Menlu Cina Wang Yi Kunjungi India Bahas Konflik Perbatasan

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Sabtu, 26 Maret 2022 | 11:23 WIB
Menlu Cina Wang Yi Kunjungi India Bahas Konflik Perbatasan
DW

Suara.com - Wang Yi melakukan lawatan pertama ke India sejak eskalasi konflik di perbatasan Himalaya, 2020 silam. Misinya bertambah pelik, menyusul pidatonya yang kontroversial tentang status Kashmir di Konferensi Organisasi Islam.

Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi, menemui rekan sejawatnya, Menlu Subrahmanyam Jaishankar dan penasehat keamanan nasional India, Ajit Doval, begitu tiba di New Delhi, Kamis (24/3) malam.

Kunjungan tersebut antara lain mengagendakan deeskalasi konflik di perbatasan Himalaya. Perkelahian antara tentara India dan Cina di Lembah Galwan, dua tahun silam, menyisakan 20 korban jiwa di pihak India.

Adapun Cina mengklaim empat serdadunya tewas dalam insiden tersebut. Sejauh ini, Kemenlu India dan Cina tidak memublikasikan hasil pembicaraan antara kedua pihak.

Kunjungan Wang Yi ke New Delhi itu, juga tidak diumumkan secara resmi, baik oleh New Delhi atau Beijing.

Seusai pertemuan di ibu kota India, menlu Cina bergegas pergi tanpa memberikan keterangan pers. Namun begitu, dua pejabat tinggi India membocorkan isi pertemuan kepada Reuters.

Menurut kesaksian keduanya, Ajit Doval menegaskan kepada Wang Yi, satu-satunya solusi untuk meredam konflik di Himalaya adalah penarikan mundur militer dari wilayah yang diperebutkan.

Bibit perang di Lembah Galwan. Dalam dua tahun terakhir, Wang Yi dan Jaishankar pernah bertatap muka dua kali, yakni di sela-sela KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Rusia dan Tajikistan.

Namun keduanya gagal bersepakat soal bagaimana meredakan ketegangan di perbatasan. India mengklaim Cina menduduki wilayahnya seluas 38.000 km persegi di Plato Aksai Chin.

Menurut laporan Centre for Strategic & International Studies (CSIS), sejak Februari 2022 Cina memperkuat posisinya di tepi Danau Pangong-Tso yang dibagi dua dengan India.

Fortifikasi oleh Cina mencakup pembangunan infrastruktur utama seperti jalan dan pangkalan milter, termasuk sebuah jembatan yang menghubungkan benteng pertahanan di kedua tepi danau.

Secara resmi, India dan Pakistan sepakat mengurangi jumlah serdadu di wilayah yang diperebutkan. Pasukan dikabarkan sudah ditarik mundur dari bantaran utara dan selatan Danau Pangong Tso, Lembah Galwan dan Lembah Gogra.

Pengurangan pasukan merupakan hasil 15 putaran negosiasi antara petinggi militer kedua negara sejak 2020. Provokasi konflik Kashmir Misi Menlu Cina, Wang Yi, untuk meredakan konflik di Aksai Chin tidak menjadi lebih mudah dengan pidato kontroversialnya dalam pertemuan Organisasi Konferensi Islam di Islamabad, Pakistan, Selasa (22/3).

Saat itu dia menegaskan sikap Beijing mendukung Pakistan dalam isu Kashmir.

"Kami sekali lagi mendengar imbauan oleh banyak teman dari dunia Islam. Cina berbagi aspirasi yang sama,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

120 Ribu Warga Mengungsi Akibat Konflik Kamboja-Thailand

120 Ribu Warga Mengungsi Akibat Konflik Kamboja-Thailand

Foto | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Habis Perang Berdarah, Thailand-Kamboja Tiba-tiba Mau Damai Gara-gara Trump?

Habis Perang Berdarah, Thailand-Kamboja Tiba-tiba Mau Damai Gara-gara Trump?

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 22:51 WIB

Kondisi Terkini Perbatasan Thailand-Kamboja Usai Pecah Perang Berdarah: Tenang Tapi Mencekam

Kondisi Terkini Perbatasan Thailand-Kamboja Usai Pecah Perang Berdarah: Tenang Tapi Mencekam

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:43 WIB

5 Fakta Panas Perang Thailand-Kamboja, Penyebab hingga Kronologi Sengketa

5 Fakta Panas Perang Thailand-Kamboja, Penyebab hingga Kronologi Sengketa

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:45 WIB

Nikita Mirzani Sibuk Koar-koar, Rizky Irmansyah Malah Pamer Jalani Tugas Negara

Nikita Mirzani Sibuk Koar-koar, Rizky Irmansyah Malah Pamer Jalani Tugas Negara

Entertainment | Kamis, 18 April 2024 | 17:28 WIB

Terima Kunjungan Menlu China, Jokowi Bahas Situasi Timur Tengah hingga Kerja Sama Ekonomi

Terima Kunjungan Menlu China, Jokowi Bahas Situasi Timur Tengah hingga Kerja Sama Ekonomi

News | Kamis, 18 April 2024 | 12:26 WIB

Sinopsis Drama China War of Faith, Kisah Wang Yi Bo sebagai Ahli Keuangan

Sinopsis Drama China War of Faith, Kisah Wang Yi Bo sebagai Ahli Keuangan

Your Say | Jum'at, 22 Maret 2024 | 17:05 WIB

Menlu China Tuduh AS Coba Kekang Negaranya Meski Terus Upayakan Dialog

Menlu China Tuduh AS Coba Kekang Negaranya Meski Terus Upayakan Dialog

News | Jum'at, 23 Desember 2022 | 16:26 WIB

Sinopsis 'Being A Hero', Drama Wang Yi Bo yang Lama Dinanti

Sinopsis 'Being A Hero', Drama Wang Yi Bo yang Lama Dinanti

Your Say | Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:41 WIB

China Menghapus 98 Tarif Barang-barang Impor dari Afghanistan

China Menghapus 98 Tarif Barang-barang Impor dari Afghanistan

News | Minggu, 31 Juli 2022 | 23:05 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB