CELIOS Ungkap Biofuel Tak Hanya Mahal, Tapi Berisiko bagi Fiskal Negara: Mengapa?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 08 April 2026 | 18:10 WIB
CELIOS Ungkap Biofuel Tak Hanya Mahal, Tapi Berisiko bagi Fiskal Negara: Mengapa?
Food estate di Merauke (CELIOS, 2025)

Suara.com - Di tengah tekanan krisis energi global, pemerintah mendorong percepatan program biofuel sebagai solusi alternatif. Namun, riset terbaru dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) justru menunjukkan arah sebaliknya, kebijakan ini berpotensi menjadi beban fiskal jangka panjang.

Laporan berjudul “Why Food Estates Are Not the Answer for Food and Energy Security” yang diluncurkan pada Selasa (7/4/2026) menyoroti bahwa proyek biofuel, terutama biodiesel dan bioetanol, tidak hanya mahal, tetapi juga menyimpan risiko struktural bagi keuangan negara.

Biaya Membengkak, Risiko Terabaikan

CELIOS memperkirakan, proyek food estate dan pengembangan biofuel dapat menelan biaya lebih dari US$11 miliar dalam satu dekade. Angka ini mencakup belanja modal, pembangunan rantai pasok, subsidi, hingga potensi kehilangan penerimaan negara.

Rinciannya tidak kecil. Sekitar US$8 miliar dialokasikan untuk proyek food estate di Merauke. Sementara itu, US$1,7 miliar lainnya dibutuhkan untuk membangun infrastruktur distribusi. Di luar itu, terdapat potensi hilangnya pendapatan negara dari ekspor molase.

Penulis laporan, Jeffrey Hutton, menegaskan bahwa angka tersebut masih konservatif. Biaya sebenarnya bisa jauh lebih besar karena belum memasukkan ongkos kerusakan lingkungan, insentif pajak, hingga risiko reputasi investasi.

Ancaman Beban Ganda Subsidi

Masalah utama terletak pada skema pendanaan. Program biofuel sangat bergantung pada dukungan negara. Bahkan, jika program biodiesel B50 dipaksakan, anggarannya diproyeksikan bisa menyerap hingga 89% dari total subsidi energi pada 2026.

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, mengingatkan adanya potensi “beban ganda” pada APBN, terutama dari bioetanol. Berbeda dengan biodiesel yang masih ditopang pungutan ekspor sawit, bioetanol tidak memiliki sumber pendanaan khusus. Artinya, seluruh beban subsidi akan langsung ditanggung negara.

baca juga

Situasi diperparah oleh biaya logistik yang tinggi. Distribusi bioetanol di Indonesia disebut dua kali lebih mahal dibandingkan negara seperti Brasil, akibat kompleksitas geografis.

Insentif Besar, Risiko Defisit Menganga

CELIOS juga menyoroti pemberian insentif pajak bagi investor proyek strategis nasional. Dalam beberapa kasus, investor dapat menikmati tarif pajak hingga 0% selama 20 tahun.

Masalahnya, insentif ini dinilai tidak diiringi evaluasi berbasis hasil. Akibatnya, potensi penerimaan negara justru tergerus di tengah ruang fiskal yang semakin sempit. Dengan proyeksi defisit APBN 2026 yang berpotensi melampaui 3%, risiko fiskal menjadi semakin nyata.

“Ini seperti keluar dari mulut harimau, tapi masuk ke mulut buaya,” ujar Bhima, menggambarkan dilema kebijakan yang justru berpotensi memperbesar beban subsidi energi.

Solusi atau Salah Arah?

Alih-alih memperluas biofuel, CELIOS merekomendasikan langkah yang lebih terukur. Pemerintah diminta tidak memasukkan biodiesel dan bioetanol ke dalam skema subsidi energi. Fokus kebijakan sebaiknya dialihkan ke elektrifikasi transportasi publik yang dinilai lebih efisien.

Selain itu, mereka juga menyebut bahwa proyek food estate juga perlu dievaluasi secara menyeluruh. Pendekatan berbasis ekspansi lahan dinilai berisiko, baik dari sisi lingkungan maupun sosial. CELIOS mendorong model ketahanan pangan yang berbasis konservasi hutan dan pelibatan masyarakat adat.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:25 WIB

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:16 WIB

Sebut APBN Masih Kuat, Purbaya Janji Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Sebut APBN Masih Kuat, Purbaya Janji Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Video | Rabu, 08 April 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:11 WIB

KBRI Riyadh Minta WNI Waspada Usai Serangan Houthi Guncang Arab Saudi

KBRI Riyadh Minta WNI Waspada Usai Serangan Houthi Guncang Arab Saudi

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:08 WIB

Sindikat Narkoba Malang: Polisi Gulung 175 Tersangka, Sita Sabu Kiloan hingga 2 Ton Kimia

Sindikat Narkoba Malang: Polisi Gulung 175 Tersangka, Sita Sabu Kiloan hingga 2 Ton Kimia

Malang | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:07 WIB

Kondisi Keuangan Berubah, 4 Shio Ini Berpeluang Dapat Rezeki Setelah 10 Oktober 2026

Kondisi Keuangan Berubah, 4 Shio Ini Berpeluang Dapat Rezeki Setelah 10 Oktober 2026

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Raja Malaysia Minta Sekolah Ditutup Jika Pencemaran Udara Kebakaran Hutan Makin Parah

Raja Malaysia Minta Sekolah Ditutup Jika Pencemaran Udara Kebakaran Hutan Makin Parah

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:03 WIB

Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang

Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Karhutla Palangka Raya Meluas, 1.407 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Palangka Raya Meluas, 1.407 Hektare Lahan Terbakar

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di RE Martadinata, Polresta Bandar Lampung Ringkus 2 Pengedar dan 1 Pemakai

Gerebek Sarang Narkoba di RE Martadinata, Polresta Bandar Lampung Ringkus 2 Pengedar dan 1 Pemakai

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:59 WIB

Babak Baru Ijazah Gibran, Denny Indrayana cs Mau Audiensi ke DPR, DPD, hingga MPR

Babak Baru Ijazah Gibran, Denny Indrayana cs Mau Audiensi ke DPR, DPD, hingga MPR

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:53 WIB

Hasil Drawing IBL All Indonesian 2026: Satria Muda dan Dewa United Pisah Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesian 2026: Satria Muda dan Dewa United Pisah Grup

Sport | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:43 WIB

×