Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.890

Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800

M Nurhadi

Rabu, 04 Maret 2026 | 15:42 WIB
Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800
BBCA [Dok BCA]
baca 10 detik
  • Saham BBCA terkoreksi tajam pada Rabu, 4 Maret 2026, ditutup melemah 1,77% di level Rp 6.950 akibat tekanan jual masif.
  • Penurunan signifikan BBCA dipicu oleh ketidakpastian geopolitik global yang mendorong aksi jual bersih investor asing senilai Rp 183 miliar.
  • Koreksi BBCA menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,32% ke 7.596,57, meskipun analis masih mempertahankan rekomendasi BELI.

Data perdagangan menunjukkan bahwa investor asing terus melakukan aksi jual bersih (net foreign sell) pada saham-saham unggulan (Lq45), di mana BBCA menjadi target utama.

Dalam kurun waktu dua hari saja (2-3 Maret 2026), total aksi jual asing terhadap BBCA telah mencapai Rp 183 miliar. Jika diakumulasikan sepanjang tahun berjalan, arus modal keluar (capital outflow) asing dari saham ini sudah sangat fantastis, yakni mencapai Rp 16,97 triliun. 

Efek domino dari jatuhnya saham dengan bobot terbesar seperti BBCA langsung terasa pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada penutupan sesi I siang ini, IHSG terpantau anjlok signifikan sebesar 343,20 poin atau merosot 4,32% ke level 7.596,57.

Penurunan ini melengkapi rangkaian koreksi beruntun setelah pada hari-hari sebelumnya IHSG juga telah melemah masing-masing sebesar 0,96% dan 2,65%.

Kondisi bursa secara keseluruhan terlihat sangat merah padam. Sebanyak 748 saham tercatat mengalami penurunan, dan hanya 68 saham yang mampu bertahan di zona hijau, sementara 142 saham lainnya stagnan.

Total transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 18,06 triliun, yang melibatkan pertukaran 33,08 miliar lembar saham melalui lebih dari 2 juta kali transaksi. Angka transaksi yang tinggi ini menunjukkan adanya kepanikan (panic selling) di kalangan pelaku pasar.

Meskipun harga saat ini sedang terjerembab, tidak semua pihak melihat kondisi ini sebagai akhir dari segalanya. KB Valbury Sekuritas, dalam laporan kemarin, justru mempertahankan rekomendasi BELI untuk saham BBCA.

Dengan menggunakan metode Gordon Growth Model (GGM), mereka menetapkan target harga jangka panjang di level Rp 11.080.

Alasannya cukup fundamental. Target harga tersebut mencerminkan proyeksi Price to Book Value (P/B) tahun 2026 sebesar 4,1 kali. Jika dibandingkan dengan harga saat ini yang diperdagangkan pada P/B sebesar 2,7 kali, maka valuasi BBCA dinilai sudah sangat murah dan menarik secara historis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini

3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:35 WIB

IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah

IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:52 WIB

IHSG Makin Memburuk pada Rabu Pagi, Dibuka ke Level 7.859

IHSG Makin Memburuk pada Rabu Pagi, Dibuka ke Level 7.859

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:16 WIB

3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI

3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:30 WIB

BEI Mulai Buka Akses Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

BEI Mulai Buka Akses Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:28 WIB

Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran

Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:01 WIB

Terkini

Sunscreen Wardah SPF 35 Harganya Berapa? Ini Varian, Manfaat, dan Review Pengguna

Sunscreen Wardah SPF 35 Harganya Berapa? Ini Varian, Manfaat, dan Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:15 WIB

Jaga Pasokan BBM, Elnusa Petrofin Kerahkan 711 Personel di Medan

Jaga Pasokan BBM, Elnusa Petrofin Kerahkan 711 Personel di Medan

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:10 WIB

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:07 WIB

Walikota Zohran Mamdani Mau Tangkap dan Penjarakan Benjamin Netanyahu saat Injak Kaki di New York

Walikota Zohran Mamdani Mau Tangkap dan Penjarakan Benjamin Netanyahu saat Injak Kaki di New York

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:07 WIB

5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan

5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:00 WIB

Bisnis Manufaktur Terus Lakujan Ekspansi, Buruh Masih Tetap Bekerja

Bisnis Manufaktur Terus Lakujan Ekspansi, Buruh Masih Tetap Bekerja

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:59 WIB

Tuas Persneling Mobil Manual Mendadak Seret? Jangan Dipaksa, Kenali Penyebab dan Solusi Mudahnya!

Tuas Persneling Mobil Manual Mendadak Seret? Jangan Dipaksa, Kenali Penyebab dan Solusi Mudahnya!

Otomotif | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:52 WIB

Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah

Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:45 WIB

Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?

Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:45 WIB

DPR Kritik 'ASN Tak Kerja', Netizen Kuliti Jejaknya: Diduga Pakai Ijazah Palsu

DPR Kritik 'ASN Tak Kerja', Netizen Kuliti Jejaknya: Diduga Pakai Ijazah Palsu

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:43 WIB

×