Mardani Kritik Mahfud MD soal Kasus Covid-19 Mengharukan: Mestinya Menteri Menyejukkan

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 26 Juli 2021 | 20:35 WIB
Mardani Kritik Mahfud MD soal Kasus Covid-19 Mengharukan: Mestinya Menteri Menyejukkan
Mardani Ali Sera. (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Anggota DPR RI Mardani Ali Sera mengkritik aksi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang membuat cuitan kontroversial.

Awalnya, melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Mahfud menceritakan seorang kaya raya di Jawa Timur yang meninggal ketika sedang menunggu antrean penanganan. Pun Mahfud MD juga berkicau soal profesor kedokteran yang meninggal karena Covid-19.

Mahfud, dalam cuitan tersebut, menceritakan, profesor kedokteran sepuh tersebut rela mengorbankan dirinya bagi keselamatan dokter muda dari infeksi virus tersebut.

Sebelum wafat, Mahfud menuturkan, profesor itu meminta dokter muda yang juga dirawat menggunakan satu satunya oksigen yang masih tersisa. Alasannya, dirinya sudah terlalu tua untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Mengharukan. Ada seorang kaya raya di Jatim meninggal ketika sedang menunggu antrean penanganan. Ada juga profesor kedokteran senior menyerahkan kesempatan kepada yuniornya untuk menggunakan satu-satunya oksigen yang tersisa ketika keduanya sama-sama terserang Covid. Sang profesor kemudian wafat," cuit Mahfud MD seperti dikutip Suara.com, Senin (26/7/2021).

Mahfud melanjutkan, "Sebelum wafat, profesor itu bilang kepada yuniornya, 'Kamu muda, masih punya kesempatan lama untuk mengabdi. Pakailah oksigen itu”. Itu cerita haru."

Namun, cuit Mahfud, selain cerita haru, masih banyak juga cerita bagus ketika orang terinfeksi Covid-19 namun masih sempat ditangani dan menjalani perawatan hingga bisa sembuh.

"...tapi banyak cerita bagus dimana orang yang terinfeksi Covid-19 dan sempat ditangani dan menjalani perawatan dengan tenang dan ikut prokes bisa sembuh," kicau Mahfud MD.

Mardani kritik cuitan Mahfud MD (Twitter/mardanialisera)
Mardani kritik cuitan Mahfud MD (Twitter/mardanialisera)

Kicauan Mahfud tersebut mengundang kritik keras dari Mardani Ali Sera. Politisi PKS itu menilai cuitan seperti itu tidak seharusnya dicuitkan oleh seorang menteri.

"Sangat disayangkan karena beliau diantara menteri berpengalaman dan diandalkan pak @jokowi," kata Mardani.

Menurut Mardani, seharusnya Mahfud MD sebagai seorang menteri memberikan contoh menguatkan dan menyejukkan.

Sebab, kini Mahfud MD merupakan bagian dari pengambil kebijakan, bukan rakyat biasa.

"Mestinya memberi contoh menguatkan dan menyejukkan. Pak Mahfud sekarang pemegang amanah, tugasnya pelajarannya dilanjutkan dengan eksekusi," ungkap Mardani.

Mardani menilai, pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia telah terlalu banyak merenggut nyawa bangsa.

Seharusnya, kejadian tersebut tidak terjadi jika pemerintah melakukan manajemen dengan baik sejak awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Budi: Kalau Saturasi di Atas 94 Persen Gak Usah Dibawa, Penuh-penuhi Rumah Sakit

Menkes Budi: Kalau Saturasi di Atas 94 Persen Gak Usah Dibawa, Penuh-penuhi Rumah Sakit

News | Senin, 26 Juli 2021 | 15:22 WIB

Bongkar Sosok Mbak Baju Hitam di Video Jokowi ke Apotek, Roy Suryo: Tim Istana Gak Teliti

Bongkar Sosok Mbak Baju Hitam di Video Jokowi ke Apotek, Roy Suryo: Tim Istana Gak Teliti

News | Senin, 26 Juli 2021 | 12:01 WIB

Twit 'Mengharukan' Kasus Covid-19, Mahfud MD Dikritik Fadli Zon: Mestinya Minta Maaf

Twit 'Mengharukan' Kasus Covid-19, Mahfud MD Dikritik Fadli Zon: Mestinya Minta Maaf

News | Senin, 26 Juli 2021 | 10:58 WIB

Terkini

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB