- Sebanyak 21 korban di Jawa Barat melaporkan kasus penipuan pembangunan dapur MBG dengan total kerugian mencapai Rp1,9 miliar.
- Pelaku menawarkan bantuan pengurusan ID SPPG secara ilegal dengan memungut biaya sekitar Rp100 juta per orang kepada korban.
- Badan Gizi Nasional menegaskan tidak pernah bekerja sama dengan pihak luar dalam proses pendaftaran titik lokasi program SPPG.
Kemudian ada juga modus penipuan dengan membentuk perusahaan dan menjanjikan kepada orang-orang untuk mendapatkan ID SPPG.
“Kemudian ada juga yang modelnya seperti LSM, membentuk sebuah perusahaan, sama juga menjanjikan kepada orang-orang untuk mendapatkan ID,” katanya.
Sony menegaskan jika pihaknya sama sekali tidak pernah bekerjasama dengan perusahaan manapun dalam pendaftaran titik-titik SPPG.
“BGN sekali lagi tidak pernah bekerja sama dengan organisasi, dengan kelompok perusahaan mana pun untuk pendaftaran titik-titik SPPBG. Murni yayasan yang mendaftarkan,” tandasnya.