Suara.com - Pemerintah Jepang hingga kini memilih tidak secara tegas mengecam serangan militer yang dilancarkan Israel ke wilayah Iran pada akhir Februari 2026 lalu. Serangan yang memicu gelombang reaksi dari berbagai negara tersebut, berbeda dengan sejumlah sekutu Barat lainnya, Tokyo mengambil sikap yang lebih berhati-hati.
Pemerintah Jepang tidak mengeluarkan pernyataan kecaman langsung, melainkan menyerukan penahanan diri dan penyelesaian melalui jalur diplomatik. Jepang menegaskan bahwa stabilitas kawasan menjadi perhatian utama mereka. Fokus utama saat ini adalah melindungi kepentingan nasional serta memastikan keselamatan warga negara Jepang yang berada di kawasan terdampak.
Tentu Ada beberapa pertimbangan penting. Yakni pertama, Jepang memiliki hubungan strategis dengan Amerika Serikat sebagai sekutu utama, namun di sisi lain juga menjaga komunikasi diplomatik dengan Iran. Kedua, Jepang sangat bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah, sehingga eskalasi konflik berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan ketahanan energinya.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya