Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Jokowi: Jangan Inferior dan Minder dengan Orang Asing

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 19 Oktober 2017 | 11:57 WIB
Jokowi: Jangan Inferior dan Minder dengan Orang Asing
Presiden Joko Widodo (Antara)
Presiden Joko Widodo membuka Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Secara Serempak seluruh Indonesia di stadion utama Glora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017). Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan kunci memenangkan persaingan global.
 
"Saudara saudara sekalian, kita sekarang ini baru berada pada era kompetisi global, kompetisi antar negara. Salah satu kunci untuk memenangkan persaingan‎ adalah pembangunan infrastruktur. Ini menjadi fondasi yang sangat mendasar sekali," kata Jokowi.
 
Namun dalam kompetisi juga harus punya sumber daya manusia yang mumpuni. Menurutnya kompetisi mustahil dimenangkan tanpa infrastruktur yang memadai.
 
"Jangan bermimpi kita bisa bersaing dengan negara-negara lain, bisa berkompetisi dengan negara lain dan memenangkannya kalau infrastruktur kita tinggal," ujar dia.
 
Dia memberikan contoh, jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan, dan bandara‎ Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara lain. Makanya kini ia giat pembangunan infrastruktur tersebut.
 
"Itu untuk mengejar ketertinggalan, karena supaya saudara tahu, biaya transportasi di Indonesia dibandingkan negara tetangga kita, Singapura, Malaysia masih 2-2,5 kali lipat mahalnya," ‎kata dia.
 
Menurut dia mahalnya biaya transportasi di Indonesia karena infrastruktur yang belum bagus. Maka dari itu kini pemerintah terus menggenjot pengerjaan infrastruktur agar segera rampung.
 
"Oleh sebab itu kita bekerja pagi, siang dan malam untuk menyelesaikan ini agar kita bisa bersaing dengan negara lain. ‎Kita harus bekerja keras, percepat pembangunan ini," ujar dia. 
 
Sekarang pemerintah telah membangun proyek infrastruktur di berbagai daerah, seperti di Kalimantan 24 proyek, Sulawesi 27 proyek, Maluku, Papua 13 proyek, Sumatera 61 pro‎yek dan wilayah lainnya. Oleh sebab itu, lanjut dia, dibutuhkan tenaga kerja yang trampil dalam mengerjakan proyek-proyek infrastruktur.
 
"Artinya pembangunan infrastruktur bukan hanya membutuhkan tenaga-tenaga konstruksi dalam jumlah besar, tapi kita juga perlu tenaga kerja konstruksi yang handal, terlatih, terampil dan bersertifikat," kata dia.
 
Dia menambahkan tenaga kerja konstruksi di seluruh Indonesia, baik yang bekerja di pemerintah, BUMN dan swasta, berjumlah tujuh juta orang. Dari tujuh juta pekerja konstruksi itu baru sembilan persen atau sekitar 600 ribu yang bersertifikat.
 
"Oleh sebab itu saudara-saudara semuanya sangat beruntung sekali kalau ‎nanti sudah pegang sertifikat tenaga kerja konstruksi Indonesia, ini akan meningkatkan kualitas-kualitas SDM kita," ujar dia. 
 
Dengan begitu, kata dia, manajemen proyek infrastruktur jadi lebih bagus. Seperti bagaimana mengatur keselamatan kerja, mengelola kebersihan dari lokasi-lokasi proyek yang ada dan sebagainya.
 
"Kalau orang Jepang bisa membangun dengan kualitas yang baik, orang Jerman bisa membangun dengan kualitas yang baik, kenapa kita di Indonesia nggak bisa? Bisa kita. Kita harus yakin bahwa kita juga bisa melakukan seperti yang mereka kerjakan. Jangan merasa inferior, jangan merasa minder bahwa mereka lebih baik, tidak. Tapi kita harus meningkatkan lagi kualitas, keterampilan kita," kata dia.
 
"Kita terlatih, terampil sehingga barang-barang yang kita hasilkan betul-betul memiliki sebuah kualitas dengan standar internasional," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:38 WIB

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

News | Minggu, 19 April 2026 | 13:41 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB

Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3

Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:54 WIB

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:21 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 52 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 52 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:27 WIB

Jokowi Telepon MBS, Tanya Kapan Perang Iran Selesai: Dijawab Gak Jelas

Jokowi Telepon MBS, Tanya Kapan Perang Iran Selesai: Dijawab Gak Jelas

Video | Senin, 06 April 2026 | 20:00 WIB

Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi

Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:41 WIB