Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

BKPM-Lemsaneg Digitalisasi Layanan Investasi

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 17 Juli 2017 | 03:00 WIB
BKPM-Lemsaneg Digitalisasi Layanan Investasi
Penandatanganan nota kesepahaman BKPM dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation di Tokyo, Jepang, Kamis (24/11/2016). [Dok BKPM]

Arahan Presiden Joko Widodo untuk terus memperbaiki layanan investasi direspons aktif oleh pimpinan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Salah satunya adalah dengan menggandeng Lembaga Sandi Negara untuk melakukan digitalisasi layanan investasi terutama terkait izin prinsip yang dibutuhkan oleh investor asing maupun domestik. Kerjasama tersebut dipayungi dalam penandatanganan antara Kepala Pusat Data dan Informasi BKPM dengan Kepala Balai Sertifikasi Elektronik Lembaga Sandi Negara di BKPM, Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM Lestari Indah mengemukakan bahwa penandatanganan kerjasama tersebut diharapkan akan membantu upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi investor. “Per 3 Juli 2017 kami sudah mulai melayani penerbitan sertifikat digital untuk izin prinsip. Ke depan kami juga akan menyiapkan izin usaha dalam bentuk sertifikat digital,” ujarnya usai penandatanganan kerjasama Pusdatin BKPM dengan BSE Lemsaneg di kantor BKPM.

Menurut Lestari, kerjasama tersebut akan memperkuat komitmen pemerintah untuk memberikan layanan perizinan digital bagi investor. “Jadi ini melengkapi PTSP pusat yang diluncurkan Presiden Jokowi 26 Januari 2016. Sekarang mulai submit aplikasi hingga penerbitan izin prinsip, investor tidak perlu bertatap muka dan keseluruhan prosesnya paperless,” paparnya.

Lestari melanjutkan bahwa dirinya langsung merasakan bagaimana manfaat digitalisasi pelayanan tersebut yang memudahkan tidak hanya publik sebagai sasaran pelayanan, namun juga bagi pemerintah sebagai penyelenggara layanan. “Kalau dulu, setelah rapat di luar kantor kembali ke ruangan biasanya berkasnya menumpuk sekarang sudah tidak lagi,” ungkapnya.

Berbagai kerjasama lintas instansi pemerintah digagas oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal. Sebelumnya, BKPM juga telah mengintegrasikan sistem dengan Kementerian Perhubungan serta Kementerian Lingkungan Hidup. Dalam kerjasama kali ini, BSE Lemsaneg membantu BKPM untuk melakukan digitalisasi layanan izin prinsip, sehingga investor yang mengurus perizinan izin prinsip bisa langsung mendapatkan izin yang diperlukan secara digital.

Sementara Sekretaris Utama Lembaga Sandi Negara Syahrul Mubarok menjelaskan bahwa langkah BKPM yang aktif untuk melakukan digitalisasi layanan dengan tetap mempertimbangkan pengamanan perlu diikuti oleh instansi pemerintah lainnya.

“Hingga kini baru 70 persen instansi pemerintah baik pusat dan daerah yang telah memanfaatkan sertifikasi secara elektronik ini. Kita jangan kalah dengan Korea Selatan yang seluruh penduduknya telah memiliki digital signature. Kami sendiri menargetkan 2 tahun ke depan seluruh PNS bisa memiliki digital signature,” lanjutnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Utama BKPM Anhar Adel, Kepala Balai Sertifikasi Elektronik Lemsaneg Anton Setiawan, Kepala Pusdatin BKPM Siti Romayah serta pejabat dan staf Lemsaneg yang ditempatkan di BKPM. Kerjasama antar instansi pemerintah tersebut diharapkan berkontribusi positif dalam mendukung upaya untuk mengejar target realisasi investasi nasional yang tahun ini dipatok Rp678,8 triliun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengusaha Jepang Diminta Tak Ragu Investasi Infrastruktur

Pengusaha Jepang Diminta Tak Ragu Investasi Infrastruktur

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 23:21 WIB

IPW Akui Isu Politik Jelang 2019 Pengaruhi Investasi Properti

IPW Akui Isu Politik Jelang 2019 Pengaruhi Investasi Properti

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2017 | 22:31 WIB

Genjot Investasi Migas, Pemerintah akan Buat PP Gross Split

Genjot Investasi Migas, Pemerintah akan Buat PP Gross Split

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 15:01 WIB

Sempat Gagal, Pemerintah Jemput Bola Lelang 15 Blok Migas

Sempat Gagal, Pemerintah Jemput Bola Lelang 15 Blok Migas

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 14:53 WIB

Inilah Daftar Nama 15 Wilayah Kerja Migas yang Baru

Inilah Daftar Nama 15 Wilayah Kerja Migas yang Baru

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:18 WIB

Sarapan Bareng Bos Migas, Jonan Obral 15 Wilayah Kerja Migas

Sarapan Bareng Bos Migas, Jonan Obral 15 Wilayah Kerja Migas

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:11 WIB

BKPM: Jokowi ke Turki Hasilkan Investasi 520 Juta Dolar  AS

BKPM: Jokowi ke Turki Hasilkan Investasi 520 Juta Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 09:20 WIB

Jokowi Ingin Investor Mau Berinvestasi di Aceh

Jokowi Ingin Investor Mau Berinvestasi di Aceh

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 13:56 WIB

Crown Group: Properti di Sydney Menarik Bagi Investor Asia

Crown Group: Properti di Sydney Menarik Bagi Investor Asia

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 12:34 WIB

Jokowi Minta Diaspora Bawa Investor Masuk ke Indonesia

Jokowi Minta Diaspora Bawa Investor Masuk ke Indonesia

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 11:45 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB