Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Kementerian PUPR Bangun Jalan Baru di Jalur Selatan Jawa

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 08 Juli 2017 | 09:13 WIB
Kementerian PUPR Bangun Jalan Baru di Jalur Selatan Jawa
Jalan raya baru yang dibangun Kementerian PUPR di Pulau Jawa. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan,dalam mempersiapkan jalur mudik lebaran, Kementerian PUPR sudah mempersiapkan perencanaan yang matang dan bekerja jauh hari sebelum musim mudik Lebaran tiba. Selain kesiapan sarana dan prasarana, kelancaran arus mudik juga ditentukan oleh faktor lain yakni regulasi, rekayasa lalu lintas dan perilaku pengendara sendiri.

“Untuk jalur mudik 2017 sudah dipersiapkan sejak tahun 2016. Sedangkan arus mudik Lebaran tahun 2018, kami akan siapkan mulai Agustus besok. Jadi kami hanya punya waktu selama 10 bulan ke depan untuk mempersiapkan jalur mudik tahun depan," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (7/7/2017). 

Dalam rangka pelayanan mudik tahun 2018, Kementerian PUPR akan meningkatkan pelayanan jalan di jalur Lintas Selatan terutama di beberapa titik yang kemarin sering terjadi kemacetan, terutama di Underpass Nagreg, sehingga perlu dicarikan solusi yang tepat untuk memecah kemacetan dengan dibuat jalan alternative baru.

Jalan alternatif yang akan dibangun yakni dari Ciawi-Cikijing lalu masuk Jalan Lingkar Jatigede-Sumedang-Bandung. "Sudah ada desainnya dan akan segera di lelang. Semoga tahun depan sudah bisa dimanfaatkan saat mudik," ucap Menteri Basuki. Selain mengatasi kemacetan di jalur Nagreg, Kementerian PUPR juga akan menyiapkan jalur alternatif lain seperti jalur Limbangan-Gentong yang berada di lintas tengah Jawa Barat. Untuk jalur alternatif lain adalah terutama di jalur Krukut, Purwokerto, Patakan hingga Temanggung juga akan disiapkan rencananya lebih baik lagi.

Sedangkan untuk Jalan Tol Trans Jawa, Kementerian PUPR akan memfokuskan untuk menyelesaikan ruas Brebes Timur-Grinsing hingga Semarang agar saat dilewati sudah 4 lajur tol meskipun belum beroperasi.

Untuk antisipasi mudik tahun ini, adanya tambahan tol darurat sepanjang 337 Km di Pulau Jawa dan 65 Km di Pulau Sumatera, sangat membantu mengurangi kemacetan panjang arus mudik. Disamping itu jalan nasional dan jalan alternatif utama sudah dilakukan perbaikan dan dihentikan pada H-10 sehingga kondisinya mantap.

Pada rest area di jalan tol, Kementerian PUPR juga membantu menyediakan mobile toilet sebanyak 13 unit (4 bilik per unit) di 11 rest area jalan tol Jawa. Disamping itu juga disiagakan sebanyak 30 personel yang bekerja memastikan toilet mobile tersebut dapat berfungsi dengan baik sejak tanggal 15 Juni sampai 9 Juli 2017.

Untuk mengurangi kepadatan pada ruas jalan Tegal - Purwokerto yang menjadi jalur kendaraan dari Pantura menuju lintas tengah dan selatan Jawa. Kementerian PUPR juga membangun 4 flyover pada perlintasan sebidang kereta api yakni Klonengan, Dermoleng, Kretek, dan Kesambi. Pada hari biasa waktu yang dibutuhkan dari Pejagan melewati empat perlintasan kereta ini sejauh 60 Km sekitar 4 jam, namun saat mudik lebaran tahun 2016 bisa hingga 14-16 jam. Dengan berfungsinya keempat flyover pada mudik Lebaran tahun ini, dengan kondisi traffic diperkirakan dapat berkurang menjadi sekitar 5-6 jam.

Sementara itu di Semarang, banjir rob yang kerap menggenangi jalan mulai dari Kaligawe hingga Genuk, telah ditangani dengan telah selesainya Polder Babon tahun lalu dan dilanjutkan tahun ini untuk Polder Sringin dengan pembuatan tanggul dari Kali Tenggang ke Sringin yang merupakan bagian sistem penanggulangan banjir Kota Semarang.

Selain itu Kementerian PUPR juga menyiapkan alat berat untuk daerah rawan longsor yang disiagakan bersama petugas di Posko Siaga Sapta Taruna yang ada di beberapa lokasi penting untuk penanganan apabila terjadi bencana maupun kerusakan. Di luar Jawa, pada arus mudik 2017 kemarin, Kementerian PUPR menyiagakan underpas Mandai sepanjang 1050 neter untuk memecah kemacetan antara Makassar, Maros dan kawasan sekitarnya. Underpass itu sudah diresmikan pada 18 Juni kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Program Hibah Air Minum Tingkatkan Akses MBR

Program Hibah Air Minum Tingkatkan Akses MBR

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 14:41 WIB

Konstruksi Proyek Tol MKTT di Sumatera Utara Telah 79,8 Persen

Konstruksi Proyek Tol MKTT di Sumatera Utara Telah 79,8 Persen

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2017 | 08:14 WIB

Luhut Minta MRT Jakarta Fokus Garap Rute Cikarang-Balaraja

Luhut Minta MRT Jakarta Fokus Garap Rute Cikarang-Balaraja

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2017 | 07:03 WIB

Tahap Kedua Proyek MRT Jakarta Dimulai Oktober 2018

Tahap Kedua Proyek MRT Jakarta Dimulai Oktober 2018

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2017 | 06:59 WIB

Proyek Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin Ditargerkan Kelar 2019

Proyek Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin Ditargerkan Kelar 2019

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2017 | 06:44 WIB

Perizinan Sistem Online Dorong Capaian Program Satu Juta Rumah

Perizinan Sistem Online Dorong Capaian Program Satu Juta Rumah

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 17:32 WIB

2018, Menteri PUPR akan Bangun Jalan Layang Nagreg dan Limbangan

2018, Menteri PUPR akan Bangun Jalan Layang Nagreg dan Limbangan

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 11:35 WIB

Bappenas Bujuk Australia Gencar Investasi Infrastruktur

Bappenas Bujuk Australia Gencar Investasi Infrastruktur

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 14:06 WIB

Pemudik  Nikmati Keindahan  Kelok Sembilan di Jalur Sumbar-Riau

Pemudik Nikmati Keindahan Kelok Sembilan di Jalur Sumbar-Riau

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 00:01 WIB

Ruang Terbuka Hijau di Indonesia Bertambah 247 Titik Berkat P2KH

Ruang Terbuka Hijau di Indonesia Bertambah 247 Titik Berkat P2KH

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 08:39 WIB

Terkini

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:45 WIB

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:34 WIB

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:13 WIB

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:06 WIB

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:02 WIB

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:53 WIB

Rupiah Sentuh Level Terendah Lagi Rp 17.188/USD

Rupiah Sentuh Level Terendah Lagi Rp 17.188/USD

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:44 WIB

Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air

Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:35 WIB

Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF dan Investor Global, Analis: Momentum Perkuat Kedaulatan

Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF dan Investor Global, Analis: Momentum Perkuat Kedaulatan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:59 WIB