Baca 10 detik
- Kerusakan infrastruktur Israel akibat serangan Iran adalah nyata, terungkap melalui kesaksian warga asing meski pemerintah menerapkan sensor informasi ketat.
- Eskalasi konflik memicu kepanikan AS terindikasi dari peringatan keluar dari Timur Tengah dan kenaikan harga minyak dunia hingga \$150 per barel.
- Iran memenangkan perang informasi dan menguasai posisi tawar geopolitik signifikan dengan mengancam penutupan jalur vital Selat Hormuz.
Di sisi militer, meski angkatan laut Iran mungkin menjadi target gempuran, Teheran masih memegang "kartu truf" yang mematikan, yaitu Selat Hormuz.
Agung menjelaskan, Iran tidak butuh armada laut besar untuk menutup selat sempit yang lebarnya hanya sekitar 33 km tersebut. Mereka cukup menempatkan ranjau laut atau menembakkan rudal panggul dari daratan.
"Nggak perlu rudal yang gede-gede cukup rudal panggul saja sudah bisa untuk jebol kapal," tegas Agung.
Kondisi inilah yang membuat posisi tawar Iran melonjak tajam. Mengendalikan jalur nadi ekonomi global membuat Iran bisa mendikte negara-negara lain. (Tsabita Aulia)