Indef: Perdagangan Harus jadi Provokator Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 16 Mei 2015 | 15:10 WIB
Indef: Perdagangan Harus jadi Provokator Pertumbuhan Ekonomi
Menteri Perdagangan Rahmat Gobel (kiri) dan Enny Sri Hartati dari Indef, dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta, Sabtu (16/5/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati, mengharapkan kepada Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel untuk menjadikan sektor perdagangan sebagai ujung tombak dalam membangun pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pasalnya menurutnya, dengan stabilnya sektor perdagangan Indonesia, maka pertumbuhan ekonominya pasti akan stabil.

"Yang paling pertama adalah bagaimana kita menjadikan sektor perdagangan menjadi provokator pertumbuhan ekonomi. Sektor ini harus menjadi ujung tombak," kata Enny, dalam diskusi di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5/2015).

Menurut Enny pula, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, pemerintah harus bisa berkomunikasi dengan publik dalam mempublikasikan program kerjanya. Dengan demikian, rekan-rekan kementerian lain dan masyarakat dapat memahami dengan benar, apa yang menjadi program utama dari pemerintah.

Masalahnya, Enny menilai bahwa selama ini Mendag Rahmat Gobel merupakan salah satu menteri dalam Kabinet Kerja yang jarang muncul dengan ide-idenya kepada publik. Itulah sebabnya Kemendag menjadi salah satu yang disorot kinerjanya akhir-akhir ini.

"Selama ini kan ada beberapa menteri, termasuk Pak Rahmat sendiri, yang kurang muncul dan karenanya kurang ada komunikasi dengan publik. Habis ini harus banyak berkomunikasi. Karena terobosan-terobosan dari setiap kementerian itu harus bisa dipahami semua oleh pihak lain, biar bisa dimengerti oleh kementerian lain," kata Enny.

Menanggapi pernyataan Direktur Indef tersebut, Rahmat pun hanya tersenyum sambil membela diri. Dia menyatakan bahwa dirinya bukanlah tipe orang yang suka berbicara, melainkan lebih sebagai tipe pekerja.

"Saya ingin banyak bekerja daripada berbicara. Karena tidak ada gunanya berbicara terus," kata Rahmat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI