Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

General Motors PHK 500 Karyawan, Paling Banyak di Wilayah Ini

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 17 April 2025 | 13:19 WIB
General Motors PHK 500 Karyawan, Paling Banyak  di Wilayah Ini
PHK karyawan

Suara.com - Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) terus dialami dunia. Apalagi, perang tarif yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump memukul semua lini bisnis di seluruh dunia. Termasuk industri otomotif yang mengurangi produksi mobilnya dikarenakan tingginya tarif yang dibuat oleh Trump.

Tentunya itu berdampak pada kas perusahaan yang makin menipis dikarenakan keuntungan terus menurun. Salah satunya dialami oleh General Motors yang emangkas produksi mobil van pengiriman BrightDrop bertenaga listrik di sebuah pabrik di Kanada.

Perusahaan juga akan menghentikan produksi fasilitas tersebut hingga sebagian besar tahun 2025, perusahaan tersebut mengonfirmasi akan memutuskan kontrak kerja karyawannya. Salah satunya lokasi Pabrik perakitan CAMI di Ingersoll, Ontario mengurangi waktu karyawan bekerja sehingga menghilangkan 500 pekerjaan.

Lantaran pabrik ini telah menghentikan produksinya mulai bulan Mei selama sekitar 20 minggu hingga bulan Oktober.
Disusul perakitan paket baterai di pabrik tersebut juga akan dihentikan pada minggu-minggu tanggal 21 April dan 28 April, menjelang penutupan yang berkepanjangan.

"Penyesuaian ini terkait langsung dengan menanggapi permintaan pasar dan menyeimbangkan kembali inventaris. Produksi BrightDrop dan perakitan baterai EV akan tetap berada di CAMI," kata perwakilan GM dalam sebuah pernyataan melalui email dilansir CNBC International, Kamis (17/12/2025).

Sedangkan Lana Payne, presiden serikat pekerja Kanada Unifor, yang mewakili para pekerja di pabrik tersebut, menggambarkan tindakan phk tersebut sebagai pukulan telak bagi ratusan keluarga pekerja di Ingersoll dan wilayah sekitarnya yang bergantung pada pabrik ini.

"General Motors harus melakukan segala daya untuk mengurangi kehilangan pekerjaan selama masa sulit ini, dan semua tingkat pemerintahan harus mendukung para pekerja otomotif Kanada dan produk buatan Kanada," kata Payne dalam sebuah rilis.

Sementara itu, GM meluncurkan BrightDrop sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki pada tahun 2021, sebelum menggabungkannya ke dalam bisnis armada perusahaan pada tahun 2023. Kemudian menggabungkan BrightDrop ke dalam merek Chevrolet-nya pada tahun 2024.

GM memiliki harapan tinggi untuk menjadikan BrightDrop sebagai bisnis pertumbuhan baru yang menguntungkan bagi pembuat mobil tersebut, tetapi penjualan dan pendapatan tidak memenuhi harapan awal perusahaan. BrightDrop diharapkan menghasilkan pendapatan sebesar $1 miliar pada tahun 2023. GM menolak untuk mengungkapkan pendapatan BrightDrop, tetapi sangat tidak mungkin target tersebut tercapai.

baca juga

Pada tahun 2023 dan 2024, produsen mobil tersebut hanya menjual sekitar 2.000 van listrik, menurut laporan penjualannya. Rencana penghentian produksi ini muncul beberapa minggu setelah laporan Detroit Free Press mengatakan ratusan kendaraan BrightDrop berjejer di tempat penyimpanan di Flint, Michigan.

Unifor mengatakan meskipun GM "telah mengindikasikan tetap berkomitmen pada fasilitas CAMI, dengan peningkatan untuk model tahun 2026, masa depan langsung tetap tidak pasti tanpa dukungan domestik yang lebih kuat dan akses pasar yang adil," mengutip tarif Trump.

"Kenyataannya adalah AS menciptakan kekacauan industri. Tarif yang picik dan penolakan Trump terhadap teknologi EV mengganggu investasi dan membekukan proyeksi pesanan di masa mendatang," kata Payne.

"Ini menciptakan peluang bagi Tiongkok dan produsen mobil asing lainnya untuk mendominasi pasar EV global sementara industri Amerika Utara berisiko tertinggal," tambahnya.

Sementara itu, GM menyatakan bahwa penurunan permintaan kendaraan listrik merupakan salah satu faktor utama di balik keputusan PHK, meskipun pertumbuhan tahun-ke-tahun di segmen kendaraan listrik meningkat hampir dua kali lipat pada Q1 2025. Selain itu, perusahaan besar di seluruh dunia, termasuk di sektor teknologi, manufaktur, dan jasa, telah melakukan PHK massal untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi operasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:02 WIB

Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja

Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 17:15 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja

Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

'Kami Memanusiakan Mereka', Janji Setneg Jamin Nasib Eks Karyawan Hotel Sultan Usai Diekseskui

'Kami Memanusiakan Mereka', Janji Setneg Jamin Nasib Eks Karyawan Hotel Sultan Usai Diekseskui

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:51 WIB

Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal

Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:29 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB