Tersangka Penusukan Akui Incar Jurnalis Majalah Charlie Hebdo

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 28 September 2020 | 09:50 WIB
Tersangka Penusukan Akui Incar Jurnalis Majalah Charlie Hebdo
[Francois Guillot/AFP]

Suara.com - Tersangka utama penusukan di Paris, Prancis, mengakui kepada penyidik kepolisian bahwa dia memang sengaja mengincar jurnalis Charlie Hebdo lantaran merasa tersinggung dengan karya majalah tersebut.

Menyadur Al Jazeera, Charlie Hebdo memang kembali bikin kontroversi dengan menerbitkan ulang karikatur nabi Muhammad. Hal itu menimbulkan banyak kecaman terutama dari umat Islam.

Tersangka penusukan yang masih berusia 18 tahun mengatakan bahwa dia merasa tak senang dengan karikatur tersebut hingga nekat melakukan serangan di luar bekas kantor Charle Hebdo.

Serangan pada Jumat (25/9/2020) itu terjadi tiga minggu setelah persidangan di Paris terhadap tersangka penyerangan Charlie Hebdo, polisi wanita, dan supermarket Yahudi yang menewaskan 17 orang pada Januari 2015.

Sementara tersangka penusukan kali ini diyakini melakukan penikaman sendirian, delapan orang lainnya sekarang juga ditahan menyusul dua penahanan lagi pada Sabtu.

Dua orang baru yang ditangkap adalah adik laki-laki tersangka dan kenalan lainnya, kata sumber pengadilan.

Orang-orang yang terluka adalah karyawan agensi produksi TV pemenang hadiah Premieres Lignes, yang kantornya berada di blok yang sama di pusat kota Paris yang dulu menampung Charlie Hebdo.

Namun, diyakini kedua korban, yang turun ke jalan untuk berhenti merokok, tidak diserang secara spesifik. Mereka terluka parah tetapi nyawa mereka tidak dalam bahaya.

Tersangka secara keliru percaya bahwa kantor Charlie Hebdo masih berada di gedung itu dan ingin menyerang wartawan dari majalah tersebut, kata seorang sumber.

Charlie Hebdo pindah kantor setelah serangan 2015 dan alamatnya saat ini dirahasiakan untuk alasan keamanan.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada hari Jumat serangan itu "jelas merupakan tindakan terorisme Islam". Jaksa anti terorisme telah membuka penyelidikan.

Lima orang yang ditangkap berada di sebuah apartemen di Pantin di pinggiran utara Paris, Seine-Saint-Denis, yang diduga alamat tersangka penusukan.

Tersangka tiba di Prancis tiga tahun lalu sebagai anak di bawah umur tanpa pendamping, tampaknya dari Pakistan, tetapi identitasnya masih diverifikasi, kata Gerald Darmanin.

Charlie Hebdo membuat marah banyak Muslim di seluruh dunia dengan menerbitkan kartun Nabi Muhammad pada tahun 2006, dan dengan sikap menantang mencetak ulang beberapa karikatur sebelum persidangan.

Dua belas orang, termasuk beberapa kartunis paling terkenal di Prancis, tewas dalam serangan di kantor Charlie Hebdo oleh orang-orang bersenjata pada 7 Januari 2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjadi Insiden Penusukan di Dekat Bekas Kantor Majalah Charlie Hebdo

Terjadi Insiden Penusukan di Dekat Bekas Kantor Majalah Charlie Hebdo

News | Jum'at, 25 September 2020 | 20:18 WIB

Pacaran dengan Bule Prancis, Barbie Kumalasari Belum Mau Menikah Lagi

Pacaran dengan Bule Prancis, Barbie Kumalasari Belum Mau Menikah Lagi

Video | Jum'at, 25 September 2020 | 08:00 WIB

Ludahi Bek Marseille, Angel Di Maria Diskors 4 Laga

Ludahi Bek Marseille, Angel Di Maria Diskors 4 Laga

Bola | Kamis, 24 September 2020 | 10:14 WIB

WNA Prancis di Belitung Terpapar Positif Covid-19

WNA Prancis di Belitung Terpapar Positif Covid-19

Sumut | Selasa, 22 September 2020 | 10:43 WIB

Airbus Perkenalkan Konsep Pesawat Baru Bertenaga Hidrogen

Airbus Perkenalkan Konsep Pesawat Baru Bertenaga Hidrogen

News | Selasa, 22 September 2020 | 10:05 WIB

Terkini

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:54 WIB

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:21 WIB

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:51 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB