2 Santri Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan di Pondok Pesantren Gontor

soreang | Suara.com

Selasa, 13 September 2022 | 14:46 WIB
2 Santri Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan di Pondok Pesantren Gontor
2 santri ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan di pondok pesantren Gontor (ANTARA)

SuaraSoreang.id - Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo tetapkan 2 tersangka kasus penganiayaan AM (17) hingga meninggal dunia.

Santri asal Palembang, Sumatera Selatan tersebut menerima penganiayaan dari 2 seniornya hingga meninggal pada Senin (22/7/2022) lalu.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo menuturkan tersangka MFH dan IH merupakan mantan santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG), yang juga senior korban.

Diketahui, MFA (18) merupakan santri asal Tanah Datar, Sumatera Barat, sedangkan IH (17) ialah santri asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Kedua tersangka merupakan kakak kelas AM.

Catur menerangkan, Penganiayaan tersebut dilakukan beberapa hari setelah kegiatan perkemahan di PMDG.

"Penganiayaan terjadi pada Senin, 22 Agustus, atau tepat tiga hari setelah kegiatan Perkajum atau Perkemahan Kamis Jumat," tutur Catur, dikuti dari ANTARA.

Penganiayaan tersebut dilakukan ketika kedua pelaku masih berstatus sebagai santri. Namun, akibat kasus tersebut, MFA dan IH akhirnya dikeluarkan oleh pihak pesantren.

Kasus penganiayaan tersebut dikonfirmasi berdasarkan keterangan para saksi yang dimintai keterangan oleh polisi.

Kedua pelaku juga membenarkan adanya pemukulan ke arah kaki serta dada korban di ruang Perkap Pondok 1 Gontor.

Korban dan dua saksi lainnya yang duduk di kelas 5 (setara kelas XI SMA) dipanggil untuk menghadap seniornya, yakni MFA dan IH yang juga merupakan pengurus perlengkapan kegiatan perkemahan.

Pemanggilan tersebut dilakukan terkait kerusakan dan hilangnya beberapa barang inventaris pondok. Dengan alasan tersebut, MFH dan IH kemudian melakukan pemukulan dengan dalih pemberian hukuman.

Pukulan dan tendangan yang dilakukan pelaku membuat korban AM terjatuh hingga tak sadarkan diri. Kemudian kedua tersangka panik dan membawa korban ke IGD RS Yasyfin PMDG dengan menggunakan becak milik pondok. Namun, AM telah lebih dulu dinyatakan meninggal dunia.

"Penetapan tersangka itu dilakukan setelah kami melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memintai keterangan saksi-saksi. Ada 20 saksi, di antaranya, ustaz Ponpes Gontor, santri, dokter RS Yasyfin Darussalam Gontor, petugas pemulasaraan, dan pihak keluarga korban," kata Catur.

Sebelumnya, aparat kepolisian setempat juga telah menyimpan barang bukti berupa rekaman CCTV serta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan tersebut.

Kapolres juga menuturkan bahwa hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul di tubuh korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Program Ekonomi Pesantren yang Digulirkan Ganjar Dapat Apresiasi dari Santri di Kalbar

Program Ekonomi Pesantren yang Digulirkan Ganjar Dapat Apresiasi dari Santri di Kalbar

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 11:23 WIB

Satgas Khusus Dibentuk Buntut Kasus Kekerasan Santri di Ponpes Gontor, Ini Tugasnya

Satgas Khusus Dibentuk Buntut Kasus Kekerasan Santri di Ponpes Gontor, Ini Tugasnya

| Selasa, 13 September 2022 | 11:17 WIB

STOP Press! Dua Santri Ditetapkan Tersangka Kasus Meninggalnya Santri Dianiaya

STOP Press! Dua Santri Ditetapkan Tersangka Kasus Meninggalnya Santri Dianiaya

| Selasa, 13 September 2022 | 10:53 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Minta Publik Bisa Lebih Bijak dan Adil dalam Sikapi Kasus Penganiayaan di Gontor

Ketum PP Muhammadiyah Minta Publik Bisa Lebih Bijak dan Adil dalam Sikapi Kasus Penganiayaan di Gontor

| Kamis, 08 September 2022 | 12:21 WIB

Terkini

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Budget Tipis? Ini 5 Hydrating Toner Rp30 Ribuan yang Bikin Kulit Auto Lembap

Budget Tipis? Ini 5 Hydrating Toner Rp30 Ribuan yang Bikin Kulit Auto Lembap

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput

Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 13:42 WIB

Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas

Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas

Surakarta | Kamis, 16 April 2026 | 13:41 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?

Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 13:38 WIB

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:37 WIB

Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari

Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 13:34 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB