Jokowi Anjurkan ASEAN Bentuk Pusat Emergensi Kesehatan Publik

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 14 November 2020 | 18:49 WIB
Jokowi Anjurkan ASEAN Bentuk Pusat Emergensi Kesehatan Publik
Presiden Jokowi dorong penguatan kemitraan ASEAN-Selandia Baru di Pasifik. (Biro Pers Istana)

Suara.com - Presiden Jokowi mendorong kemampuan negara-negara ASEAN Plus Three (APT) untuk memiliki mekanisme ketahanan kesehatan. 

"Hal itu berkaca dari pengalaman pandemi covid-19 saat ini, agar ke depannya negara-negara di kawasan dapat siap menghadapi pandemi masa depan," ujar Jokowi saat berpidato secara virtual di KTT ke-23 APT pada Sabtu (14/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berbagi sejumlah pandangannya mengenai upaya untuk memperkuat mekanisme ketahanan kesehatan tersebut.

Pertama yakni soal pembangunan infrastruktur kesehatan di tingkat nasional.

"Ketahanan kesehatan kawasan haruslah dimulai dari infrastruktur kesehatan yang memadai di tingkat nasional," ucap dia.

Jokowi menuturkan, masing-masing negara harus berinvestasi untuk menjamin akses kesehatan dengan harga terjangkau.

Upaya tersebut, kata Jokowi, nantinya memperbaiki ketahanan masyarakat dan kesiapsiagaan serta kapasitas kesehatan publik di masa darurat.

"Selain itu, kita juga harus membangun kapasitas teknologi kesehatan digital sebagai bagian dari infrastruktur kesehatan publik. Layanan akses online ke tele-health menjadi kian relevan pada masa pandemi. Negara mitra di ASEAN Plus Three harus berkolaborasi membangun infrastruktur kesehatan masing-masing negara di kawasan," kata Jokowi.

Kemudian mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, untuk memperkuat mekanisme ketahanan kesehatan, pembangunan industri kesehatan di kawasan harus segera dilakukan. 

baca juga

Pandemi saat ini, kata Jokowi, memberikan pelajaran mengenai pentingnya industri kesehatan yang kuat di kawasan, baik industri alat kesehatan, obat-obatan, bahan baku obat, farmasi, maupun vaksin.

Kepala Negara berpendapat, kawasan harus memiliki peta jalan untuk memperkuat berbagai industri tersebut. 

Industri kesehatan juga harus ditopang oleh kapasitas penelitian dan pengembangan di sektor kesehatan.

"Untuk itu, penting bagi kita untuk menjadikan kawasan ASEAN Plus Three sebagai medical-sciences hub terutama di masa dan pascapandemi," tutur dia.

Lebih lanjut, Jokowi juga menyinggung pembentukan kerangka kawasan yang komprehensif dalam menghadapi pandemi.

Kerangka tersebut meliputi sistem dan SoP masa pandemi, sistem peringatan dini, sistem ketersediaan alat kesehatan, obat-obatan, hingga keberadaan vaksin di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melody Ungkap JKT48  Bakal Pangkas Personel dan Stafnya

Melody Ungkap JKT48 Bakal Pangkas Personel dan Stafnya

Bali | Sabtu, 14 November 2020 | 17:30 WIB

Melody Pastikan JKT48 Pangkas Personel dan Stafnya

Melody Pastikan JKT48 Pangkas Personel dan Stafnya

Video | Sabtu, 14 November 2020 | 17:10 WIB

Kerumunan Massa Disinggung, PA 212: Pernikahan Putri Rizieq Jaga Protokol

Kerumunan Massa Disinggung, PA 212: Pernikahan Putri Rizieq Jaga Protokol

News | Sabtu, 14 November 2020 | 17:33 WIB

Pertahankan Bisnis saat Pandemi, Bagaimana Caranya?

Pertahankan Bisnis saat Pandemi, Bagaimana Caranya?

Video | Sabtu, 14 November 2020 | 15:45 WIB

Kapolri: Kerumunan Massa Tanpa Protokol Kesehatan Menimbulkan Keresahan

Kapolri: Kerumunan Massa Tanpa Protokol Kesehatan Menimbulkan Keresahan

News | Sabtu, 14 November 2020 | 14:52 WIB

Jangan Salah Kaprah, Vaksin Covid-19 Tak Sepenuhnya Lindungi Indonesia

Jangan Salah Kaprah, Vaksin Covid-19 Tak Sepenuhnya Lindungi Indonesia

News | Sabtu, 14 November 2020 | 14:11 WIB

Perayaan Maulid Nabi Digelar di Markas FPI, Jokowi Dipersilakan Datang

Perayaan Maulid Nabi Digelar di Markas FPI, Jokowi Dipersilakan Datang

Jakarta | Sabtu, 14 November 2020 | 13:56 WIB

Jokowi Yakin RCEP Akan Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi di Dunia

Jokowi Yakin RCEP Akan Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi di Dunia

News | Sabtu, 14 November 2020 | 13:45 WIB

Jokowi Dipersilakan Datang ke Maulid Nabi dan Pernikahan Putri Habib Rizieq

Jokowi Dipersilakan Datang ke Maulid Nabi dan Pernikahan Putri Habib Rizieq

News | Sabtu, 14 November 2020 | 13:35 WIB

Terkini

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

×