Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Fabiola Febrinastri

Senin, 20 April 2026 | 14:07 WIB
Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW
Peluncuran program Kampung Pancasila. (Dok: Pemkot Surabaya)

"Jadi kalau ada masalah fasum (fasilitas umum) atau anak tidak bisa sekolah, itu harusnya selesai di RW dengan pemerintah kotanya turun. Tapi apakah pemerintah kota (sendiri) bisa? Tentu tidak bisa kalau tidak ada laporan, tidak ada pergerakan dari RW. Karena itu saya berharap setiap RW akan didampingi oleh ASN," katanya.

Di samping itu, Wali Kota Eri juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan kelompok keagamaan, untuk terlibat aktif dalam pendampingan Kampung Pancasila. Baginya, keberhasilan Surabaya dalam menuntaskan berbagai persoalan, tidak hanya ditentukan oleh pemerintah melainkan gotong royong warga.

"Insyaallah kita akan bergerak bersama, kita akan bergandengan tangan untuk menjadikan Surabaya sejahtera. Bukan karena wali kotanya, tapi karena RT/RW, PKK, KSH, dan tokoh masyarakat yang ada di Surabaya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Kampung Pancasila Kota Surabaya Irvan Widyanto menambahkan bahwa program ini diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat RW dengan menitikberatkan pada nilai gotong royong.

"Program Kampung Pancasila ini sendiri bagaimana memberdayakan seluruh unsur masyarakat yang ada di level RW untuk bersama-sama berkolaborasi," kata Irvan.

Irvan juga menuturkan gagasan Kampung Pancasila tidak lepas dari pengalaman Surabaya saat menghadapi pandemi Covid-19. Pada masa itu, nilai-nilai gotong royong tumbuh secara spontan di tengah masyarakat tanpa menunggu intervensi pemerintah.

"Di semua (kampung) itu terjadi, dan itu tanpa diperintah. Jadi spontanitas gotong royong (warga) dilakukan untuk mengatasi masalah di kampung itu sendiri," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya ini.

Pengalaman tersebut kemudian dirumuskan Wali Kota Eri Cahyadi menjadi filosofi Kampung Pancasila, dengan memperkuat solidaritas sosial di tingkat RW untuk membantu warga yang membutuhkan. Karenanya, program ini menyasar berbagai persoalan, mulai dari pencegahan stunting dan gizi buruk, akses pendidikan bagi anak, hingga pemberdayaan ekonomi warga.

Sebagai bentuk penguatan Kampung Pancasila, Pemkot Surabaya menerjunkan sekitar 12.000 ASN sebagai pendamping. ASN dan para pemuda di wilayah setempat akan mendampingi 1.361 RW agar program ini berjalan efektif dan menjangkau kebutuhan warga secara langsung.

baca juga

"Kurang lebih sekitar 12.000 ASN yang ada di pemerintah kota itu ditujukan secara langsung untuk menjadi ASN Pendamping. Total ada 1.361 RW itu akan didampingi ASN pendamping untuk bersama-sama dengan warga masyarakat," terang Irvan.

Dalam pelaksanaannya, Kampung Pancasila dibagi ke dalam empat pilar utama. Keempat pilar tersebut meliputi lingkungan, kemasyarakatan, ekonomi, dan sosial budaya. Irvan pun menggarisbawahi kunci keberhasilan program terletak pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat. "Jadi diharapkan semua elemen terlibat tanpa memandang suku, tanpa memandang agama apapun," tutupnya. (ADV)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Gebrakan Anti-Rasuah Berbuah Manis, 4 PD Pemkot Surabaya Terima Predikat WBK

Gebrakan Anti-Rasuah Berbuah Manis, 4 PD Pemkot Surabaya Terima Predikat WBK

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:08 WIB

Wujudkan Mimpi Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Kucurkan Rp71 Miliar untuk Beasiswa Pemuda Tangguh

Wujudkan Mimpi Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Kucurkan Rp71 Miliar untuk Beasiswa Pemuda Tangguh

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 10:16 WIB

Kuota Beasiswa Pemuda Tangguh 2025 Naik Signifikan, Pemkot Surabaya Komitmen Pemerataan Pendidikan

Kuota Beasiswa Pemuda Tangguh 2025 Naik Signifikan, Pemkot Surabaya Komitmen Pemerataan Pendidikan

News | Jum'at, 12 September 2025 | 16:17 WIB

Kampung Pancasila Jadi Wadah Terpadu Pemkot Surabaya Atasi Masalah Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi

Kampung Pancasila Jadi Wadah Terpadu Pemkot Surabaya Atasi Masalah Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:21 WIB

Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Badan Publik Informatif dalam KI Jatim Awards 2024

Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Badan Publik Informatif dalam KI Jatim Awards 2024

News | Kamis, 14 November 2024 | 18:29 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×