Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Berkah UMKM Perajin Dompet Kain Tenun Badui: Hits Sejak 20 Tahun Lalu

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 08 Mei 2024 | 09:52 WIB
Berkah UMKM Perajin Dompet Kain Tenun Badui: Hits Sejak 20 Tahun Lalu
Pelaku UMKM produksi dompet kain tenun Badui di Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak sejak dua pekan terakhir mengalami lonjakan penjualan [ANTARA/Mansyur].

Suara.com - Dompet kain tenun khas Badui adalah salah satu produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah memiliki pasar menjanjikan. Berbahan baku kain produksi kerajinan masyarakat Badui, dan tersedia dalam bermacam motif dan warna.

Dikutip dari kantor berita Antara, kualitas dompet kain tenun Badui adalah tahan lama, termasuk menghadapi cuaca hujan mau pun panas, serta tidak gampang robek.

"Kami memproduksi dompet kain tenun Badui sudah 20 tahun, dan sampai kini masih bertahan," jelas Yahya (60), salah satu pelaku UMKM dompet tenun Badui di Bangkalok Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (8/5/2024).

Produk ia pasarkan sekira Rp 600.000 per lusin, atau per 12 unit satuan. Dengan daya serap pasar atau permintaan pelanggan kini mencapai 500 lusin, dari sebelumnya 200 lusin per bulan.

Dengan meningkatnya permintaan pelanggan ini, Yahya sebagai pebisnis UMKM menambah tenaga kerja sektor produksi, dari enam orang kini mencapai 10 orang.

Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Lebak, Imam Suangsa menyatakan bahwa pemerintah daerah kini memfasilitasi promosi dompet tenun Badui. Caranya diikutkan pameran hingga ke luar daerah. Ada pun tujuannya meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Berikutnya, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak memasang target agar semua pelaku UMKM diwajibkan masuk ekosistem digital. Sehingga pemasarannya bisa menembus pasar domestik dan mancanegara.

"Kami minta di masa mendatang semua pelaku UMKM dapat memanfaatkan platform daring secara online karena sangat membantu omzet pendapatan ekonomi masyarakat, juga mampu mengatasi kemiskinan," imbau Imam Suangsa.

Saat ini, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Lebak yang menerima bantuan dari pemerintah tercatat 117.269 unit usaha. Sebagian besar bergerak di bidang perdagangan dan kerajinan bambu, dompet, kain batik, serta kuliner.

Khusus pelaku UMKM produksi dompet tenun Badui di Kabupaten Lebak, dua pekan terakhir ini mengalami lonjakan pemesanan. Yang membanggakan, kualitasnya dinilai lebih baik dibandingkan produk pabrikan.

"Kami sejak dua bulan terakhir ini merasa kewalahan melayani permintaan pelanggan," ungkap Yahya, salah satu pelaku UMKM sektor kerajinan dompet tenun Badui.

"Kami bisa memberikan upah kepada pekerja sekitar Rp 1,6 juta per pekan dengan sistem borongan per dompet Rp 10 ribu," lanjutnya.

Senada dipaparkan Rahmat (55), juga pelaku UMKM dompet tenun Badui.

Ia menyatakan produksi rumah bisnisnya mengalami lonjakan. Dari 100 lusin per bulan sampai 250 lusin per bulan.

baca juga

Rahmat sendiri telah 15 tahun mengirim produknya kepada pedagang besar di Pasar Senen dan Mangga Dua, Jakarta. Modal produksi berasal dari pelanggan partai besar.

"Kami sekarang bisa menghasilkan omzet Rp 270 juta dari semula Rp 100 juta per bulan, karena adanya peningkatan permintaan pelanggan," jelasnya.

Semoga keberhasilan para pelaku UMKM di sektor produk berbahan tenun khas Badui ini terus bertambah, dengan memberikan manfaat cuan serta menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB

cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi

cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:59 WIB

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:24 WIB

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Udara Lebih Bersih, Rumah Lebih Nyaman: Inovasi AC yang Jawab Kebutuhan Keluarga Modern

Udara Lebih Bersih, Rumah Lebih Nyaman: Inovasi AC yang Jawab Kebutuhan Keluarga Modern

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:55 WIB

Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!

Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:20 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

APKLI-P Luncurkan Kanal Keluh Kesah PKL UMKM, Ali Mahsun: Keperpihakan Nyata Presiden Prabowo

APKLI-P Luncurkan Kanal Keluh Kesah PKL UMKM, Ali Mahsun: Keperpihakan Nyata Presiden Prabowo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:00 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Terkini

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB