BEM SI Kerakyatan "Gedor" Istana: Desak RUU Perampasan Aset, Usut Makar, Tolak Militerisme

Dythia Novianty | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 05 September 2025 | 09:41 WIB
BEM SI Kerakyatan "Gedor" Istana: Desak RUU Perampasan Aset, Usut Makar, Tolak Militerisme
BEM SI Kerakyatan menyampaikan aspirasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9/2025). [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik
  • BEM SI Kerakyatan menyampaikan tuntutan langsung ke pemerintah di Istana
  • Mereka menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset dan pembentukan tim investigasi dugaan makar
  • Pemerintah merespons positif, tapi mahasiswa menegaskan pentingnya pengawalan lanjutan

Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan telah menyampaikan sejumlah aspirasi langsung kepada pemerintah di Istana Negara, Jakarta.

Menjamu mereka di Istana, hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Sekitar tiga jam, terhitung sejak kedatangan, mahasiswa kemudian keluar dari Istana Negara.

Koordinator Media BEM SI Kerakyatan Pasha Fazillah Afap menyampaikan apa saja tuntutan.

Ia mengatakan, tuntutan yang disampaikan kepada eksekutif kurang lebih sama dengan aspirasi yang disampaikan kepada legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Jadi titik tekan (tuntutan) pertama, mungkin kami menekan dengan keras bahwa untuk segera mensahkan RUU Perampasan Aset yang kemarin sudah kami sampaikan di DPR RI," kata Pasha di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/9/2025).

"Namun mungkin untuk hari ini, kami segera secara lantang juga atas nama BEM SI Kerakyatan menyampaikan bahwa kami dengan tegas untuk menuntut dan menekan bapak Presiden Republik Indonesia untuk segera membentuk tim investigasi terkait dugaan makar," tutur dia.

Kendati belum bertemu Presiden Prabowo Subianto dalam audensi tadi malam, BEM SI Kerakyatan mendapatkan respons dari pemerintah melalui Mensesneg Prasetyo Hadi.

Melalui pertemuan tersebut, Prasetyo memastikan segera menyampaikan aspirasi BEM SI Kerakyatan kepada Prabowo.

BEM SI Kerakyatan menyampaikan aspirasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9/2025). [Biro Pers Sekretariat Presiden]
BEM SI Kerakyatan menyampaikan aspirasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9/2025). [Biro Pers Sekretariat Presiden]

"Tanggapan cukup baik. Belum tahu ya waktunya berapa tapi tadi Bapak Mensesneg sudah memberikan respon yang cukup positif dan segera akan disampaikan ke bapak presiden. Kebetulan memang tadi sebetulnya pak presiden ingin menemui kami namun ada acara Maulid di Istiqlal, kebetulan," beberPasha.

Ketua BEM UPN Veteran Jakarta, Kaleb Otniel Aritonang menyampaikan pihaknya bersama BEM SI Kerakyatan turut membawa tuntutan 17+8 secara langsung kepada Prasetyo dan Brian Yuliarto di dalam meja pertemuan.

Mereka meminta kedua menteri sebagai perwakilan pemerintah dapat mengakomodir tuntutan 17+8.

"Dan Pak Mendikti dan Pak Mensesneg pun mengiyakan untuk bisa mengakomodir setiap aspirasi yang sedang trending per hari ini 17+8, seperti itu. Dan kami, sekali lagi BEM SI kerakyatan, juga menekankan bahwasannya pemerintah eksekutif, yudikatif, dan legislatif menegakkan supremasi sipil dan tolak militerisme sebab seharusnya militer menjadi alat negara dan harus balik ke barak, seperti itu," ungkap Kaleb.

Kaleb mengingatkan kepada mahasiswa maupun masyarakat luas bahwa pertemuan dengan pemerintah di Istana, Kamis malam bukan merupakan kemenanangan.

Ia mengingatkan untuk tetap melakukan pengawalan terhadap tuntutan-tuntutan yang telah disampaikan.

"Ya, per hari ini sebenarnya kami menemui bapak menteri pak Mensesneg dan pak Mendikti bukan berarti ini kemenangan yang sudah mutlak bagi kami tetapi harus ada pengawalan-pengawalan yang jelas. Dan kami mengajak seluruh masyarakat untuk bisa mengawal apapun tuntutan, baik 17+8 ataupun aspirasi ataupun tuntutan yang diseberluaskan ataupun disuarakan oleh masyarakat di setiap daerah itu harus tetap dikawal, dan tetap disuarakan, seperti itu," tutur Kaleb.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco: RUU Perampasan Aset Segera Digeber Usai RUU KUHAP Selesai

Dasco: RUU Perampasan Aset Segera Digeber Usai RUU KUHAP Selesai

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 18:17 WIB

RUU Perampasan Aset Terancam Molor! DPR Prioritaskan Revisi KUHAP, Kapan Dibahas?

RUU Perampasan Aset Terancam Molor! DPR Prioritaskan Revisi KUHAP, Kapan Dibahas?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 22:05 WIB

Bahas Masukan Revisi KUHAP, Komisi III DPR Gelar Rapat Bareng LPSK Hingga Peradi

Bahas Masukan Revisi KUHAP, Komisi III DPR Gelar Rapat Bareng LPSK Hingga Peradi

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 13:16 WIB

Prabowo Komunikasi dengan Parpol Soal RUU Perampasan Aset, Pakar: Kalau Sekadar Dialog, Percuma

Prabowo Komunikasi dengan Parpol Soal RUU Perampasan Aset, Pakar: Kalau Sekadar Dialog, Percuma

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:32 WIB

Terkuak! Diam-diam Dibahas Bareng Ketum Parpol, Prabowo Ngotot RUU Perampasan Aset Disahkan?

Terkuak! Diam-diam Dibahas Bareng Ketum Parpol, Prabowo Ngotot RUU Perampasan Aset Disahkan?

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 14:49 WIB

Dukung RUU Perampasan Aset, Prabowo Belum Pertimbangkan Terbitkan Perppu

Dukung RUU Perampasan Aset, Prabowo Belum Pertimbangkan Terbitkan Perppu

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 17:24 WIB

Terkini

Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS

Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:57 WIB

Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil

Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:53 WIB

Hizbullah vs Israel Masih Memanas, Emmanuel Macron Tegaskan Dukungan untuk Lebanon

Hizbullah vs Israel Masih Memanas, Emmanuel Macron Tegaskan Dukungan untuk Lebanon

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:51 WIB

Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan

Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:50 WIB

Resmi! Ini Daftar Majelis Hakim yang Bakal Adili 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Resmi! Ini Daftar Majelis Hakim yang Bakal Adili 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:48 WIB

Bukan THR Biasa, KPK Bongkar Suap Bupati Rejang Lebong ke Oknum Aparat

Bukan THR Biasa, KPK Bongkar Suap Bupati Rejang Lebong ke Oknum Aparat

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:46 WIB

KPK Cecar Jaksa dan Polisi Soal Dugaan Pemberian THR dari Bupati Rejang Lebong

KPK Cecar Jaksa dan Polisi Soal Dugaan Pemberian THR dari Bupati Rejang Lebong

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:42 WIB

Suster Natalia Sumringah, BNI Pastikan Dana Gereja Rp28 Miliar Kembali Paling Cepat Besok

Suster Natalia Sumringah, BNI Pastikan Dana Gereja Rp28 Miliar Kembali Paling Cepat Besok

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:40 WIB

Dukung Pembangunan Bait Suci Pertama di Jakarta, Menag Tegaskan Jaminan Kebebasan Beragama

Dukung Pembangunan Bait Suci Pertama di Jakarta, Menag Tegaskan Jaminan Kebebasan Beragama

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:36 WIB

Bongkar Nasib Khoirudin Usai Tak Jabat Ketua DPRD DKI, PKS: Dapat Amanah Lebih Besar di DPP

Bongkar Nasib Khoirudin Usai Tak Jabat Ketua DPRD DKI, PKS: Dapat Amanah Lebih Besar di DPP

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:29 WIB