BukuKas, Solusi Praktis Pembukuan Digital UMKM

Fabiola Febrinastri

Senin, 11 Mei 2020 | 10:00 WIB
BukuKas, Solusi Praktis Pembukuan Digital UMKM
BukuKas, solusi praktis pembukuan digital UMKM. (Dok : BukuKas)

Suara.com - Di era digital ini, dukungan teknologi membuat para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peluang yang lebih besar untuk memajukan bisnis mereka dan meningkatkan daya saing di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, UMKM dapat menemukan target pasar yang lebih beragam dan memperluas jangkauan pasar mereka, bahkan hingga ke tingkat global.

Untuk bisa meraih pencapaian tersebut, penting bagi para pelaku UMKM untuk membenahi segala aspek dalam bisnis mereka agar mampu tumbuh pesat. Dari sekian banyak aspek yang perlu dibenahi, faktor pengelolaan finansial menjadi hal yang sangat penting. UMKM harus mampu melakukan pembukuan keuangan dengan baik.

Sayangnya, pembukuan terkadang kurang diperhatikan karena mereka belum paham betul mengenai pentingnya memiliki catatan keuangan yang rapi dan terorganisir. Para pelaku UMKM, terlebih para pemula, menganggap pembukuan tidak terlalu mempengaruhi bisnis mereka, mengingat cash flow mereka tidak rumit, pangsa pasar masih cenderung terjangkau, dan variasi produk belum begitu banyak.

Padahal, pembukuan merupakan suatu fondasi terpenting bagi UMKM jika ingin maju, karena berkembangnya sebuah bisnis berawal dari manajemen keuangan yang baik. Pengelolaan yang baik, berarti para pelaku UMKM mengetahui setiap pergerakan arus kas dan dapat mengontrol pengeluaran uang agar usaha mereka tidak mengalami kerugian.

Caranya sebenarnya mudah. Cukup dengan rajin mencatat setiap transaksi keuangan yang dilakukan, baik itu penjualan, pembelanjaan modal, pelanggan yang berhutang, dan pembayaran tempat sewa. Namun pada kenyataannya, hal ini belum tentu mudah untuk dijalankan jika semua dilakukan secara manual, tidak sistematis, dan tidak terintegrasi.

Di sinilah penggunaan teknologi digital perlu dioptimalkan. UMKM harus mampu go-online, dengan memanfaatkan internet untuk mengakses aplikasi yang dapat membantu mereka untuk melakukan pembukuan secara digital.

Manfaat pembukuan yang terorganisir
Pembukuan dapat diartikan sebagai proses pencatatan seluruh transaksi keuangan yang dilakukan oleh suatu usaha, mulai dari investasi yang dilakukan, transaksi pembelian, penjualan produk barang atau layanan, pengeluaran, hingga keuntungan yang dihasilkan.

Semua transaksi keuangan bisnis perlu dikelola dengan baik, dan hal ini dapat dilakukan secara praktis dengan aplikasi digital.

baca juga

Selanjutnya, segala transaksi yang tercatat dalam pembukuan keuangan tersebut bukan sekedar kumpulan data dan angka, tetapi dapat diolah dan ditelaah sehingga menjadi dasar bagi pengambilan suatu keputusan untuk pengembangan bisnis lebih lanjut.

Hasil analisis tersebut, yang dibuat secara periodik, dapat menjadi referensi untuk menentukan strategi pemasaran, memperluas jangkauan market, dan merencanakan ekspansi bisnis. Keputusan yang diambil berdasarkan data manajemen keuangan yang akurat akan mengurangi resiko terjadinya kerugian.

Manajemen keuangan yang buruk merupakan sumber masalah kegagalan dalam suatu usaha. Hal ini tentu dapat dicegah dengan menggunakan aplikasi digital yang mampu membantu para pelaku usaha untuk dapat mengelola keuangan mereka, termasuk memisahkan antara modal, hutang piutang dan keuntungan.

BukuKas sebagai solusi digital bagi pembukuan UMKM
Kini telah hadir BukuKas, suatu aplikasi digital yang dapat menjadi solusi bagi UMKM untuk dapat melakukan pembukuan secara praktis dan gratis.

Cukup dengan mengunduh aplikasi tersebut melalui Google PlayStore dan mengikuti petunjuk penggunaannya, para pelaku usaha dapat memanfaatkan beragam fitur yang ditawarkan dalam aplikasi tersebut untuk melakukan segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan mereka.

Sudah saatnya UMKM melakukan perubahan dalam bisnis mereka di era digital ini dengan memanfaatkan aplikasi ini, sehingga mereka semakin mampu untuk bertahan di tengah persaingan bisnis yang ketat, bahkan bisa berkembang.

Dengan aplikasi keuangan BukuKas ini, para pelaku UMKM dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan praktis dan lancar, serta mudah untuk memonitor perkembangan usaha mereka dimana saja dan kapan saja, karena semua dapat dilakukan dalam genggaman perangkat mobile.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASN Diminta Belanja di Warung Tetangga Supaya Ekonomi Bergerak

ASN Diminta Belanja di Warung Tetangga Supaya Ekonomi Bergerak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2020 | 07:12 WIB

Komisi VI Minta Realisasi Kebijakan untuk Industri dan UMKM

Komisi VI Minta Realisasi Kebijakan untuk Industri dan UMKM

DPR | Rabu, 06 Mei 2020 | 14:15 WIB

Dampak Covid-19, Pedagang Tempe Ikut Nikmati Relaksasi Kredit UMKM

Dampak Covid-19, Pedagang Tempe Ikut Nikmati Relaksasi Kredit UMKM

Bisnis | Senin, 04 Mei 2020 | 10:40 WIB

Sri Mulyani Tanggung Bunga Kredit 28,3 Juta Debitur

Sri Mulyani Tanggung Bunga Kredit 28,3 Juta Debitur

Bisnis | Kamis, 30 April 2020 | 18:46 WIB

Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 10,26 Persen di Tengah Pandemi Corona

Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 10,26 Persen di Tengah Pandemi Corona

Bisnis | Kamis, 30 April 2020 | 14:10 WIB

5 Skema Pemerintah Bantu Pelaku Usaha Terdampak Wabah Corona

5 Skema Pemerintah Bantu Pelaku Usaha Terdampak Wabah Corona

Bisnis | Rabu, 29 April 2020 | 21:01 WIB

Terkini

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:30 WIB

Garmin Pamerkan Inovasi Kesehatan Digital Terbaru dalam Garmin Health Summit 2026 di Bangkok

Garmin Pamerkan Inovasi Kesehatan Digital Terbaru dalam Garmin Health Summit 2026 di Bangkok

Health | Selasa, 03 November 2026 | 09:29 WIB

×