Inspiratif! Petani Banyuwangi Taklukkan Musim Kemarau dengan Tenaga Surya

M. Reza Sulaiman

Kamis, 29 Mei 2025 | 15:14 WIB
Inspiratif! Petani Banyuwangi Taklukkan Musim Kemarau dengan Tenaga Surya
Pompa irigasi tenaga matahari di Banyuwangi. (Dok. ANTARA)

Suara.com - Di tengah tantangan perubahan iklim dan krisis energi global, Kabupaten Banyuwangi melangkah lebih jauh dalam transformasi sektor pertanian.

Pemerintah kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini tengah menguji coba pemanfaatan pompa air tenaga surya sebagai bagian dari strategi adaptasi pertanian yang lebih mandiri, ramah lingkungan, dan tahan terhadap cuaca ekstrem.

Langkah ini bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan wujud nyata keberpihakan pada petani kecil yang selama ini bergantung pada energi mahal dan tidak selalu stabil. Dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber daya utama, sistem ini diharapkan mampu menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan produksi pangan, terutama di musim kering.

"Ini menjadi bagian dari mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, selain efisiensi energi, pompa air tenaga surya juga dinilai ramah lingkungan dan berumur panjang," ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melansir ANTARA, Kamis (29/5/2025).

Ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Pompa air bertenaga surya pertama dipasang di lahan pertanian milik Kelompok Tani Katelas di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo. Proyek percontohan ini didampingi oleh penyuluh pertanian, serta menggandeng produsen teknologi pompa tenaga surya untuk memastikan alat berfungsi optimal dan mudah dirawat oleh petani setempat.

Hasil awal uji coba menunjukkan prospek yang menjanjikan. Dengan pasokan air yang lebih konsisten, petani mulai melihat peluang untuk menambah musim tanam dari tiga kali menjadi empat hingga lima kali setahun. Ini tentu berimplikasi langsung pada peningkatan produksi dan pendapatan, terutama di wilayah yang sebelumnya terkendala akses air saat musim kemarau.

Ilham Juanda, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, menuturkan bahwa sistem ini juga memperluas peluang pengelolaan lahan tadah hujan yang selama ini tidak tergarap maksimal.

"Kalau ini berhasil, kami akan ajukan usulan perluasan ke kelompok tani lain di Kecamatan Wongsorejo, bahkan ke kecamatan lain," katanya.

baca juga

Tenaga Matahari Sumber Energi Bersih Sektor Pertanian

Apa yang dilakukan Banyuwangi sejalan dengan tren global pemanfaatan energi terbarukan di sektor agrikultur. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) telah terbukti menjadi solusi multifungsi dalam mendukung aktivitas pertanian, terutama di daerah terpencil yang kerap kesulitan mengakses energi dari jaringan konvensional.

Selain untuk irigasi, energi surya juga digunakan untuk pengeringan hasil panen, penerangan pengusir hama, dan otomatisasi sistem pertanian berbasis sensor.

Keunggulan utama PLTS terletak pada penghematan biaya jangka panjang. Dibandingkan dengan pompa diesel atau listrik jaringan yang mahal dan fluktuatif, pompa surya mengandalkan energi matahari yang gratis dan melimpah di wilayah tropis seperti Indonesia.

Lebih dari itu, PLTS tidak menghasilkan emisi karbon, sehingga mendukung tujuan global mengurangi dampak perubahan iklim.

Dengan pembiayaan awal yang tepat dan pendampingan teknis yang memadai, teknologi ini terbukti mampu mengubah wajah pertanian lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Krisis Iklim, Sawah di Demak Berubah Jadi Tambak

Dampak Krisis Iklim, Sawah di Demak Berubah Jadi Tambak

Foto | Kamis, 29 Mei 2025 | 07:44 WIB

Gelombang Investasi PLTS Asia Pasifik Buka Jalan Indonesia Menuju Energi Berkelanjutan

Gelombang Investasi PLTS Asia Pasifik Buka Jalan Indonesia Menuju Energi Berkelanjutan

News | Rabu, 28 Mei 2025 | 12:29 WIB

Di Bali, Energi Matahari Jadi Modal Bangun Pariwisata Berkelanjutan

Di Bali, Energi Matahari Jadi Modal Bangun Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Selasa, 27 Mei 2025 | 14:51 WIB

Terkini

Hadirkan Beautiful Nightmare,  Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 21:26 WIB

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

News | Senin, 02 November 2026 | 21:20 WIB

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 21:19 WIB

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 21:17 WIB

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

×