Anggaran Jalan

DPRD DKI Klaim Rela Gaji Ditahan Demi Percepat Pembahasan Anggaran Jalan

News | Sabtu, 23 November 2019 | 11:23 WIB

Petaka Skuter Listrik, PDIP Sentil Pemprov DKI Telat Bikin Regulasi

Petaka Skuter Listrik, PDIP Sentil Pemprov DKI Telat Bikin Regulasi

News | Kamis, 14 November 2019 | 16:38 WIB

Bantah PSI, Pemprov DKI: Anggaran Renovasi Gedung Sekolah Hanya Direvisi

Bantah PSI, Pemprov DKI: Anggaran Renovasi Gedung Sekolah Hanya Direvisi

News | Kamis, 14 November 2019 | 11:15 WIB

Bongkar Skandal Lem Aibon, BK DPRD Nilai William Salahi Mekanisme

Bongkar Skandal Lem Aibon, BK DPRD Nilai William Salahi Mekanisme

News | Selasa, 12 November 2019 | 18:59 WIB

Terkini

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB