Pascabanjir di Kemang, Ini Rencana Ahok

Rizki Nurmansyah, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 29 Agustus 2016 | 14:03 WIB
Pascabanjir di Kemang, Ini Rencana Ahok
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai menjalani pemeriksaan terkait lahan di Cengkareng, Jakarta Barat, di Badan Reserse Kriminal Polri, di Jakarta, Kamis (14/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan lakukan normalisasi Kali Krukut. Hal ini menyusul jebolnya tanggul Kali Krukut hingga meredam kawasan Kemang, Jakarta pada, Sabtu (27/8/2016).

"Harus dinormalisasi (Kali Krukut), enggak ada pilihan, karena lembah kan udah dibuatin Kemang Village juga," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Pemprov DKI akan lakukan pembongkaran terhadap rumah-rumah warga yang berada di sepanjang Kali Krukut sebagai bentuk normalisasi kali.

Ahok menjelaskan pada zaman Belanda, Kali Krukut memiliki lebar 25 meter. Kini, yang tersisa hanya tinggal 5 meter akibat pesatnya pembangunan di wilayah sekitar.

"Kali Krukut di Zaman Belanda lebarnya 25 meter, kenapa sekarang tinggal 5 meter? Karena kemarau enggak ada air, orang bikin sertifikat hak milik. Nah ini yang mesti kita beresin, 25 meter jadi 5 meter. Ya pasti tembok rumah orang yang bikin rumah ditepi kali pasti kena dia (dibongkar)," katanya.

Sementara itu, ada lima tembok rumah yang berbatasan dengan Kali Krukut di pinggir jalan Taman Kemang juga ikut jebol.

Selain itu, mantan Bupati Belitung Timur itu pun mempertanyakan bangunan hotel yang menempel pada rumah warga bisa mendapatkan sertifikat.

"Kami lagi selidiki kenapa hotel kok bisa nempel di Kali Krukut. Kita mau selidiki, hotelnya dapet sertifikat dari mana, dia punya kewajiban enggak? Ini mesti diteliti," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ahok mengatakan pihaknya akan mendalami Kali Krukut sepanjang 2 meter dengan menambahkan batu keronjong. Meski begitu, dia tak bisa menjamin solusi tersebut bisa efektif.

"Makanya saya tanya yang pinter- pinter ngomong gimana cara normalisasi sungai. Yang saya tahu ya dilebarin, harus beli tanah. Kalau tidak, ya dalamin," ujar Ahok.

"Orang kritik saya kok di tengah kota pakai sheetpile pakai beton. Kalau kamu pake batu keronjong saja, kamu gali 1 meter roboh enggak tu batu? Kamu pakai sheetpile sampe 6-8 meter, 12 meter, baru bisa gali sampai 5-6 meter."

"Nah sekarang orang mengatakan tengah kota kok pakai sheetpile, kalau enggak pake sheetpile pakai apaan dong coba? Emang mau disamain zamannya Adam dan Hawa (dimana) sungai masih 120 meter lebarnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

The Great Flood: Film Bencana yang Dahsyat dengan Sentuhan Drama Keluarga

The Great Flood: Film Bencana yang Dahsyat dengan Sentuhan Drama Keluarga

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:00 WIB

Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?

Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:42 WIB

Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 23:38 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Niat Bantu Korban Banjir Aceh, Finalis Miss Universe Indonesia 2025 Malah Diteror Foto Seronok

Niat Bantu Korban Banjir Aceh, Finalis Miss Universe Indonesia 2025 Malah Diteror Foto Seronok

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:11 WIB

Tangis Guru di Aceh Pecah di Depan Finalis Miss Universe: Kasihan Anak-Anak Kepanasan di Tenda

Tangis Guru di Aceh Pecah di Depan Finalis Miss Universe: Kasihan Anak-Anak Kepanasan di Tenda

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:38 WIB

Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen

Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen

Foto | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:30 WIB

Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa

Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa

Your Say | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:25 WIB

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:23 WIB

Terkini

Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor

Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:58 WIB

MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana

MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:43 WIB

Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?

Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:30 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:27 WIB

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:21 WIB

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:12 WIB

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:02 WIB

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:48 WIB