Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800

M Nurhadi

Rabu, 04 Maret 2026 | 15:42 WIB
Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800
BBCA [Dok BCA]
baca 10 detik
  • Saham BBCA terkoreksi tajam pada Rabu, 4 Maret 2026, ditutup melemah 1,77% di level Rp 6.950 akibat tekanan jual masif.
  • Penurunan signifikan BBCA dipicu oleh ketidakpastian geopolitik global yang mendorong aksi jual bersih investor asing senilai Rp 183 miliar.
  • Koreksi BBCA menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,32% ke 7.596,57, meskipun analis masih mempertahankan rekomendasi BELI.

Data perdagangan menunjukkan bahwa investor asing terus melakukan aksi jual bersih (net foreign sell) pada saham-saham unggulan (Lq45), di mana BBCA menjadi target utama.

Dalam kurun waktu dua hari saja (2-3 Maret 2026), total aksi jual asing terhadap BBCA telah mencapai Rp 183 miliar. Jika diakumulasikan sepanjang tahun berjalan, arus modal keluar (capital outflow) asing dari saham ini sudah sangat fantastis, yakni mencapai Rp 16,97 triliun. 

Efek domino dari jatuhnya saham dengan bobot terbesar seperti BBCA langsung terasa pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada penutupan sesi I siang ini, IHSG terpantau anjlok signifikan sebesar 343,20 poin atau merosot 4,32% ke level 7.596,57.

Penurunan ini melengkapi rangkaian koreksi beruntun setelah pada hari-hari sebelumnya IHSG juga telah melemah masing-masing sebesar 0,96% dan 2,65%.

Kondisi bursa secara keseluruhan terlihat sangat merah padam. Sebanyak 748 saham tercatat mengalami penurunan, dan hanya 68 saham yang mampu bertahan di zona hijau, sementara 142 saham lainnya stagnan.

Total transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 18,06 triliun, yang melibatkan pertukaran 33,08 miliar lembar saham melalui lebih dari 2 juta kali transaksi. Angka transaksi yang tinggi ini menunjukkan adanya kepanikan (panic selling) di kalangan pelaku pasar.

Meskipun harga saat ini sedang terjerembab, tidak semua pihak melihat kondisi ini sebagai akhir dari segalanya. KB Valbury Sekuritas, dalam laporan kemarin, justru mempertahankan rekomendasi BELI untuk saham BBCA.

Dengan menggunakan metode Gordon Growth Model (GGM), mereka menetapkan target harga jangka panjang di level Rp 11.080.

Alasannya cukup fundamental. Target harga tersebut mencerminkan proyeksi Price to Book Value (P/B) tahun 2026 sebesar 4,1 kali. Jika dibandingkan dengan harga saat ini yang diperdagangkan pada P/B sebesar 2,7 kali, maka valuasi BBCA dinilai sudah sangat murah dan menarik secara historis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini

3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:35 WIB

IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah

IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:52 WIB

IHSG Makin Memburuk pada Rabu Pagi, Dibuka ke Level 7.859

IHSG Makin Memburuk pada Rabu Pagi, Dibuka ke Level 7.859

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:16 WIB

3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI

3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:30 WIB

BEI Mulai Buka Akses Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

BEI Mulai Buka Akses Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:28 WIB

Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran

Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:01 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×