Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar

Bangun Santoso

Senin, 02 Februari 2026 | 20:25 WIB
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin pada pembukaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan
baca 10 detik
  • Presiden RI, Prabowo Subianto, mengkritik keras estetika kota Indonesia yang rusak akibat banyaknya iklan komersial yang semrawut.
  • Menanggapi hal itu, Pemkot Bogor menyatakan telah menertibkan 61 billboard di kawasan vital sebelum arahan Presiden disampaikan pada Rakornas.
  • Pemkot Bogor berencana menerapkan moratorium dan sanksi tegas bagi pelanggar tata ruang demi mewujudkan visi "Indonesia Asri".

Presiden Prabowo menggambarkan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke berbagai wilayah di Indonesia. Ia merasa keindahan kota seringkali terdistorsi oleh tumpukan spanduk yang tidak beraturan.

“Kalau saya ke Balikpapan, saya ke Banjarmasin, hampir tidak ada bedanya. Spanduk, spanduk, spanduk,” ujarnya.

Bahkan, wilayah tempat tinggalnya di Kabupaten Bogor pun tak luput dari pengamatan. Prabowo melihat jalur menuju kediamannya masih dipenuhi oleh sampah visual yang mengganggu mata.

“Kalau saya naik ke Hambalang (Bogor), spanduk juga, spanduk, spanduk,” kata Presiden.

Ancaman Moratorium dan Tanpa Kompensasi

Merespons detail kritik Presiden mengenai jalur menuju Hambalang dan sekitarnya, Jenal Mutaqin memastikan bahwa Pemkot Bogor tidak akan berhenti pada penertiban 61 baliho saja. Langkah lebih ekstrem kini tengah disiapkan, termasuk sanksi tegas bagi vendor iklan yang membandel.

Pihak Pemkot Bogor akan berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) untuk menyisir kembali legalitas seluruh papan iklan yang berdiri di wilayah Kota Hujan. Jenal menegaskan tidak akan ada lagi ruang negosiasi bagi pelanggar aturan tata ruang.

"Ke depan saya minta Bappenda untuk mendata ulang billboard yang tidak berizin, dan tidak ada lagi kompensasi. Kita siapkan moratorium," ujarnya.

Kebijakan moratorium ini diharapkan dapat menekan pertumbuhan titik iklan baru yang tidak terkendali.

baca juga

Selain urusan baliho, penataan kota ini berkaitan erat dengan strategi besar pengembangan pariwisata.

Presiden Prabowo dalam arahannya mengingatkan bahwa wisatawan datang ke suatu daerah untuk menikmati karakter unik dan keasrian tempat tersebut, bukan untuk melihat deretan iklan.

Jenal Mutaqin sependapat dengan visi tersebut. Ia menjelaskan bahwa kebersihan dan kenyamanan adalah modal utama Bogor untuk menarik kunjungan yang lebih berkualitas, yang pada akhirnya akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal.

Pemkot Bogor mengklaim telah menggerakkan kolaborasi rutin bersama masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga organisasi masyarakat, untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Meski telah melakukan langkah awal, Pemkot Bogor tetap menunggu panduan lebih lanjut dari pemerintah pusat untuk menyelaraskan kebijakan di tingkat lokal dengan visi besar Presiden.

"Kami yakin akan ada tindak lanjut berupa instruksi teknis dari kementerian terkait, dan Pemerintah Kota Bogor siap menyesuaikan kebijakan di lapangan," kata Jenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor

Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 18:51 WIB

Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!

Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!

News | Senin, 02 Februari 2026 | 18:47 WIB

Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan

Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan

News | Senin, 02 Februari 2026 | 16:52 WIB

Menyingkap Tabir Pertemuan Jumat Malam Prabowo Jamu 'Tamu Oposisi' di Kertanegara

Menyingkap Tabir Pertemuan Jumat Malam Prabowo Jamu 'Tamu Oposisi' di Kertanegara

Liks | Senin, 02 Februari 2026 | 15:59 WIB

Prabowo Peringatkan Skenario 'Kiamat' Perang Dunia III, Picu 'Nuclear Winter' Puluhan Tahun

Prabowo Peringatkan Skenario 'Kiamat' Perang Dunia III, Picu 'Nuclear Winter' Puluhan Tahun

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:06 WIB

Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya

Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya

News | Senin, 02 Februari 2026 | 14:38 WIB

Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap

Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap

News | Senin, 02 Februari 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×