Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Indonesia Masuk 10 Negara Paling Optimis Soal Keyakinan Konsumen

Adhitya Himawan

Rabu, 04 November 2015 | 13:45 WIB
Indonesia Masuk 10 Negara Paling Optimis Soal Keyakinan Konsumen
Keyakinan Konsumen

Suara.com - Meskipun keyakinan konsumen di sejumlah negara Asia Tenggara menurun pada kuartal ketiga 2015, Filipina, Indonesia, Thailand dan Vietnam tetap berada dalam urutan 10 teratas negara yang paling optimistis, demikian menurut Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (4/11/2015).

The Nielsen Consumer Confidence Index mengukur persepsi mengenai prospek lapangan pekerjaan, kondisi keuangan pribadi dan niat untuk berbelanja, dari 30.000 responden yang memiliki akses internet di 61¹ negara. Tingkat Kepercayaan Konsumen di atas dan di bawah derajat 100 menunjukkan derajat dari optimism dan pesimisme

Survey Nielsen menunjukkan Filipina berada di posisi ketiga di dunia pada tingkat kepercayaan konsumen, walaupun negara tersebut mencatat penurunan Index Kepercayaan Konsumen dari kuartal sebelumnya sebanyak lima poin menjadi 117. Indonesia menyusul Filipina berada di urutan keempat negara paling optimistis keempat dengan skor 116, meskipun angka ini menurun empat poin persentase dari kuartal sebelumnya. Sementara itu Thailand yang berada pada peringkat ke-5 secara global tetap berada pada skor indeks 111 seperti kuartal sebelumnya. Vietnam di berada di urutan ke-10 negara paling optimistis secara global dengan skor indeks 105.

 Skor Indeks Keyakinan Konsumen Singapura meningkat 2 poin menjadi 101. Sementara itu Malaysia yang tercatat sebagai negara dengan Indeks Kepercayaan Konsumen terendah (78) di wilayah Asia Tenggara juga mencatat penurunan yang sangat tajam sebesar 11 poin dari kuartal sebelumnya, yang sebagian besar didorong oleh keprihatinan konsumen akan devaluasi mata uang dan meningkatnya harga pangan. Secara global, Indeks Keyakinan Konsumen sedikit meningkat menjadi 99 di kuartal ketiga 2015, naik tiga poin dibandingkan dengan kuartal kedua 2015.

“Tingkat optimisme konsumen Indonesia masih menunjukkan penurunan di kuartal ini, yang disebabkan terjadinya penurunan pada tiga indikator yaitu optimisme mengenai prospek lapangan kerja dalam 12 bulan ke depan yang turun dari 68% di kuartal kedua menjadi 64%, optimisme mengenai kondisi keuangan pribadi dalam 12 bulan ke depan yang menurun tajam dari 80% menjadi 64% dan optimisme mengenai keinginan atau niat untuk berbelanja dalam 12 bulan ke depan yang juga menurun dari 53% menjadi 49%.” papar Agus Nurudin, Managing Director, Nielsen Indonesia. “Kondisi ekonomi dalam enam bulan terakhir ini memang dapat dikatakan mengalami ketidakpastian. Naiknya kurs dolar dan terjadinya banyak pemutusan hubungan kerja tentu saja berdampak pada tingkat keyakinan konsumen.”

Meskipun survei ini mengungkapkan bahwa konsumen Asia Tenggara masih termasuk dalam yang paling optimistis di dunia, mereka sedikit terimbas oleh sentimen mengenai resesi yang pada tiga dari enam negara yang terukur di wilayah ini. Persentase konsumen di Asia Tenggara yang berpendapat bahwa negara mereka sedang mengalami resesi ekonomi meningkat, tertinggi di Malaysia yang meningkat sebesar 16 poin persentase (pp) disusul oleh Indonesia (+10pp). Sentimen mengenai resesi juga meningkat di Thailand hingga 8 poin persentase. Sebaliknya, sentimen mengenai resesi menurun di Singapura (-5pp), Vietnam (-3pp) dan Filipina (-1pp).

Keadaan ekonomi, lapangan pekerjaan, kesehatan, keseimbangan antara hidup dan pekerjaan, stabilitas politik, kesejahteraan dan kebahagiaan orang tua dan meningkatnya tagihan untuk keperluan hidup menjadi kekhawatiran yang utama dari konsumen di Asia Tenggara pada kuartal ini. Kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi meningkat di Indonesia, dimana pada kuartal kedua ada 37% konsumen yang mengatakan bahwa kondisi ekonomi merupakan kekhawatiran utama mereka dan di kuartal ketiga ini persentasenya meningkat menjadi 46%. Setelah ekonomi, konsumen Indonesia mengkhawatirkan keseimbangan antara hidup dan pekerjaan (17%) dan kebahagiaan dan kesejahteraan orang tua 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:45 WIB

Doyan Beli Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23 Persen

Doyan Beli Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23 Persen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:08 WIB

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:01 WIB

Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:54 WIB

JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen

JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 20:14 WIB

Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?

Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:47 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:55 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Harga Plastik Melonjak: Saatnya Konsumen Berperan, Bukan Sekadar Mengeluh

Harga Plastik Melonjak: Saatnya Konsumen Berperan, Bukan Sekadar Mengeluh

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 16:03 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB