Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Saham Bakrie 'Rontok', Indeks Tembus Level Tertinggi

Doddy Rosadi | Suara.com

Sabtu, 27 Desember 2014 | 10:30 WIB
Saham Bakrie 'Rontok', Indeks Tembus Level Tertinggi
Bursa Efek Indonesia. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - 2014 menjadi tahun keemasan di sektor pasar modal. Bukan hanya di Indonesia tetapi juga di Amerika. Masuknya modal asing membuat Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia menembus posisi tertinggi di sepanjang sejarah. Hal yang sama juga dialami oleh Indeks Saham Dow Jones di Amerika Serikat yang juga berhasil menembus level tertinggi.

Bursa saham juga dihebohkan dengan penawaran saham perdana (IPO) yang dilakukan Alibaba, perusahaan internet asal Cina. Ketika pertama kali melantai di bursa saham Amerika, Alibaba berhasil meraup dana publik dalam jumlah yang sangat besar.
Inilah sekelumit peristiwa yang terjadi di bursa saham di sepanjang 2014:

Alibaba Masuk ke Pasar Modal

Setelah sempat diterjang isu tentang rencana go public, perusahaan teknologi asal Cina, Alibaba akhirnya melakukan penawaran saham perdana (IPO) di bursa saham Amerika pada 20 September lalu. Melalui IPO ini, Alibaba mampu meraup dana segar sebesar 25 juta dolar Amerika atau yang terbesar di sepajang sejarah di bursa saham Amerika.

Ketika pertama kali diperdagangkan, saham Alibaba berada di level 68 dolar Amerika. Pembelian besar-besaran yang dilakukan investor membuat harga saham Alibaba terus naik dan ditutup di level 93,89 dolar Amerika. IPO yang dilakukan Alibaba telah membuat nilai perusahaan itu diperkirakan sebesar 242 miliar dolar Amerika atau hampir menyamai perusahaan internet besar seperti Facebook atau IBM.

Alibaba berhasil memecahkan rekor IPO terbesar sebelumya yang dipegang perusahaan Agricultural Bank of China pada 2010 dengan meraup dana segar sebesar 22,1 juta dolar Amerika. Bukan itu saja, IPO tersebut membaut sang pendiri Zack Ma menjadi orang terkaya di Cina.

IHSG Tembus Posisi Tertinggi Sepanjang Sejarah

Sejarah tercipta di Bursa Efek Indonesia pada 8 September lalu. Indeks Harga Saham Gabungan intraday berhasil mencapai posisi 5.262,568. Itu merupakan rekor tertinggi sejak bursa saham berdiri. Sayang posisi itu tidak bisa bertahan hingga penutupan perdagangan. Di penghujung perdagangan, IHSG berada di posisi 5.246,483. Meski demikian, posisi itu tetap yang tertinggi di sepanjang masa.

Menguatnya IHSG dipicu oleh laporan neraca perdagangan Cina yang membaik. Ekspor negara tersebut yang diprediksi oleh sejumlah kalangan akan turun justru naik. Dari internal, keputusan Bank Indonesia yang tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate juga memberikan dampak positif kepada pelaku pasar.

Bursa Saham Amerika Tembus Level 18.000

2014 menjadi tahun keemasan bagi indeks saham di Amerika Serikat. Pada sesi penutupan Selasa (23/12/2014) sore atau Rabu (24/12/2014) pagi WIB, indeks saham Dow Jones berhasil menembus level tertinggi di sepanjang sejarah yaitu di atas level 18.000.

Melonjaknya indeks saham menyusul informasi tentang pertumbuhan ekonomi Amerika yang mencapai 5 persen dan sentiment konsumen yang terus meningkat dan mencapai titik tertinggi sejak 2007.

Pada sesi penutupan, indeks Dow Jones naik 64,73 poin atau 0,4 persen ke level 18.024,17 yang merupakan level tertinggi di sepanjang sejarah. Sejak pertama kali perdagangan dibuka, indeks Dow Jones langsung bertengger di level 18.000. Lonjakan indeks dipicu oleh menguatnya saham perusahaan energi menyusul kembali naiknya harga minyak dunia.

Saham Grup Bakrie ‘Rontok’

Saham-saham perusahaan Bakrie anjlok dan sempat menembus harga terendah di Bursa Efek Indonesia yaitu Rp50 per lembar. Saham-saham yang masuk kelompok ‘gocap’ itu antara lain Bakrie Sumatra Plantation (UNSP), Darma Henwa (DEWA), Bakrieland Development (ELTY) dan Bakrie Brothers (BNBR).

Sedangkan saham PT Bumi Resource Tbl (BUMI) terjun bebas hingga ke posisi Rp77 per lembar. Harga saham tersebut anjlok 73 persen dibandingkan tahun lalu. Perusahaan Bakrie mengalami masalah dengan utang mereka yang jatuh tempo dan buruknya kinerja perusahaan di sepanjang tahun ini. Apabila tidak ada aturan batas bawah harga saham, bukan tidak mungkin harga saham mereka bisa turun hingga di bawah Rp50 per lembar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:58 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham

Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:21 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal

Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:02 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB