Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

BukuKas, Solusi Praktis Pembukuan Digital UMKM

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 10:00 WIB
BukuKas, Solusi Praktis Pembukuan Digital UMKM
BukuKas, solusi praktis pembukuan digital UMKM. (Dok : BukuKas)

Suara.com - Di era digital ini, dukungan teknologi membuat para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peluang yang lebih besar untuk memajukan bisnis mereka dan meningkatkan daya saing di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, UMKM dapat menemukan target pasar yang lebih beragam dan memperluas jangkauan pasar mereka, bahkan hingga ke tingkat global.

Untuk bisa meraih pencapaian tersebut, penting bagi para pelaku UMKM untuk membenahi segala aspek dalam bisnis mereka agar mampu tumbuh pesat. Dari sekian banyak aspek yang perlu dibenahi, faktor pengelolaan finansial menjadi hal yang sangat penting. UMKM harus mampu melakukan pembukuan keuangan dengan baik.

Sayangnya, pembukuan terkadang kurang diperhatikan karena mereka belum paham betul mengenai pentingnya memiliki catatan keuangan yang rapi dan terorganisir. Para pelaku UMKM, terlebih para pemula, menganggap pembukuan tidak terlalu mempengaruhi bisnis mereka, mengingat cash flow mereka tidak rumit, pangsa pasar masih cenderung terjangkau, dan variasi produk belum begitu banyak.

Padahal, pembukuan merupakan suatu fondasi terpenting bagi UMKM jika ingin maju, karena berkembangnya sebuah bisnis berawal dari manajemen keuangan yang baik. Pengelolaan yang baik, berarti para pelaku UMKM mengetahui setiap pergerakan arus kas dan dapat mengontrol pengeluaran uang agar usaha mereka tidak mengalami kerugian.

Caranya sebenarnya mudah. Cukup dengan rajin mencatat setiap transaksi keuangan yang dilakukan, baik itu penjualan, pembelanjaan modal, pelanggan yang berhutang, dan pembayaran tempat sewa. Namun pada kenyataannya, hal ini belum tentu mudah untuk dijalankan jika semua dilakukan secara manual, tidak sistematis, dan tidak terintegrasi.

Di sinilah penggunaan teknologi digital perlu dioptimalkan. UMKM harus mampu go-online, dengan memanfaatkan internet untuk mengakses aplikasi yang dapat membantu mereka untuk melakukan pembukuan secara digital.

Manfaat pembukuan yang terorganisir
Pembukuan dapat diartikan sebagai proses pencatatan seluruh transaksi keuangan yang dilakukan oleh suatu usaha, mulai dari investasi yang dilakukan, transaksi pembelian, penjualan produk barang atau layanan, pengeluaran, hingga keuntungan yang dihasilkan.

Semua transaksi keuangan bisnis perlu dikelola dengan baik, dan hal ini dapat dilakukan secara praktis dengan aplikasi digital.

Selanjutnya, segala transaksi yang tercatat dalam pembukuan keuangan tersebut bukan sekedar kumpulan data dan angka, tetapi dapat diolah dan ditelaah sehingga menjadi dasar bagi pengambilan suatu keputusan untuk pengembangan bisnis lebih lanjut.

Hasil analisis tersebut, yang dibuat secara periodik, dapat menjadi referensi untuk menentukan strategi pemasaran, memperluas jangkauan market, dan merencanakan ekspansi bisnis. Keputusan yang diambil berdasarkan data manajemen keuangan yang akurat akan mengurangi resiko terjadinya kerugian.

Manajemen keuangan yang buruk merupakan sumber masalah kegagalan dalam suatu usaha. Hal ini tentu dapat dicegah dengan menggunakan aplikasi digital yang mampu membantu para pelaku usaha untuk dapat mengelola keuangan mereka, termasuk memisahkan antara modal, hutang piutang dan keuntungan.

BukuKas sebagai solusi digital bagi pembukuan UMKM
Kini telah hadir BukuKas, suatu aplikasi digital yang dapat menjadi solusi bagi UMKM untuk dapat melakukan pembukuan secara praktis dan gratis.

Cukup dengan mengunduh aplikasi tersebut melalui Google PlayStore dan mengikuti petunjuk penggunaannya, para pelaku usaha dapat memanfaatkan beragam fitur yang ditawarkan dalam aplikasi tersebut untuk melakukan segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan mereka.

Sudah saatnya UMKM melakukan perubahan dalam bisnis mereka di era digital ini dengan memanfaatkan aplikasi ini, sehingga mereka semakin mampu untuk bertahan di tengah persaingan bisnis yang ketat, bahkan bisa berkembang.

Dengan aplikasi keuangan BukuKas ini, para pelaku UMKM dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan praktis dan lancar, serta mudah untuk memonitor perkembangan usaha mereka dimana saja dan kapan saja, karena semua dapat dilakukan dalam genggaman perangkat mobile.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASN Diminta Belanja di Warung Tetangga Supaya Ekonomi Bergerak

ASN Diminta Belanja di Warung Tetangga Supaya Ekonomi Bergerak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2020 | 07:12 WIB

Komisi VI Minta Realisasi Kebijakan untuk Industri dan UMKM

Komisi VI Minta Realisasi Kebijakan untuk Industri dan UMKM

DPR | Rabu, 06 Mei 2020 | 14:15 WIB

Dampak Covid-19, Pedagang Tempe Ikut Nikmati Relaksasi Kredit UMKM

Dampak Covid-19, Pedagang Tempe Ikut Nikmati Relaksasi Kredit UMKM

Bisnis | Senin, 04 Mei 2020 | 10:40 WIB

Sri Mulyani Tanggung Bunga Kredit 28,3 Juta Debitur

Sri Mulyani Tanggung Bunga Kredit 28,3 Juta Debitur

Bisnis | Kamis, 30 April 2020 | 18:46 WIB

Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 10,26 Persen di Tengah Pandemi Corona

Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 10,26 Persen di Tengah Pandemi Corona

Bisnis | Kamis, 30 April 2020 | 14:10 WIB

5 Skema Pemerintah Bantu Pelaku Usaha Terdampak Wabah Corona

5 Skema Pemerintah Bantu Pelaku Usaha Terdampak Wabah Corona

Bisnis | Rabu, 29 April 2020 | 21:01 WIB

Terkini

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB