Tangis dan Amarah Bercampur, Pendukung Protes Keras Vonis Pidana Laras Faizati

Bangun Santoso

Kamis, 15 Januari 2026 | 14:03 WIB
Tangis dan Amarah Bercampur, Pendukung Protes Keras Vonis Pidana Laras Faizati
Pendukung Laras Faizati protes vonis pidana yang dijatuhkan majelis hakim PN Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026). (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • PN Jakarta Selatan memvonis Laras Faizati kasus penghasutan demonstrasi Agustus 2025 dengan pidana pengawasan pada Kamis, 15 Januari 2026.
  • Awalnya pendukung haru karena mengira Laras divonis bebas, namun berubah marah mendengar status pidana pengawasan.
  • Laras Faizati menyatakan kebahagiaannya dapat pulang ke rumah setelah menjalani masa penahanan selama lima bulan.

Suara.com - Ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang semula hening mencekam mendadak pecah oleh tangis haru pada Kamis siang (15/1/2026). Suasana emosional ini menyusul pembacaan putusan terhadap Laras Faizati, terdakwa kasus dugaan penghasutan dalam demonstrasi besar Agustus 2025 silam.

Isak tangis langsung menyeruak begitu Majelis Hakim membacakan putusan. Di luar ruang sidang, puluhan pendukung Laras Faizati yang telah setia menunggu tampak saling berpelukan, merayakan apa yang mereka kira sebagai akhir dari masa penahanan Laras.

Namun, euforia tersebut hanya bertahan sekejap. Senyum kemenangan pendukung seketika sirna saat Majelis Hakim menjelaskan secara rinci bahwa Laras Faizati tidak divonis bebas keseluruhan, melainkan dijatuhi "pidana pengawasan".

Dari Haru Menjadi Amarah

Mendengar penjelasan tersebut, riuh kegembiraan di area pengadilan berubah drastis menjadi gelombang kemarahan.

Para pendukung yang tidak terima dengan status hukum Laras mulai menyuarakan protes keras. Mereka menilai Laras seharusnya dinyatakan tidak bersalah sepenuhnya tanpa embel-embel pengawasan.

"Laras tidak bersalah! Laras berhak bebas murni! Jangan kebiri keadilan!" teriak para massa pendukung yang memadati selasar pengadilan.

Simbol Perlawanan dan Duka Demokrasi

Pendukung Laras Faizati protes vonis pidana yang dijatuhkan majelis hakim PN Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026). (Suara.com/Tsabita Aulia)
Pendukung Laras Faizati protes vonis pidana yang dijatuhkan majelis hakim PN Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026). (Suara.com/Tsabita Aulia)

Setelah sidang resmi ditutup, berbagai atribut dukungan terpampang jelas di area pengadilan.

baca juga

Sebuah spanduk besar tampak mencolok dengan pesan pemberdayaan: "Laras Faizati Menang, Perempuan Menang, Keadilan Menang." Spanduk ini menggambarkan sosok Laras sebagai representasi perjuangan hak-hak perempuan di ranah hukum.

Namun, kontras dengan pesan kemenangan tersebut, sebuah poster bernada duka juga terlihat terikat erat di pagar Selasar pengadilan.

Poster tersebut bertuliskan kritik tajam terhadap kondisi politik hukum saat ini: "Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Demokrasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (Sehubungan dengan divonisnya Laras Faizati)."

Menutup rangkaian persidangan, Laras, mengucapkan rasa bahagianya didepan keluarga dan para pendukungnya bahwa dirinya bisa merasakan pulang ke rumah kembali setelah 5 bulan lamanya.

"Akhirnya saya bisa pulang ke rumah setelah 5 bulan lamanya," ucapnya. (Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!

Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 13:06 WIB

4 Alasan Hakim Vonis Laras Faizati 6 Bulan Tapi Langsung Bebas

4 Alasan Hakim Vonis Laras Faizati 6 Bulan Tapi Langsung Bebas

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:57 WIB

Tok! Laras Faizati Divonis 6 Bulan Penjara Kasus Penghasutan, Tapi Hakim Perintahkan Langsung Bebas

Tok! Laras Faizati Divonis 6 Bulan Penjara Kasus Penghasutan, Tapi Hakim Perintahkan Langsung Bebas

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:48 WIB

Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun

Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:40 WIB

Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?

Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:17 WIB

Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga

Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:15 WIB

Jelang Vonis, Laras Faizati Berharap Hukum Lindungi Hak Bersuara: Doakan Saya Pulang Hari Ini

Jelang Vonis, Laras Faizati Berharap Hukum Lindungi Hak Bersuara: Doakan Saya Pulang Hari Ini

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×