Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 13:37 WIB
Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono
Menteri Luar Negeri Sugiono (Suara.com/Novian)
  • Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan ketidakhadirannya dalam rapat Komisi I DPR RI disebabkan oleh bentrokan jadwal yang tidak terhindarkan.
  • TB Hasanuddin mengkritik minimnya kehadiran menteri dalam rapat kerja yang menghambat komunikasi strategis antara legislatif dan pihak eksekutif.
  • Komisi I DPR menuntut transparansi pemerintah terkait isu kedaulatan negara dan kebijakan politik luar negeri yang bersifat sangat krusial.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan alasan mengapa kehadirannya minim dalam rapat di Komisi I DPR. Jarangnya kehadiran tersebut sebelumnya disorot legislator dari Komisi I.

Sugiono menegaskan ketidakhadirannya dalam rapat di DPR sebab jadwal yang tidak pas.

Meski demikian, Sugiono memastikan bahwa ia selalu mengkomunikasikan hak tersebut kepada legislator di Komisi I.

"Saya kebetulan pas jadwalnya nggak ada di situ dan itu juga sudah saya komunikasikan," kata Sugiono di Kantor Staf Kepresidenan, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Sugiono menegaskan kembali bahwa ia telah melakukan komunikasi tiap kali berhalangan hadir di rapat kerja Komisi I DPR.

"Saya sudah komunikasikan," kata Sugiono.

Anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PDIP, TB Hasanuddin, mengungkapkan keresahannya terkait sulitnya membangun diskusi mendalam dengan pemerintah.

Ia lantas menyoroti minimnya kehadiran Menteri Pertahanan (Menhan) dan Menteri Luar Negeri (Menlu) dalam rapat-rapat kerja bersama DPR RI.

TB menyebut kondisi ini membuat akses komunikasi antara legislatif dan eksekutif menjadi terhambat, terutama dalam membahas persoalan strategis bangsa.

“Jujur saja, kami di Komisi I merasa tertutup untuk diskusi; Menhan hampir tidak pernah datang, Menteri Luar Negeri juga tidak. Kalaupun Menhan datang, biasanya diwakilkan,” kata TB Hasanuddin dalam seminar peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-71 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan pentingnya kehadiran fisik para menteri untuk menguji efektivitas kebijakan yang telah diambil.

Ia menyayangkan jika kesempatan untuk beradu argumen demi kepentingan negara justru hilang karena delegasi tugas.

“Menurut saya itu kurang mantap. Saya ingin berbicara langsung, head-to-head dengan mereka untuk menguji pengalaman dan aplikasi di lapangan demi kebaikan negara. Tapi kalau kesempatannya tidak ada, ya sudah, wassalam,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti arah politik luar negeri Indonesia.

Ia berpendapat bahwa pemerintah harus mampu memposisikan diri secara cerdas di tengah konflik global tanpa harus memihak, namun tetap bisa mengambil keuntungan untuk kepentingan nasional

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

RUU PPRT Resmi Dibahas, DPR dan Pemerintah Kebut Payung Hukum untuk 4 Juta PRT

RUU PPRT Resmi Dibahas, DPR dan Pemerintah Kebut Payung Hukum untuk 4 Juta PRT

News | Senin, 20 April 2026 | 15:33 WIB

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:34 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:55 WIB

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:01 WIB

Terkini

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:24 WIB

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:21 WIB

Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya

Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:17 WIB

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:15 WIB

Usut Korupsi Proyek 'Outsourcing' Fadia Arafiq, KPK Periksa Eks Wabup Pekalongan Riswadi

Usut Korupsi Proyek 'Outsourcing' Fadia Arafiq, KPK Periksa Eks Wabup Pekalongan Riswadi

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:13 WIB

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:06 WIB

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:03 WIB

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:02 WIB

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:51 WIB