Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 21 April 2026 | 20:34 WIB
Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik
Reny Haning, Child Protection & Advocacy Specialist ChildFund International di Indonesia. (Suara.com/Vania)
  • ChildFund International menggelar pertemuan nasional di Jakarta pada April 2026 guna membahas tingginya angka kekerasan terhadap anak.
  • Data menunjukkan 42 persen anak mengalami kekerasan domestik dan 28,9 persen menghadapi risiko serius di dunia digital.
  • Pemerintah dan organisasi terkait didorong memperkuat sistem perlindungan terintegrasi serta meningkatkan literasi keamanan digital bagi semua anak.

Perlindungan anak tidak cukup hanya dengan kesadaran. Anak harus dibekali kemampuan untuk melindungi diri, dan orang dewasa di sekitarnya harus tahu bagaimana mendampingi,” ujar Reny.

Selain itu, ChildFund juga mendorong integrasi edukasi keamanan digital dalam kurikulum nasional, termasuk melalui pembelajaran informatika di tingkat SMP dan SMA. Tujuannya agar anak memiliki kemampuan mengenali risiko dan mengambil keputusan yang aman di ruang digital.

Di sisi lain, persoalan juga muncul dalam proses penanganan kasus. Anak korban kekerasan masih kerap menghadapi prosedur yang tidak ramah, seperti pertanyaan berulang hingga stigma, yang justru berpotensi menimbulkan trauma ulang.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI, Agung Suhartoyo, menegaskan bahwa perlindungan anak harus dilakukan secara menyeluruh.

“Perlindungan anak tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga pencegahan, penguatan keluarga, dan pembangunan sistem yang responsif serta berkelanjutan,” ujarnya.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah pentingnya melibatkan anak sebagai bagian dari solusi. Data menunjukkan lebih dari 2.500 anak telah terlibat dalam aksi penghapusan kekerasan, dan ratusan lainnya berpartisipasi dalam forum kebijakan. Namun, suara mereka belum sepenuhnya terintegrasi dalam pengambilan keputusan.

Pertemuan nasional ini juga menjadi ruang bagi anak dan orang muda untuk menyampaikan perspektif mereka secara langsung kepada pembuat kebijakan. Hasil diskusi, termasuk rekomendasi kebijakan, akan diserahkan kepada pemerintah sebagai bahan perbaikan sistem perlindungan anak ke depan.

Bagi ChildFund, forum ini bukan sekadar ajang diskusi, melainkan titik awal untuk memperkuat akuntabilitas bersama.

“Kita tidak bisa lagi memisahkan dunia online dan offline. Keduanya sudah menjadi satu realitas. Karena itu, perlindungan anak juga harus beradaptasi dengan cara yang sama,” tegas Reny.

Ia menambahkan, tanpa pembenahan sistem yang menyeluruh dan kolaboratif, kesenjangan antara rasa aman dan realitas kekerasan akan terus terjadi.

“Masih ada anak yang mengalami kekerasan di rumah, di sekolah, dan di dunia digitalnya. Ini bukan sekadar data, tapi kenyataan yang harus segera kita tutup celahnya bersama,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Mahasiswa Bawa Lari dan Banting Bocah, Kenapa Malah Dibela Netizen?

Viral Mahasiswa Bawa Lari dan Banting Bocah, Kenapa Malah Dibela Netizen?

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 18:10 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Terkini

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:23 WIB

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:09 WIB

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:07 WIB

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:05 WIB

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:48 WIB

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:42 WIB

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:40 WIB