Toilet Ramah Lingkungan Jadi Biang Kerok 4000 Tentara AS Ngantri BAB di Kapal Induk

Galih Prasetyo

Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB
Toilet Ramah Lingkungan Jadi Biang Kerok 4000 Tentara AS Ngantri BAB di Kapal Induk
Kapal Induk USS Gerald Ford [navy.mil]
baca 10 detik
  • Kapal induk USS Gerald Ford milik Angkatan Laut AS mengalami kendala teknis pada sistem sanitasi saat bertugas.
  • Gangguan sistem toilet vakum tersebut memicu masalah operasional dan membutuhkan biaya perbaikan mencapai jutaan dolar AS.
  • Penyumbatan sistem sanitasi disebabkan oleh teknologi ramah lingkungan serta penggunaan toilet yang tidak sesuai prosedur awak.

Suara.com - Perang AS-Iran mengungkap fakta tak mengenakkan bagi militer Amerika Serikat. Pasalnya, kapal induk mereka yakni USS Gerald Ford sempat mengalami masalah teknis yakni tak berfungsinya toilet.

USS Gerald Ford beberapa waktu lalu sempat ditarik keluar dari zona perang lantaran dihantam berbagai masalah teknis.

Salah satu yang jadi sorotan ialah masalah teknis di sistem sanitasi. Kondisi tersebut sempat membuat para prajurit AS harus rela mengantri untuk buang air besar alias BAB.

Dilansir dari Dailymail, rusaknya sistem sanitasi kapal sepanjang 1100 kaki itu bisa berpotensi tidak dapat beroperasi hingga satu tahun.

Menariknya dari laporan sejumlah media AS, masalah sistem sanitasi yang telah terjadi sejak 2020 menjadi salah satu penyebab utama, dengan biaya perbaikan yang telah menembus jutaan dolar.

Perang AS-Iran mengungkap fakta tak mengenakkan bagi militer Amerika Serikat. Pasalnya, kapal induk mereka yakni USS Gerald Ford sempat mengalami masalah teknis yakni tak berfungsinya toilet. [NY Post]
Perang AS-Iran mengungkap fakta tak mengenakkan bagi militer Amerika Serikat. Pasalnya, kapal induk mereka yakni USS Gerald Ford sempat mengalami masalah teknis yakni tak berfungsinya toilet. [NY Post]

Analis angkatan laut Steve Wills mengungkap bahwa rusaknya sanitasi di USS Gerald Ford disebabkan toilet ramah lingkungan yang baru digunakan.

Teknologi ramah lingkungan yang digunakan justru dinilai menyulitkan perawatan dan kerap menyebabkan penyumbatan.

“Toilet ramah lingkungan itu tidak memiliki tekanan yang cukup, sehingga tidak dapat membuang limbah dengan baik,” ujarnya.

Wills menilai desain sistem tersebut justru menjadi titik lemah dalam operasional kapal.

baca juga

Pihak Angkatan Laut AS mengakui sebagian gangguan dipicu oleh penggunaan yang tidak sesuai prosedur oleh awak kapal.

“Satu orang saja bisa menyebabkan masalah besar jika sistem disalahgunakan,” ujar komandan kapal, Kapten David Skarosi.

Sementara itu dilansir dari Globe Times, seorang pejabat Angkatan Laut AS mengungkapkan bahwa sistem limbah berbasis vakum di kapal mengalami gangguan hampir setiap hari.

Sistem yang melayani sekitar 650 toilet itu kerap tersumbat dan membutuhkan perbaikan rutin.

Laporan menyebut penyumbatan dipicu berbagai benda asing yang dibuang ke dalam toilet, mulai dari pakaian hingga tali.

“Masalah kecil pada satu titik bisa berdampak ke seluruh sistem,” tulis laporan media AS itu.

Situasi ini juga memicu kekhawatiran di internal Angkatan Laut AS, dengan sebagian awak mempertimbangkan untuk mengakhiri karier mereka setelah kembali ke pangkalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 11:22 WIB

Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'

Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'

News | Senin, 20 April 2026 | 10:15 WIB

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 20 April 2026 | 07:39 WIB

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

News | Senin, 20 April 2026 | 07:31 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×