Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Kredit Nganggur Tembus Rp2,509 Triliun, Ini Penyebabnya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 23 Desember 2025 | 14:39 WIB
Kredit Nganggur Tembus Rp2,509 Triliun, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Bank Indonesia. [Antara]
  • Bank Indonesia mencatat kredit menganggur (undisbursed loan) mencapai Rp2.509,4 triliun per November 2025.
  • Tingginya kredit belum tersalur ini disebabkan lemahnya permintaan kredit korporasi dan rumah tangga pasca pandemi.
  • Penyebabnya meliputi perilaku pelaku usaha menahan diri (wait and see) dan suku bunga kredit yang belum turun.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan kredit nganggur atau undisbursed loan per November 2025 meningkat.

Jumlah kredit yang belum dipakai mencapai Rp2.509,4 triliun.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI  Solikin M Juhro, mengatakan, nilai tersebut setara 23,18 persen dari total plafon kredit yang disediakan perbankan.

Tingginya kredit yang belum dicairkan ini dinilai berkaitan erat dengan lemahnya permintaan kredit di tengah ketidakpastian pemulihan ekonomi.

"Kenapa kok kredit itu enggak sekuat tahun lalu? Kita lihat pertama dari sisi demand, korporasi dan rumah tangga ini kebetulan memang angka-angka undisbursed loan atau komitmen pinjaman yang enggak ditarik,” ujar Solikin dalam Taklimat Media di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Dia melanjutkan, permintaan kredit yang belum kuat, dipengaruhi oleh perilaku wait and see dari pelaku usaha.

Selain itu, optimalisasi pembiayaan internal oleh korporasi, serta lambatnya penurunan suku bunga kredit yang menjadi kredit nganggur di bank.

"Jadi pinjaman bisa diambil tapi enggak ditarik. Kenapa? Mereka masih ‘ini ekonominya benar menggeliat gak?’, mereka masih wait and see," bebernya.

BI juga telah memberikan pemahaman kepada pemerintah mengenai sektor-sektor yang dapat mendorong kegiatan ekonomi.

Hal ini membangun kepercayaan pelaku usaha agar kredit kembali ‘menggeliat’.

Menurut Solikin, yang utama di luar itu adalah membangun persepsi confidence  ekonomi sehingga memang kenapa kebijakan itu harus kredibel dan di orkestrasikan dengan baik.

"Sehingga masyarakat itu gak merasa was-was, jadi kredibel itu dalam pencapaian targetnya juga harus kredibel komunikasinya jelas," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit di November 2025, Apa Pemicunya?

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit di November 2025, Apa Pemicunya?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:05 WIB

Survei BI: Indeksi Keyakinan Konsumen Meningkat, Prospek Ekonomi Cerah?

Survei BI: Indeksi Keyakinan Konsumen Meningkat, Prospek Ekonomi Cerah?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:33 WIB

Orang RI Mulai Malas Ambil Kredit, Ini Buktinya

Orang RI Mulai Malas Ambil Kredit, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:02 WIB

Bank Indonesia Pastikan Indonesia Bisa Hadapi Ombak Ekonomi Global yang Belum Mereda

Bank Indonesia Pastikan Indonesia Bisa Hadapi Ombak Ekonomi Global yang Belum Mereda

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 08:04 WIB

Tak Hanya Kredit, Bank Mandiri Buka Akses Pasar Ekspor UMKM di Jabar

Tak Hanya Kredit, Bank Mandiri Buka Akses Pasar Ekspor UMKM di Jabar

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 17:11 WIB

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 12:50 WIB

Terkini

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB