Dinilai Sebagai Sosok Populis, Pengamat Sebut Ridwan Kamil Jadi Tokoh Potensial Cawapres 2024

Agatha Vidya Nariswari | Dita Alvinasari | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 17:48 WIB
Dinilai Sebagai Sosok Populis, Pengamat Sebut Ridwan Kamil Jadi Tokoh Potensial Cawapres 2024
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. (Dok: Pemprov Jabar)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tercatut sebagai salah satu tokoh yang santer dikabarkan akan maju sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.

Ia dinilai menjadi sosok yang sangat berpotensi maju sebagai calon wakil presiden.

Penilaian ini diberikan oleh pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago. Menurutnya, Ridwan Kamil memiliki segudang prestasi saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

"Bagaimanapun juga, para kepala daerah tersebut bekerja secara teknis," tutur Pangi seperti dikutip melalui WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com pada Senin (7/11/22).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) bersama Plt Wali Kota Bekasi Tri Andhianto (kiri) berbincang dengan keluarga Almarhum Santoso Fauzi korban kecelakaan truk di depan SDN Kota Baru 02 dan 03 Kranji Bekasi, Jawa Barat Kamis (1/9/2022).  ANTARA FOTO
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) bersama Plt Wali Kota Bekasi Tri Andhianto (kiri) berbincang dengan keluarga Almarhum Santoso Fauzi korban kecelakaan truk di depan SDN Kota Baru 02 dan 03 Kranji Bekasi, Jawa Barat Kamis (1/9/2022). ANTARA FOTO

Pangi menilai, Kang Emil merupakan sosok populis yang dekat dengan masyarakat.

"Sudah pasti pekerjaan mereka bisa dilihat publik dan masyarakat," lanjut Pangi.

Ia menilai bahwa Kang Emil merupakan sosok pemimpin yang tidak pernah membuat sentimen di antara masyarakat. Kang Emil tidak pernah berpolemik ketika menjabat sebagai gubernur.

Tak hanya itu, Pangi menilai jika suami dari Atalia Praratya dapat merepresentasikan kelompok nasionalis religius.

"Selain itu, Ridwan Kamil juga cukup mewakili representasi kelompok nasionalis religius,” ucap Pangi.

Selain hal yang telah disebutkan sebelumnya, alasan terkuat mengapa Ridwan Kamil bisa masuk ke gelanggang kontestasi mendatang adalah karena jabatannya sebagai gubernur.

"Bisa saja Ridwan Kamil menjadi cawapres terkuat. Beliau merupakan seorang gubernur yang memiliki basis pemilih di Jawa Barat," kata Pangi.

Menurutnya, jabatan sebagai Gubernur Jawa Barat bisa memberikan keuntungan besar bagi Kang Emil jika maju sebagai calon wakil presiden.

Pasalnya, Jawa Barat bisa menjadi pasar pemilih terbesar bagi Kang Emil.

"Dari segi elektabilitas, Ridwan Kamil juga termasuk tokoh yang bagus. Hal tersebut bisa menjadi modal untuk dia," pungkas Pangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Subianto Silaturahmi ke KH Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachus Sunnah

Prabowo Subianto Silaturahmi ke KH Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachus Sunnah

Bekaci | Senin, 07 November 2022 | 13:48 WIB

Anies Tancap Gas Kunjungan ke Berbagai Daerah, Demokrat: Perlu Sering Berdialog dengan Rakyat

Anies Tancap Gas Kunjungan ke Berbagai Daerah, Demokrat: Perlu Sering Berdialog dengan Rakyat

News | Senin, 07 November 2022 | 13:29 WIB

Survey Sandiaga Uno Sebagai Cawapres Ungguli Ridwan Kamil Hingga AHY

Survey Sandiaga Uno Sebagai Cawapres Ungguli Ridwan Kamil Hingga AHY

Bali | Senin, 07 November 2022 | 11:40 WIB

Pengamat: Ada Dugaan Selama Ini KIB Bentukan Istana untuk Jadi Perahu Ganjar

Pengamat: Ada Dugaan Selama Ini KIB Bentukan Istana untuk Jadi Perahu Ganjar

News | Senin, 07 November 2022 | 11:07 WIB

Hindari Pakai Fasilitas Negara untuk Kampanye, Bawaslu Bakal Awasi Ketat Menteri yang Nyapres

Hindari Pakai Fasilitas Negara untuk Kampanye, Bawaslu Bakal Awasi Ketat Menteri yang Nyapres

News | Senin, 07 November 2022 | 11:07 WIB

Jika Ganjar Didepak PDIP, KIB Siap Menampung? Pengamat: Indikasi Makin Kuat

Jika Ganjar Didepak PDIP, KIB Siap Menampung? Pengamat: Indikasi Makin Kuat

News | Senin, 07 November 2022 | 10:50 WIB

Terkini

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB