Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Jelang Puasa dan Lebaran, KPPU Ancam Praktik Kartel Pangan

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 03 Mei 2017 | 21:01 WIB
Jelang Puasa dan Lebaran, KPPU Ancam Praktik Kartel Pangan
Gedung Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berkomitmen untuk memperketat pengawasan perdagangan atau jalur distribusi komoditas pangan strategis menjelang datangnya bulan puasa Ramadhan dan lebaran Idul Fitri 1438 H. Hal ini diungkapkan Ketua KPPU Syarkawi Rauf usai mengikuti video konferensi lintas kementerian dan lembaga di Mabes Polri Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Turut hadir dalam video konfrensi tersebut, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Ikut serta dalam video konferensi itu yaitu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, serta seluruh jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia.

Syarkawi menjelaskan, kenaikan harga pangan utama seperti Daging Sapi, disparitàs harga daging ayam antara Peternak dengan konsumen akhir, beras, gula pasir putih, minyak goreng, garam, jagung, cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih dan lainnya pada saat bulan Ramadhan dan lebaran Idul Fitri masih menjadi persoalan yang terus terulang saban tahun. Padahal, ketersediaan pasokan komoditas pangan telah diperkirakan mampu memenuhi permintaan masyarakat.

"Kalau pasokan itu cukup, seharusnya harga pangan sampai kepada end user atau konsumen itu tidak bermasalah, atau tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Sehingga, kalau ada kenaikan harga bisa berarti ada orang yang mencoba bermain-main di rantai distribusi yang mengarah ke praktek kartel ataupun tindak pidana," kata Syarkawi, di Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Perlu kerja sama lintas kementerian dan lembaga untuk menyelesaikan sengkarut kenaikan harga pangan menjelang datangnya lebaran. Menurut dia, koordinasi interkementerian ini merupakan upaya pemerintah agar masyarakat Indonesia khususnya umat Islam dapat beribadah di bulan puasa Ramadhan dan Idul Fitri depan dengan nyaman dan aman.

Sehingga, masyarakat tidak terganggu oleh kelangkaan barang dan fluktuasi harga pangan yang melonjak tinggi. "Kegiatan video konferensi bersama Pak Mentan, Pak Mendag, Pak Mendagri, Dirut Bulog, dan Kapolri, difokuskan sebagai persiapan dalam menstabilkan harga-harga komoditas pangan strategis menjelang ramadan dan Idul Fitri," ujar Syarkawi.

Dalam pelaksaaan video konferensi tersebut, Kementerian Pertanian juga telah memastikan semua kebutuhan pokok strategis di Indonesia itu tersedia dalam jumlah yang cukup hingga pelaksanaan lebaran depan. Hal yang sama juga telah dinyatakan Kementerian Perdagangan terhadap tiga komoditas pangan stratregis yang sudah diatur harga eceran tertingginya (HET) dalam hal ini daging sapi, gula, dan minyak goreng.

Oleh karena itu, menjadi tugas dan fungsi KPPU untuk mengawasi jalannya distribusi pangan di Tanah Air agar sesuai dengan prinsip persaingan usaha yang sehat. Sehingga, fluktuasi harga masih dalam tahap yang wajar. "Fokus kami tidak hanya untuk penegakan hukum, tapi langkah preventif memanggil distributor dan melakukan warning, atau mendorong Bulog supaya lebih aktif melakukan operasi pasar," jelasnya.

Menurut Syarkawi, dalam waktu dekat, KPPU bersama aparat kepolisian akan menggelar pertemuan bersama dengan para distributor pangan sebagai upaya tindakan pengawasan. "Kami sudah memetakan rantai distribusi di masing-masing komoditas itu. kami juga sudah punya data pemain-pemain di semua level distribusi," ujar dia.

KPPU berharap langkah ini dapat meminimalisir munculnya distributir nakal yang mencoba melakukan praktek kartel atau tindak pidana. Dengan demikian, harga pangan di saat bulan Ramadhan maupun menjelang lebaran Idul Fitri tidak mengalami fluktuasi harga yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Tujuh Substansi Baru Dalam RUU Persaingan Usaha

Inilah Tujuh Substansi Baru Dalam RUU Persaingan Usaha

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 20:58 WIB

Mentan Marah Kartel Cabai Raih Untung Rp2 Miliar per Orang

Mentan Marah Kartel Cabai Raih Untung Rp2 Miliar per Orang

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 15:02 WIB

Jaga Pasokan Bulan Ramadhan, Bulog Impor Daging Kerbau Dari India

Jaga Pasokan Bulan Ramadhan, Bulog Impor Daging Kerbau Dari India

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 12:35 WIB

KPPU Beri 3 Rekomendasi untuk Atasi Polemik Taksi Online

KPPU Beri 3 Rekomendasi untuk Atasi Polemik Taksi Online

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 03:30 WIB

Perangi Kartel Pangan, Kemenkeu Gandeng KPPU

Perangi Kartel Pangan, Kemenkeu Gandeng KPPU

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 20:11 WIB

Pantau Harga Pangan, Jokowi Minta Kemendag Kembangkan Aplikasi

Pantau Harga Pangan, Jokowi Minta Kemendag Kembangkan Aplikasi

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 08:33 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Pemerintah Libatkan BMKG

Antisipasi Gagal Panen, Pemerintah Libatkan BMKG

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 13:42 WIB

Bahas Pangan, Menko Darmin Panggil Menteri Ekonomi

Bahas Pangan, Menko Darmin Panggil Menteri Ekonomi

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:04 WIB

KPPU Gali Indikasi Adanya Monopoli di Jaringan Pita Lebar

KPPU Gali Indikasi Adanya Monopoli di Jaringan Pita Lebar

Tekno | Sabtu, 21 Januari 2017 | 03:38 WIB

KPPU: Persaingan Sehat Tingkatkan Iklim Investasi di Indonesia

KPPU: Persaingan Sehat Tingkatkan Iklim Investasi di Indonesia

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 19:26 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB