OJK: Target Pertumbuhan Aset Premi Industri Asuransi 20 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 01 Februari 2016 | 23:06 WIB
OJK: Target Pertumbuhan Aset Premi Industri Asuransi 20 Persen
Ilustrasi asuransi (shutterstock)

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan pertumbuhan aset dari premi industri asuransi mencapai 15 hingga 20 persen pada 2016, didorong keyakinan akan pulihnya kondisi ekonomi yang akan memicu penarikan premi lanjutan dan baru.

"Jika melihat prospek untuk mencapai pertumbuhan ekonomi (2016) Indonesia sebesar 5,3 persen, kita yakin bisa 15 hingga 20 persen," kata Kepala Dewan Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK, Firdaus Djaelani, di Jakarta, Senin (1/2/2016).

Menurut Firdaus, dampak dari paket kebijakan pemerintah untuk menyelesaikan pelemahan ekonomi pada 2015 sudah terasa dan akan segara berdampak pada industri.

Pemulihan daya beli masyarakat dan percepatan program pemerintah untuk infrastruktur, lanjutnya, akan mengerek permintaan kepada bisnis asuransi dan akhirnya menggenjot pendapatan perusahaan.

Mengacu pada pencapaian bisnis sepanjang 2015, Firdaus mengakui terdapat perlambatan pertumbuhan aset industri. Hal itu tidak lepas dari gejolak ekonomi eksternal dan dalam negeri.

Aset industri asuransi per 31 Desember 2015, kata Firdaus hanya tumbuh 10 persen dibanding 2014. Berdasarkan catatan sebelumnya, capaian pertumbuhan aset asuransi itu lebih rendah dibanding 2014, yang mencapai 17,5 persen.

Gejolak ekonomi eksternal telah memengaruhi pendapatan investasi dari industri asuransi jiwa. Perolehan premi yang menurun juga dipengaruhi daya beli masyarakat.

"Ini disebabkan pengaruh eksternal dan internal. Pada perusahaan industri tertentu diakui bahwa daya beli masyarakat mengalami penurunan," ujarnya.

Berdasarkan perhitungan dari data resmi di situs OJK, Senin (1/2/2016), total aset untuk industri asuransi jiwa konvesional sebesar Rp329,68 triliun. Kemudian, untuk total aset industri asuransi umum dan reasuransi konvensional sebesar Rp132,5 triliun.

Adapun untuk aset dari industri asuransi wajib sebesar Rp107 triliun, dan aset industri asuransi sosial sebesar Rp233 triliun.

Sehingga total aset industri asuransi konvensional hingga 31 Desember 2015 sebesar Rp802,24 triliun.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Hendrisman Rahim meyakini prospek asuransi akan membaik pada 2016. Hal itu juga ditopang akan membaiknya pendapatan dari produk asuransi berbalut investasi Unit-Linked. Musababnya, pendapatan investasi akan membaik, sehingga akan menggairahkan calon nasabah untuk membeli Unit-Linked.

Hingga akhir kuartal III, kontribusi premi dari Unit-Linked mencapai 53 persen pada total premi asuransi jiwa.

"Kami yakin, investasi akan membaik pada awal semester II 2016," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:35 WIB

Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya

Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:02 WIB

BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah

BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:57 WIB

Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan

Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan

Foto | Rabu, 01 April 2026 | 05:55 WIB

Jabat Pjs, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat ke OJK Lamar Dirut BEI 2026-2030

Jabat Pjs, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat ke OJK Lamar Dirut BEI 2026-2030

Video | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:30 WIB

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:00 WIB

97 Pinjol Langgar Aturan Persaingan Usaha, OJK Buka Suara

97 Pinjol Langgar Aturan Persaingan Usaha, OJK Buka Suara

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:02 WIB

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:08 WIB

KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK

KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!

Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 06:36 WIB

Terkini

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:36 WIB

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:42 WIB

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:52 WIB

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:27 WIB

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB