Aksi Kamisan di Istana Negara Pasca-Demo Besar

Dythia Novianty

Jum'at, 05 September 2025 | 06:48 WIB
Aksi Kamisan di Istana Negara Pasca-Demo Besar
Ilustrasi aktivis mengikuti Aksi Kamisan ke-862 di depan Istana Merdeka, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Aksi Kamisan tetap konsisten menyuarakan keadilan HAM secara damai selama 18 tahun
  • Demonstrasi besar terbaru menunjukkan meningkatnya kekecewaan publik terhadap pemerintah
  • Pemerintah dinilai abai terhadap tuntutan rakyat dan lebih berpihak pada aparat

Suara.com - Setiap hari Kamis, sejak belasan tahun lalu, payung-payung hitam selalu menghiasi trotoar di depan Istana Presiden, Jakarta.

Mereka adalah para peserta Aksi Kamisan, sebuah mimbar keadilan yang tak kenal Lelah, menyuarakan tuntutan penyelesaian kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di masa lalu.

Kemarin tepat Kamis 4 September 2025, suasana di depan Istana sedikit berbeda.

Aksi Kamisan kemarin digelar setelah demonstrasi besar-besaran yang mengguncang ibu kota, menuntut transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam berbagai isu.

Pernyataan Presiden Prabowo bahwa demonstrasi harus dilakukan secara damai dan tidak anarkis, aksi Kamisanlah yang sudah berjalan 18 tahun lamanya, dilakukan secara damai tetapi tidak ada satupun suaranya di dengar.

Aksi Kamisan, yang dimulai pada Januari 2007 adalah bentuk protes damai yang digagas oleh keluarga korban pelanggaran HAM berat.

Dengan mengenakan pakaian hitam dan memegang payung hitam sebagai simbol duka dan perlawanan, mereka berdiri membisu selama satu jam, mengingatkan negara akan janji-janji keadilan yang belum tertunaikan.

Pakaian hitam melambangkan duka, payung hitam melambangkan perlindungan dan penolakan terhadap lupa, serta berdiri di seberang Istana melambangkan suara rakyat yang menuntut perhatian penguasa.

Aksi Kamisan kemarin diselenggarakan dalam bayang-bayang demonstrasi massal yang berlangsung kemarin.

Puluhan warga dari berbagai elemen masyarakat tumpah ruah di jalanan Jakarta, menyerukan berbagai tuntutan, dari isu-isu yang sedang diperbincangkan masyarakat.

Gelombang protes beberapa waktu belakangan, yang diwarnai ketegangan namun berakhir damai, menjadi indikasi meningkatnya kekecewaan publik terhadap kebijakan dan kinerja pemerintah.

Aksi ini juga mengenang serta mendoakan 10 orang yang meninggal saat demonstrasi besar-besar kemarin.

Aksi refleksi yang selalu diadakan di setiap aksi Kamisan, pada pernyataan Presiden Prabowo yang mengatakan bahwa ia akan memberi kenaikan pangkat kepada polisi akibat demostran beberapa hari belakangan, lantas rakyat Indonesia mendapatkan kenaikan pajak, tidak pernah mendapatkan keadilan.

“Kabar buruknya, Presiden kita Prabowo Subianto, malah menaikkan pangkat kepada polisi. Rakyat naik apa teman-teman?” ujar pemimpin orasi, Kamis (8/9/2025).

“Rakyat naik pajak!!” jawab dengan lantang oleh peserta demonstrasi.

Bukan hanya isu-isu sosial yang dibacarakan, namun isu lingkungan pun jadi pembahasan.

Bendera One Piece berkibar saat aksi kamisan di Kota Solo. (Suara.com/Ari Welianto)
Bendera One Piece berkibar saat aksi kamisan di Kota Solo. (Suara.com/Ari Welianto)

Salah satu orang yang bersuara di aksi Kamisan kali ini adalah Sekar dari Greenpeace Indonesia.

“Alih-alih pemerintah menghukum orang-orang yang melakukan vandalisme, merusak hutan kita, membuat lubang-lubang tambang baru, dan merusak semua ini,” ujarnya dengan rasa marah dan kecewa.

Lainnya, Petrus dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkarya juga bersuara bahwa para demonstrasi malah disebut penghianat, perusak negri, dan sebagai tindakan makar, Petrus juga menyuarakan tentang pidato Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945.

“Yang lebih parahnya lagi, kita, rakyat, para demonstran, malah disebut penghianat, perusak negri, dan sebagai tindakan makar!!” ucapnya dengan penuh amarah.

Kehadiran para peserta Aksi Kamisan hari ini, meskipun jumlahnya tidak sebanyak demonstrasi besar-besaran di DPR, membawa resonansi yang kuat.

Mereka mengingatkan bahwa di tengah hiruk pikuk isu-isu kontemporer, PR besar pemerintah terkait penegakan HAM di masa lalu tidak boleh dilupakan.

Kehadiran mereka seolah menjadi jembatan antara tuntutan keadilan masa lalu dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Aksi Kamisan terus menjadi oase perjuangan tanpa kekerasan, sebuah pengingat abadi bahwa keadilan adalah hak asasi setiap warga negara, yang harus terus diperjuangkan, tak peduli berapa lama waktu berlalu.


Reporter: Safelia Putri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Gariskan Aturan Main Demo: Minta Izin, Damai, dan Bubar Pukul 18.00

Presiden Prabowo Gariskan Aturan Main Demo: Minta Izin, Damai, dan Bubar Pukul 18.00

News | Senin, 01 September 2025 | 21:05 WIB

Prabowo Naikkan Pangkat Polisi Korban Demo, Warganet Geram: Aspirasi Rakyat Kapan Didengar?

Prabowo Naikkan Pangkat Polisi Korban Demo, Warganet Geram: Aspirasi Rakyat Kapan Didengar?

News | Senin, 01 September 2025 | 21:03 WIB

Viral 17+8 Tuntutan Rakyat untuk Presiden, DPR, TNI, dan Polri: Cek Isi Lengkapnya di Sini!

Viral 17+8 Tuntutan Rakyat untuk Presiden, DPR, TNI, dan Polri: Cek Isi Lengkapnya di Sini!

News | Senin, 01 September 2025 | 20:48 WIB

Prabowo Minta Masyarakat Percaya Pemerintah: Jangan Mau Diadu Domba!

Prabowo Minta Masyarakat Percaya Pemerintah: Jangan Mau Diadu Domba!

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:57 WIB

Ini Pernyataan Lengkap Presiden Prabowo Merespons Aksi Anarkis di Sejumlah Daerah

Ini Pernyataan Lengkap Presiden Prabowo Merespons Aksi Anarkis di Sejumlah Daerah

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:57 WIB

Presiden Prabowo: Merusak Fasilitas Umum dan Menjarah Rumah Termasuk Pelanggaran Hukum

Presiden Prabowo: Merusak Fasilitas Umum dan Menjarah Rumah Termasuk Pelanggaran Hukum

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:24 WIB

Terkini

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB

Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin

Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:33 WIB

6 Tanaman yang Bisa Mengusir Ular, Wajib Punya Salah Satunya di Rumah

6 Tanaman yang Bisa Mengusir Ular, Wajib Punya Salah Satunya di Rumah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:05 WIB

Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru

Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:37 WIB

Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi

Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:05 WIB

Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi

Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:01 WIB

Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:46 WIB

Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional

Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:18 WIB

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:00 WIB

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:47 WIB