Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB
Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya
Ilustrasi rupiah. [Suara.com]
  • Gubernur BI Perry Warjiyo mengonfirmasi pertumbuhan uang beredar terjaga, didorong kebijakan likuiditas moneter efektif.
  • Uang primer (M0) Februari 2026 tumbuh 13,3% yoy, dipicu kebutuhan uang kartal Ramadan dan Idulfitri.
  • Uang beredar luas (M2) Januari 2026 naik menjadi 10,0% yoy akibat ekspansi kredit dan tagihan pemerintah.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, memastikan pertumbuhan jumlah uang beredar tetap terjaga sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia yang mendorong efektivitas ekspansi likuiditas moneter.

Dalam keterangannya, Perry menyampaikan bahwa uang primer (M0) pada Februari 2026 tumbuh sebesar 13,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dibandingkan Januari 2026 yang tercatat 11,0 persen (yoy).

Kenaikan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya kebutuhan uang kartal menjelang periode Ramadan dan Idulfitri.

“Pertumbuhan M0 dipengaruhi oleh meningkatnya uang kartal, seiring kebutuhan masyarakat pada momen musiman keagamaan,” ujar Perry dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Dari sisi faktor pendorong, peningkatan M0 pada Februari 2026 juga didukung oleh ekspansi fiskal pemerintah serta strategi operasi moneter Bank Indonesia yang akomodatif.

Sementara itu, uang beredar dalam arti luas (M2) juga menunjukkan tren peningkatan. Pada Januari 2026, M2 tumbuh 10,0 persen (yoy), naik dari 9,6 persen (yoy) pada Desember 2025.

Gubernur BI Perry Warjiyo pada Oktober 2025 mengatakan BI masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan. [Antara/Asprilla Dwi Adha]
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara/Asprilla Dwi Adha]

Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh meningkatnya tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat serta penyaluran kredit yang semakin ekspansif.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan akan terus menjaga pertumbuhan uang beredar melalui sinergi kebijakan bersama pemerintah guna menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Di sisi lain, stabilitas sistem pembayaran nasional tetap terjaga. Hal ini didukung oleh infrastruktur yang andal serta struktur industri yang sehat.

Kinerja infrastruktur tercermin dari kelancaran Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) dan sistem pembayaran industri, serta kecukupan pasokan uang tunai dalam jumlah dan kualitas yang memadai sepanjang Februari 2026.

Struktur industri yang solid juga terlihat dari semakin kuatnya interkoneksi antar pelaku sistem pembayaran, yang diiringi dengan perluasan ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat industri sistem pembayaran, khususnya dalam aspek manajemen risiko dan keandalan teknologi.

Upaya ini sejalan dengan implementasi Peraturan Bank Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengaturan Industri Sistem Pembayaran yang menjadi landasan penguatan sektor tersebut.

“Sinergi kebijakan akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:34 WIB

Daftar Lokasi Tukar Uang Baru di Pekanbaru Lewat Kas Keliling BI

Daftar Lokasi Tukar Uang Baru di Pekanbaru Lewat Kas Keliling BI

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:27 WIB

Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan

Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:50 WIB

Lebaran 2026 Makin Praktis Pakai THR Digital Bank Indonesia, Begini Cara Mainnya

Lebaran 2026 Makin Praktis Pakai THR Digital Bank Indonesia, Begini Cara Mainnya

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:35 WIB

Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik

Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:11 WIB

Intervensi BI Manjur, Rupiah Berhasil 'Rebound' Tipis ke Rp16.861

Intervensi BI Manjur, Rupiah Berhasil 'Rebound' Tipis ke Rp16.861

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:28 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB