Menag Dorong Aktivasi Dana Umat, Sinergi dengan Kemenkeu Diperkuat

Bella

Rabu, 14 Januari 2026 | 17:06 WIB
Menag Dorong Aktivasi Dana Umat, Sinergi dengan Kemenkeu Diperkuat
Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (14/1/2026). (Kemenag)
baca 10 detik
  • Menteri Agama bertemu Menteri Keuangan membahas optimalisasi dana umat untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
  • Pengelolaan dana umat perlu dikonkretkan agar lebih produktif, dengan masjid berperan sebagai pusat pengembangan ekonomi.
  • Kementerian Agama mengkaji data BPS untuk memetakan potensi ekonomi umat demi kebijakan pengelolaan yang berkelanjutan.

Suara.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar memperkuat langkah pengelolaan ekonomi syariah nasional melalui pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan tersebut membahas optimalisasi dana umat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Menurut Menag, potensi ekonomi umat di Indonesia sangat besar, namun belum seluruhnya dimanfaatkan secara maksimal. Sejumlah instrumen seperti zakat, wakaf, infak, dan sedekah dinilai masih banyak yang belum aktif dan belum memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

“Sebagian dana-dana umat yang selama ini masih belum aktif, belum aktual, perlu kita aktualkan sehingga bisa berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat bangsa Indonesia,” ujar Menag di Jakarta, Rabu.

Ia menegaskan perlunya langkah konkret untuk mengelola dana umat secara lebih produktif, profesional, dan terarah. Salah satu fokus yang didorong adalah penguatan peran masjid sebagai pusat pengembangan ekonomi umat, tidak semata sebagai tempat ibadah.

"Ke depan, masjid tidak hanya diposisikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pengembangan ekonomi umat. Pengelolaan dana zakat, wakaf, infak, dan sedekah harus dilakukan sesuai prinsip syariah, transparan, dan diawasi," kata Menag.

Untuk mendukung perumusan kebijakan yang tepat sasaran, Kementerian Agama saat ini juga tengah mengumpulkan dan mengkaji data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut akan digunakan untuk memetakan potensi ekonomi umat secara lebih komprehensif agar kebijakan pengelolaan dana umat memiliki dampak yang luas dan berkelanjutan.

“Dana umat harus dikelola secara profesional dan diawasi. Targetnya jelas, untuk membantu umat, bukan memperkaya segelintir orang,” kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Agama juga telah memperkuat peran zakat sebagai instrumen perlindungan sosial keagamaan, khususnya dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera. Zakat dikonversi dalam bentuk bantuan nyata seperti makanan siap saji, layanan kesehatan, hingga pembangunan rumah sementara bagi masyarakat terdampak.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Waryono Abdul Ghafur menekankan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan zakat agar tidak berhenti pada bantuan darurat semata.

baca juga

“Zakat tidak boleh berhenti sebagai respons darurat. Ia harus bekerja sebagai sistem perlindungan sosial umat, menjaga agar penyintas tetap memiliki akses pangan, air bersih, pendidikan, listrik, dan konektivitas untuk memulihkan kehidupannya,” ujar Waryono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan

Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:46 WIB

Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?

Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:35 WIB

Ada Bantuan Hukum ke Pegawai Pajak, Purbaya Klarifikasi: Masih Pegawai, Tak Ada Intervensi

Ada Bantuan Hukum ke Pegawai Pajak, Purbaya Klarifikasi: Masih Pegawai, Tak Ada Intervensi

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31 WIB

Purbaya Kejar Perusahaan Baja Pengemplang Pajak asal China, Curiga Orang Dalam Terlibat

Purbaya Kejar Perusahaan Baja Pengemplang Pajak asal China, Curiga Orang Dalam Terlibat

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:14 WIB

Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat

Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:29 WIB

Jurus Purbaya Ciptakan Indonesia Emas 2045 lewat Ekonomi

Jurus Purbaya Ciptakan Indonesia Emas 2045 lewat Ekonomi

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:56 WIB

Purbaya Heran Kapal Bantuan Bencana Sumatra Ditagih Bea Cukai Rp 30 Miliar

Purbaya Heran Kapal Bantuan Bencana Sumatra Ditagih Bea Cukai Rp 30 Miliar

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:07 WIB

Purbaya Tambah Rp 3 Triliun Anggaran Satgas Jembatan: Kalau Enggak Beres, Keterlaluan

Purbaya Tambah Rp 3 Triliun Anggaran Satgas Jembatan: Kalau Enggak Beres, Keterlaluan

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:53 WIB

Rp1,2 Triliun Mengalir ke Aceh, Hasil Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo

Rp1,2 Triliun Mengalir ke Aceh, Hasil Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:47 WIB

Minta Dasco Telepon Prabowo soal Efisiensi Dana Desa, Purbaya: Dia Kan Punya Hotline

Minta Dasco Telepon Prabowo soal Efisiensi Dana Desa, Purbaya: Dia Kan Punya Hotline

Video | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×