Peralihan ke Kendaraan Listrik Harus Utamakan Angkutan Umum

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 10 Juni 2024 | 22:04 WIB
Peralihan ke Kendaraan Listrik Harus Utamakan Angkutan Umum
Penumpang menaiki bus listrik Transjakarta melintas di kawasan Bulungan, Jakarta, Selasa (22/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Peralihan kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik mesti mengutamakan angkutan umum untuk mengurai kemacetan, demikian dikatakan Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno.

Djoko mengatakan fokus ke angkutan umum penting karena transisi ke kendaraan listrik tidak hanya berorientasi pada pemangkasan emisi, tetapi juga soal mengurangi kemacetan.

"Ini momentum, untuk memperbaiki angkutan umum dengan listrik, sekalian mengatasi kemacetan dan polusi juga. Kalau tetap fokus layani kendaraan pribadi, tetap macet, untuk apa?" kata Djoko, Senin (10/6/2024).

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membeli sebanyak 552 bus listrik dalam program insentif kendaraan listrik' sebesar Rp 12,3 triliun pada dua tahun anggaran, yakni 2023-2024.

Menurutnya, bus-bus tersebut dapat dioperasikan di 1.824 perumahan kelas menengah dan bawah di kawasan Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi untuk mengisi kekosongan layanan angkutan umum di kawasan itu hingga kemudian bisa mengatasi kemacetan, termasuk di Jakarta.

"Kalau Jakarta sudah sebagian besar terpenuhi angkutan umumnya, 88,2 persen. Jakarta sudah terjangkau angkutan umum. Makanya 552 bus listrik itu bisa dimanfaatkan untuk 1.824 perumahan kelas menengah yang masih kosong layanan angkutan umumnya di wilayah Bodetabek," ucap Djoko.

Menurutnya, peralihan dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik yang tidak berfokus pada angkutan umum, tidak efektif untuk mengatasi masalah kemacetan di Jakarta.

"Peralihan ke kendaraan listrik itu untuk tekan emisi gas buang. Nah, sekarang transportasi publik diganti ke listrik saja, tak hanya Jakarta, termasuk daerah lainnya. Jadi, selain emisi ditekan, kemacetan juga berkurang," ucap Djoko.

Baca Juga: PLN Jakarta Akan Bangun SPKLU di 100 Titik hingga Akhir 2024

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI