Rudal AS Bunuh 170 Siswi dan Guru Iran, PBB Masih Ada atau Sudah Bubar Sih?

Galih Prasetyo Suara.Com
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:10 WIB
Rudal AS Bunuh 170 Siswi dan Guru Iran, PBB Masih Ada atau Sudah Bubar Sih?
Ilustrasi sekolah Putri Iran dirudal AS [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Serangan rudal pada 28 Februari di sekolah putri Shajareh Tayyebeh, Minab, Iran, menewaskan lebih dari 170 orang.
  • Penyelidikan awal militer Amerika Serikat mengindikasikan kesalahan intelijen penargetan berdasarkan data usang.
  • Iran menuding koalisi AS dan Israel, sementara PBB meminta pelaku menyelidiki insiden tersebut tanpa menyebutkan nama.

Pelaku Pemboman Sekolah Putri Iran

Sebuah penyelidikan awal militer Amerika Serikat mengungkap bahwa kesalahan intelijen penargetan menjadi penyebab serangan rudal yang menghantam sebuah sekolah dasar di Iran.

Laporan itu menyebutkan serangan tersebut menewaskan sedikitnya 175 orang, sebagian besar adalah anak-anak.

Serangan terjadi pada 28 Februari ketika rudal Tomahawk cruise missile menghantam gedung Shajarah Tayyebeh Elementary School.

Target sebenarnya adalah fasilitas militer Iran yang berada di dekat lokasi sekolah tersebut.

Melansir dari NY Post, pejabat militer AS mengatakan kesalahan terjadi karena data intelijen yang sudah usang.

Pemerintah Iran laporkan 168 korban jiwa akibat rudal Tomahawk. Analisis teknis pakar memperkuat keterlibatan militer AS dalam tragedi di sekolah dasar tersebut.
Pemerintah Iran laporkan 168 korban jiwa akibat rudal Tomahawk. Analisis teknis pakar memperkuat keterlibatan militer AS dalam tragedi di sekolah dasar tersebut.

Informasi tersebut berasal dari Defense Intelligence Agency yang digunakan untuk menentukan target serangan.

“Serangan itu merupakan hasil kesalahan penargetan berdasarkan data lama, bukan target yang dimaksud,” kata sejumlah pejabat AS.

Serangan ini merupakan bagian dari operasi militer pada hari pertama pemboman gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Baca Juga: AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026

Operasi tersebut melibatkan militer Amerika Serikat di bawah komando United States Armed Forces.

Di sisi lain, pemerintah Amerika melalui White House meminta publik menunggu hasil investigasi lengkap.

“Masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan dari penyelidikan yang sedang berlangsung,” kata pejabat Gedung Putih.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump membantah mereka yang membom sekolah di Iran tersebut.

Ia bahkan menuding Teheran berada di balik serangan itu sebelum terdapat bukti video yang menunjukkan AS meluncurkan serangan udara di dekat sekolah dasar di Minab.

"Kami pikir itu dilakukan oleh Iran. Karena, seperti yang Anda tahu, mereka sangat tidak akurat dalam menggunakan amunisi. Mereka sama sekali tidak memiliki akurasi," ujar Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One, dikutip Japan Times.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI