Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 27 April 2026 | 14:36 WIB
Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi
Ilustrasi ledakan bom (Shutterstock).
  • Bom mobil meledak di depan kantor polisi Dunmurry tanpa menimbulkan korban jiwa.

  • Polisi mencurigai New IRA sebagai dalang utama serangan berdasarkan kesamaan pola.

  • PM Inggris dan pemimpin lokal mengutuk keras aksi teror yang membahayakan warga.

Bobby Singleton memuji tindakan cepat anak buahnya yang mempertaruhkan nyawa demi keselamatan komunitas masyarakat sekitar.

"Personel polisi segera—dan harus saya katakan, dengan sangat berani, secara harfiah berlari menuju bahaya, menempatkan diri mereka dalam bahaya—mengevakuasi rumah-rumah di sekitarnya untuk melindungi masyarakat," kata Singleton.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, langsung mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk keras aksi pengecut tersebut.

Pemerintah pusat menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kekerasan paramiliter dalam tatanan politik modern saat ini.

Starmer memastikan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara maksimal untuk menyeret semua pelaku ke pengadilan.

"Saya mengutuk keras serangan tadi malam di kantor polisi Dunmurry," tegas PM Keir Starmer melalui akun media sosial resminya.

Para pemimpin politik lokal di Irlandia Utara juga bersatu memberikan suara penolakan terhadap tindakan anarki tersebut.

Menteri Utama Michelle O'Neill menyatakan bahwa kelompok di balik serangan ini tidak memiliki dukungan dari rakyat.

"Mereka yang berada di balik serangan itu sama sekali tidak mewakili siapa pun," tegas Michelle O'Neill secara lugas.

Meski tidak ada korban meninggal dunia, kepolisian melihat adanya peningkatan kapabilitas tempur dari kelompok pembangkang ini.

Penggunaan perangkat yang lebih kompleks menunjukkan bahwa kelompok radikal masih memiliki sumber daya untuk melakukan sabotase.

Tim investigasi tetap membuka berbagai kemungkinan motif lain sambil mendalami jejaring logistik para pelaku teror.

Kewaspadaan nasional kini berada pada level tinggi mengingat target serangan adalah simbol otoritas negara yang sah.

Bobby Singleton menekankan bahwa ancaman dari kelompok ini masih sangat nyata dan berbahaya bagi publik.

"Penyelidikan pendahuluan menunjukkan bahwa niat dan kemampuan membunuh masih ada di dalam paramiliter di wilayah Inggris," tambah Singleton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas

Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas

News | Senin, 27 April 2026 | 10:16 WIB

Kapolda Riau Gandeng Satuan Elite PDRM Malaysia, Sikat Narkoba dan Terorisme Lintas Batas

Kapolda Riau Gandeng Satuan Elite PDRM Malaysia, Sikat Narkoba dan Terorisme Lintas Batas

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:25 WIB

Ungkit Omongan Prabowo, KontraS Polisikan 4 Anggota BAIS Pakai Pasal Percobaan Pembunuhan-Terorisme!

Ungkit Omongan Prabowo, KontraS Polisikan 4 Anggota BAIS Pakai Pasal Percobaan Pembunuhan-Terorisme!

News | Rabu, 08 April 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat

Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:35 WIB

Bocoran Reshuffle Kabinet Merah Putih: Hasan Nasbi hingga Kadir Karding Bakal Dilantik Sore Ini?

Bocoran Reshuffle Kabinet Merah Putih: Hasan Nasbi hingga Kadir Karding Bakal Dilantik Sore Ini?

News | Senin, 27 April 2026 | 14:25 WIB

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:04 WIB

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

News | Senin, 27 April 2026 | 14:03 WIB

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

News | Senin, 27 April 2026 | 13:56 WIB

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

News | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:44 WIB

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB