Pengguna Pertamax Pindah ke Pertalite, Beli BBM Pakai Jeriken Disorot

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 14 April 2022 | 22:26 WIB
Pengguna Pertamax Pindah ke Pertalite, Beli BBM Pakai Jeriken Disorot
Petugas memilih bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Coco Kuningan, Jakarta, Rabu (30/3/2022). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta mengungkapkan terjadi perubahan perilaku konsumen terhadap penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Yaitu beralih ke jenis Pertalite setelah harga Pertamax naik menjadi Rp 12.500 per liter (L).

Dikutip dari kantor berita Antara, Ketua Umum SPPSI Jakarta, Muhammad Anis, di Jakarta, Kamis (14/4/2022), memperkirakan konsumen yang pindah dari Pertamax ke Pertalite mencapai 17 persen akibat kenaikan harga Pertamax dari Rp 9.000 per liter menjadi Rp 12.500 per liter per 1 April 2022.

Berdasarkan estimasi, penurunan penggunaan Pertamax ada di kisaran 1-5 persen, di sisi lain ada pertumbuhan penggunaan Pertalite sebesar 1-2 persen.

 Ketua Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta Muhamad Anis (kanan) dan Sekjen Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta Albania Ala Maududi (kiri), memberikan keterangan dalam kegiatan dialog dan silaturahmi SPPSI Jakarta di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (13/4/2022). [ANTARA/HO-SPPSI Jakarta]
Ketua Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta Muhamad Anis (kanan) dan Sekjen Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta Albania Ala Maududi (kiri), memberikan keterangan dalam kegiatan dialog dan silaturahmi SPPSI Jakarta di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (13/4/2022). [ANTARA/HO-SPPSI Jakarta]

"Jadi tidak ada permintaan lima persen di Pertamax, tapi ada sekitar satu hingga dua persen permintaan baru yang tumbuh untuk konsumsi Pertalite. Untuk angka pastinya masih dikaji oleh tim analisa pasar kami," jelas Muhammad Anis.

Meski ada kecenderungan konsumen beralih sejak harga Pertamax naik ke BBM Pertalite yang dijual seharga Rp 7.650 per L, ia menyatakan jika masyarakat sadar akan kualitasnya maka akan bertahan.

"Memang kecenderungannya ada perilaku pasar yang berubah, namun bagi orang yang biasa menggunakan bahan bakar yang sadar terhadap kualitas minyaknya, dia pasti akan bertahan menggunakan Pertamax," jelas Muhammad Anis.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah telah mengubah penugasan kepada Pertamina untuk menyediakan BBM minimum RON 88 (Premium) menjadi RON 90 (Pertalite).

Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang Jenis BBM Khusus Penugasan, bensin RON 90 di titik serah setiap liter ditetapkan sebesar Rp 7.650.

Harga itu sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), dan telah disubsidi sebesar Rp 4.000-Rp 4.500 per liter.

Lantaran diberikan penugasan, pemerintah tentu memberikan batasan kuota produksi.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM RI juga telah mengajukan penambahan kuota Pertalite sebesar 5,45 juta kilo liter (kl) kepada DPR RI, sehingga totalnya menjadi 28,50 kl.

Penambahan kuota itu implikasi dari perubahan perilaku konsumsi masyarakat dari bensin RON 92 (Pertamax) ke RON 90

"Kalau namanya sudah bahan bakar penugasan, pasti pemerintah mengatur kuota, sehingga tidak bisa jor-joran (produksi maksimal). Namun hal-hal yang sudah diatur kuotanya ini, pemerintah pasti membatasi karena yang dipakai untuk mensubsidi harganya adalah keuangan. Apabila kami (melakukan produksi) melebihi kuota, nanti kelebihan itu tidak dibayar," tandasnya.

Sebelumnya, Muhammad Anis juga mendesak Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi.

Pasalnya, tidak sedikit oknum masyarakat yang melakukan penimbunan di tengah tingginya harga minyak dunia.

"Kami, Pertamina, bertugas menyediakan agar pasokan BBM aman. Dalam hal ini, tugas BPH Migas harus diperkuat lagi pengawasannya. Sebab disparitas harga keekonomian BBM dengan BBM bersubsidi cukup jauh, rawan ada penimbunan dan lainnya," ujar Muhammad Anis.

Menurutnya, kenaikan harga BBM non subsidi RON 92 sudah sepantasnya dilakukan pemerintah karena harga minyak dunia sudah mencapai 114,23 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

Terlebih, permintaan BBM non subsidi ini hanya sekitar 13 persen dari jumlah total konsumsi BBM nasional.

"Pastikan BBM dan elpiji subsidi ini dipergunakan oleh masyarakat yang berhak. Karena masih ada mobil-mobil kelas menengah ke atas yang beli BBM Subsidi (Pertalite atau Biosolar). Ada juga masyarakat yang membeli menggunakan jeriken untuk dijual kembali ke pengecer dengan harga lebih tinggi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Pertalite Sempat Langka di Bali, Gimana Nasibnya Sekarang?

BBM Pertalite Sempat Langka di Bali, Gimana Nasibnya Sekarang?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Harga BBM Pertamina Oktober Tak Berubah, Ini Daftarnya

Harga BBM Pertamina Oktober Tak Berubah, Ini Daftarnya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Siap-siap Uang Bulanan Bengkak, Harga BBM Pertamax Cs Akan Naik Sebentar Lagi

Siap-siap Uang Bulanan Bengkak, Harga BBM Pertamax Cs Akan Naik Sebentar Lagi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:47 WIB

Sinyal Kenaikan Harga BBM Pertamax Cs di Bulan Oktober 2026

Sinyal Kenaikan Harga BBM Pertamax Cs di Bulan Oktober 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:18 WIB

Pertamax Turbo Mulai Menyasar Motor Premium, Ini Strategi Pertamina

Pertamax Turbo Mulai Menyasar Motor Premium, Ini Strategi Pertamina

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:41 WIB

Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil

Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:30 WIB

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:12 WIB

BBM Non Subsidi Makin Mahal, Warga Ramai-ramai Serbu Pertalite

BBM Non Subsidi Makin Mahal, Warga Ramai-ramai Serbu Pertalite

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 13:17 WIB

Terkini

Jelang Lawan PSIM Yogyakarta, Shin Tae-yong Tegaskan Persija Jakarta Ogah Kalah

Jelang Lawan PSIM Yogyakarta, Shin Tae-yong Tegaskan Persija Jakarta Ogah Kalah

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Tips Memilih Sepeda Listrik Praktis untuk Mobilitas Harian

Tips Memilih Sepeda Listrik Praktis untuk Mobilitas Harian

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:35 WIB

DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran

DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Rocky Gerung: Jangan Sampai Isu Ijazah Gibran Dikaitkan dengan Prabowo

Rocky Gerung: Jangan Sampai Isu Ijazah Gibran Dikaitkan dengan Prabowo

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Harga Pakan Ayam Meroket, Bulog Janji Jual Jagung Rp5 Ribu Per Kilogram

Harga Pakan Ayam Meroket, Bulog Janji Jual Jagung Rp5 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Unjuk Gigi di IMX 2026, Cat Spider Pamer Hasil Kolaborasi Modifikasi Kelas Dunia

Unjuk Gigi di IMX 2026, Cat Spider Pamer Hasil Kolaborasi Modifikasi Kelas Dunia

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Waskita Karya Jual Saham Cucu Usaha di Sektor Energi

Waskita Karya Jual Saham Cucu Usaha di Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Kemensos dan BRIN Tandatangani MoU untuk Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Kemensos dan BRIN Tandatangani MoU untuk Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Sinopsis The Soulmate Rings, Drama Romantis Mook Worranit dan Euro Yotsawat

Sinopsis The Soulmate Rings, Drama Romantis Mook Worranit dan Euro Yotsawat

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Memilih Turun Level Demi Stabilitas: Apakah Downgrade Career Sebuah Kemunduran?

Memilih Turun Level Demi Stabilitas: Apakah Downgrade Career Sebuah Kemunduran?

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:19 WIB

×