Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Panda Power Funds Danai Proyek Konversi Batubara ke Gas

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 29 Oktober 2015 | 11:28 WIB
Panda Power Funds Danai Proyek Konversi Batubara ke Gas
Layang-layang energi buatan Makani Power. (Youtube/Makani)

Suara.com - Menempati area pembangkit listrik tenaga batubara Sunbury yang telah tak terpakai akan digantikan - Bachtel dan Siemens Energy ditunjuk sebagai kontraktor pembangkit listrik siklus ganda berkapasitas 1124 MW - Goldman Sachs, ICBC, dan Investec bertanggung jawab mengatur penmbiayaan hutang sebesar 710 juta dolar; Siemens Financial Services siap menggelontorkan investasi sebesar 125 juta dolar dalam bentuk ekuitas - Gas Marcellus Shale sebagai bahan bakar utama pembangkit listrik ini; energi yang dihasilkan akan dapat menyuplai listrik bagi sekitar satu juta rumah DALLAS -- (Antara) -- Panda Power Funds telah merampungkan pendanaan untuk pembangkit listrik Panda "Hummel Station" - salah satu proyek konversi batubara ke gas alam terbesar di AS. Pabrik ini terletak di kawasan pembangkit listrik tenaga batubara Sunbury yang telah tak terpakai di dekat Shamokin Dam di Snyder County, Pennsylvania. Pembangkit listrik berusia 65 tahun dengan kapasitas produksi mencapai 400 MW ini ditutup pada 2014 akibat rendahnya harga gas alam dan diberlakukannya berbagai regulasi lingkungan yang sangat ketat oleh Pemerintahan Presiden Obama.

Fasilitas konversi Panda Hummel akan mendapatkan pasokan bahan bakar dari gas Marcellus Shale, yang diproyeksikan akan memberikan efisiensi biaya operasional yang signifikan. Begitu telah beroperasi pada kuartal pertama 2018, pabrik ini akan memasok listrik ke berbagai kota besar di AS seperti Philadelphia dan New York.

Goldman Sachs, ICBC, dan Investec bertindak sebagai pengatur pembiayaan hutang senior, yang mengumpulkan modal Pinjaman Berjangka A dan Pinjaman Berjangka B total 710 juta dolar AS. Pinjaman Berjangka B mendapatkan nilai kredit awal BB- dan recovery rating "1" oleh Standard & Poor's. Proyek Panda Hummel merupakan pembiayaan ketujuh yang telah dirampungkan oleh Panda Power Funds bagi fasilitas energi berskala besar baru dalam rentang waktu tiga setengah tahun, yang merepresentasikan total modal sebesar enam miliar dolar AS. Dana dari Panda Power Funds tersebut menyediakan ekuitas bagi proyek bersama dengan jajaran investor kelembagaan besar lainnya seperti Siemens Financial Services yang menggelorkan investasi sebesar 125 juta dolar pada proyek ini.

"Revolusi gas alam muncul di jantung negara bagian batubara terbesar di As," ujar President dan Senior Partner Panda Power Funds, Todd W. Carter. "Saya bangga Panda menjadi yang terdepan dalam mewujudkan produksi listrik bertenaga gas alam yang ramah lingkungan. Kami siap untuk mengambil manfaat dari apa yang kami pelajari di Pennsylvania dan mengimplementasikannya pada berbagai proyek pembangkit listrik tenaga batubara di sepenjuru AS." Membuka banyak lapangan kerja dan memberikan manfaat ekonomi yang signfikan Pabrik Panda Hummel diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi Pennsylvania baik selama fase konstruksi maupun selama beroperasi. Pada fase konstruksi yang diperkirakan akan memakan waktu hingga 2,5 tahun, pabrik ini akan membuka sekitar 900 lapangan pekerjaan. Pembangkit listrik ini akan membuka 35 lapangan pekerjaan langsung berjangka panjang untuk fase operasional dan 52 lapangan pekerjaaan tidak langsung pada bagian pendukung fasilitas ini.

Sebagai penyewa jangkar (anchor tenant) di Sunbury Keystone Opportunity Expansion Zone (KOEZ) seluas 192 hektar, Hummel Station juga akan menggelontorkan investasi tambahan pada pembangkit listrik yang telah tak terpakai ini. Pembangkit listrik ini akan membantu menyokong kelangsungan industri gas Marcellus Shale Pennsylvania secara jangka panjang.

Manfaat bagi lingkungan Pembangkit listrik Hummel Station dilengkapi berbagai fasilitas dan teknologi pengendali emisi paling mutakhir - menjadikannya sebagai pembangkit listrik tenaga gas alam paling ramah lingkungan di AS. Sementara pembangkit listrik ini akan menghasilkan 180 persen listrik lebih banyak dibandingkan pembangkit listrik Sunbury terdahulu, emisi SO2 dan NOX akan dipangkas hingga lebih dari 90 persen. Panda Hummel juga akan turut berkontribusi melestarikan sumber daya air tawar Pennsylvania dengan menggunakan 97 persen lebih sedikit air untuk kebutuhan pendinginan dibandingkan dengan pembangkit listrik Sunbury yang terdahulu.

Konstruksi Panda Power Funds memilih konsursium kontraktor Siemens Energy Inc. dan Bechtel Power Corp. untuk membangun fasilitas Hummel berdasarkan metode konstruksi turnkey. Siemens bertanggung jawab menyediakan Power Island Package yang meliputi turbin gas alam, turbin uap, generator, generator uap pemulih panas, dan peralatan dan sistem pengendali. Seluruh turbin untuk pembangkit listrik ini akan diproduksi di fasilitas manufaktur Siemens di Charlotte, Carolina Utara.

Bechtel akan bertanggung jawab di dalam sektor perekayasaan dan pengadaan barang dan jasa untuk menjaga keseimbangan pabrik ini, dan instalasi, konstruksi, dan operasional fasilitas ini.

Panda Hummel akan mengakses gas alam melalui jalur pipa gas regional MARC 1 dan Transcontinental. Pembangkit listrik ini akan mendapatkan keuntungan dari letaknya yang relatif dekat dengan Susquehanna-Roseland Electric Reliability Transmission Project, jalur transmisi listrik 500kV sepanjang 146 mil yang merupakan satu dari tujuh proyek nasional yang dikerjakan oleh Rapid Response Team for Transmission Pemerintahan Presiden Obama.

Pembangkit listrik ini terletak di pesisir barat Susquehanna River di Shamokin Dam Borough di lokasi pembangkit listrik Sunbury yang telah tak terpakai. Panda Hummel akan menggunakan sejumlah infrastruktur yang masih ada untuk kebutuhan sistem interkoneksi listrik, asupan air, dan limpasan darurat. Proses konstruksi diperkirakan memakan waktu selama 30 bulan.

Panda Power Funds kini memiliki dua pembangkit listrik yang masih dalam tahap konstruksi masing-masing di Bradford dan Wyoming. Pembangkit listrik "Liberty" berkapasitas 829 MW, yang terletak di Towanda, Pennsylvania, diperkirakan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2016. Pembangkit listrik "Patriot" berkapasitas 829 MW, yang terletak di dekat Williamsport, Pennsylvania, diperkirakan mulai beroperasi pada kuartal kedua 2016. Panda Liberty dan Panda Patriot merupakan dua proyek pembangkit listrik pertama yang sengaja dibangun untuk memanfaatkan lokasi yang berdekatan dengan sumber gas Marcellus Shale. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:43 WIB

3 Bulan Pertama 2026 Ekonomi RI Terkontraksi 0,77 Persen, Sektor Energi Menjerit

3 Bulan Pertama 2026 Ekonomi RI Terkontraksi 0,77 Persen, Sektor Energi Menjerit

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:52 WIB

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 20:10 WIB

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:25 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB

Waduh! Subsidi & Kompensasi Energi Bengkak 266%, Tembus Rp118 Triliun

Waduh! Subsidi & Kompensasi Energi Bengkak 266%, Tembus Rp118 Triliun

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 11:48 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:03 WIB

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:39 WIB

Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026

Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:28 WIB

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB