Trump Klaim Gencatan Senjata Israel-Iran di Truth Social: Apa Itu dan Siapa Pemiliknya?

Dythia Novianty

Selasa, 24 Juni 2025 | 10:27 WIB
Trump Klaim Gencatan Senjata Israel-Iran di Truth Social: Apa Itu dan Siapa Pemiliknya?
Truth Social. [Chris Delmas/AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah menyatakan genjatan senjata antara Israel dengan Iran melalui platform media social Truth Social.

Apakah Truth Sosial masuk kategori media social seperti X atau Thread? Siapa pemiliknya? Mari kita bahas satu-satu.

Dilansir dari laman AP, Selasa (24/6/2025), Presiden Donald Trump meluncurkan platform media sosialnya, Truth Social, pada awal tahun 2022.

Langkah ini diambilnya setelah ia dilarang menggunakan situs-situs media social besar seperti Facebook dan platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter sekarang X, setelah serangan pada tanggal 6 Januari di Gedung Capitol AS 2024.

Meskipun ia telah kembali menggunakan keduanya, ia sebagian besar tidak menggunakan X, platform milik Elon Musk yang dulunya merupakan corong utamanya.

Sementara itu, di Facebook, sebagian besar postingannya berupa video dan gambar dengan berbagai slogan dan pesan.

Awal mula Truth Social hadir, sebelumnya, Trump memiliki blog singkat di situs web pribadinya yang disebut "From the Desk of Donald J. Trump" dan tidak bertahan lama.

Truth Social diluncurkan di Apple App Store pada Februari 2022.

Platform tersebut awalnya diisi dengan memanfaatkan kemarahan atas larangan media sosial Trump untuk menarik khalayak yang lebih luas.

baca juga

"Aplikasi ini dipasarkan sebagai bentuk perlawanan terhadap aplikasi media arus utama, yang menurut Trump dan para pendukungnya mendiskriminasi pandangan mereka dan membatasi kebebasan berekspresi. Konten dan audiensnya sangat konservatif dan terdiri dari basis MAGA," kata Roxana Muenster, seorang mahasiswa doktoral di Universitas Cornell yang mempelajari komunikasi digital dan sayap kanan.

"Ada juga banyak ujaran kebencian dan ekstremisme di platform tersebut karena pendekatan mereka yang longgar terhadap moderasi konten."

Sayang, perusahaan di balik Truth Social tidak mengungkapkan jumlah pengguna.

Seperti yang tercantum dalam pengajuan peraturan, "sejak didirikan, TMTG telah berfokus pada pengembangan Truth Social dengan meningkatkan fitur dan antarmuka pengguna daripada mengandalkan metrik kinerja tradisional seperti pendapatan rata-rata per pengguna, tayangan iklan dan harga, atau akun pengguna aktif, termasuk pengguna aktif bulanan dan harian."

Meskipun demikian, firma riset Similarweb memperkirakan bahwa Truth Social memiliki jumlah kunjungan yang lebih banyak ari pengguna aktif bulanan Facebook.

“Namun yang lebih penting, akan sulit bagi Truth Social untuk menyaingi X karena cara kerja platform tersebut. Jejaring sosial diuntungkan oleh skala: Semakin banyak pengguna di satu platform, semakin besar nilainya — itulah yang disebut efek jaringan,” kata Muenster.

Donald Trump kasih peringatan ke warga yang tinggal di Teheran (Instagram)
Donald Trump kasih peringatan ke warga yang tinggal di Teheran (Instagram)

Mirip X

Truth Social terlihat dan terasa sedikit seperti X. Pengguna memiliki profil, mereka dapat saling mengikuti, memposting "kebenaran" atau "retruths" dan mengirim pesan langsung. Iklan disebut "sponsored truths".

Untuk mendaftar, Truth Social meminta alamat email dan nomor telepon. Pengguna harus setuju untuk menerima pesan teks darinya sebelum mereka dapat menyelesaikan proses pendaftaran.

Hal ini tidak umum bagi perusahaan media sosial yang ingin menarik sebanyak mungkin orang, karena dapat membuat beberapa calon pengguna menjauh.

Dan tidak seperti perusahaan media sosial arus utama, yang mengizinkan remaja untuk mendaftar, Truth Social mengharuskan pengguna berusia minimal 18 tahun — meskipun tidak memverifikasi usia.

Umpan Truth Social terlihat sangat mirip dengan X, dengan skema warna ungu dan bagian "untuk Anda" dari posting yang direkomendasikan serta umpan akun yang diikuti pengguna.

Aplikasi media sosial baru yang menyasar pengguna konservatif, termasuk Truth Social, belum bisa menyamai kesuksesan Facebook atau X.

Hal itu sebagian karena politisi dan gerakan Republik sudah menarik banyak khalayak di platform yang sudah ada dan lebih mapan, sehingga mereka tidak melihat alasan untuk beralih ke layanan baru.

Truth Social mengatakan bahwa situs tersebut mendorong "percakapan global yang terbuka, bebas, dan jujur tanpa diskriminasi berdasarkan ideologi politik."

Namun, meskipun telah menggembar-gemborkan moderasi konten yang minimal, laporan tahun 2022 dari lembaga nirlaba Public Citizen menemukan bahwa pengguna awal mengalami "pemblokiran setelah memilih nama pengguna atau membuat posting yang mengolok-olok atau mengkritik mantan presiden dan sekutunya."

Truth Social juga lebih ketat pada konten dan bahasa seksual dibandingkan platform lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Donald Trump Rilis Ponsel dengan RAM 12 GB, Lebih Murah dari iPhone

Perusahaan Donald Trump Rilis Ponsel dengan RAM 12 GB, Lebih Murah dari iPhone

Tekno | Rabu, 18 Juni 2025 | 14:50 WIB

AMD Memperkenalkan Platform AI Terintegrasi dan Infrastruktur Rak-Skala Terbuka di Advancing AI 2025

AMD Memperkenalkan Platform AI Terintegrasi dan Infrastruktur Rak-Skala Terbuka di Advancing AI 2025

Tekno | Sabtu, 14 Juni 2025 | 13:17 WIB

Ngobrol Lewat Telepon 15 Menit, Seskab Teddy Ungkap Isi Pembicaraan Prabowo dan Donald Trump

Ngobrol Lewat Telepon 15 Menit, Seskab Teddy Ungkap Isi Pembicaraan Prabowo dan Donald Trump

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 13:26 WIB

Prabowo Angkat Telepon dari Donald Trump, Ngobrol Soal Apa?

Prabowo Angkat Telepon dari Donald Trump, Ngobrol Soal Apa?

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 07:43 WIB

89 Akun Pengguna Disney+ di Indonesia Jadi Target Penjahat Siber

89 Akun Pengguna Disney+ di Indonesia Jadi Target Penjahat Siber

Tekno | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:47 WIB

Elon Musk dan Donald Trump "Berantem" Hingga Bikin Nasib Astronot AS Terancam

Elon Musk dan Donald Trump "Berantem" Hingga Bikin Nasib Astronot AS Terancam

News | Jum'at, 06 Juni 2025 | 20:51 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×