Mitos dan Fakta Diabetes yang Perlu Anda Tahu

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2015 | 09:11 WIB
Mitos dan Fakta Diabetes yang Perlu Anda Tahu
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Prevalensi penyakit diabetes semakin meningkat bahkan Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara dengan angka penyandang diabetes terbesar di dunia, setelah Cina, India, Amerika Serikat, dan Brazil. Pada 2014 tercatat jumlah penyandang diabetes di Indonesia telah mencapai sekitar 9,1juta jiwa .

Prof. Dr. Agung Pranoto , dr., MSc., SpPD-KEMD, FINASIM, selaku pakar diabetes menyebut bahwa tantangan utama dalam pengendalian penyakit diabetes adalah deteksi dini, pencegahan, dan tata laksana yang tepat di tengah masyarakat yang masih harus ditingkatkan.

"Oleh karena itu edukasi yang berkelanjutan adalah kegiatan yang harus senantiasa dilakukan guna memberikan informasi secara terus menerus kepada masyarakat akan penyakit diabetes," tuturnya pada temu media 'Animasi Manis' di Jakarta, Senin (24/8/2015).

Salah satu yang harus menjadi bahan edukasi adalah mitos dan fakta seputar diabetes yang seringkali menciptakan informasi kurang tepat dan stigma di masyarakat.

Lalu apa saja mitos dan fakta seputar diabetes yang harus diluruskan? Simak ulasan berikut!

1. Mitos: Diabetes bukan penyakit serius
Fakta: Apabila ditangani secara benar, diabetes tidak akan menyebabkan komplikasi berbahaya yang dapat merusak organ seperti mata, jantung, peredaran darah, sistem saraf, gigi dan gusi, kaki dan kulit, atau ginjal. Tapi pada kenyataannya diabetes menyebabkan kematian lebih banyak daripada kanker payudara dan AIDS digabung.

2. Mitos: Jika kita gemuk atau memiliki berat badan diatas rata-rata dengan indeks massa tubuh 25-29.9 atau lebih, maka pasti pada akhirnya akan mengidap diabetes tipe 2
Fakta: Kegemukan adalah salah satu faktor resiko penyakit ini, tapi ada juga faktor resiko lain yang harus diperhitungkan seperti faktor keturunan, etnis, dan usia. Bahkan sebagian orang gemuk tidak mengidap diabetes tipe 2, dan banyak penderita diabetes tipe 2 memiliki berat badan normal atau hanya sedikit gemuk.

3. Mitos: Makan terlalu banyak gula dapat menyebabkan diabetes
Fakta: Jawabannya tidak sesederhana itu. Tingginya gula darah pada penderita diabetes tipe 1 disebabkan oleh kurangnya insulin. Dan ini adalah faktor genetik yang belum diketahui sebabnya. Sementara diabetes tipe 2 disebabkan oleh banyak faktor resiko: kegemukan, keturunan, etnis, dan usia.

4. Mitos: Penderita diabetes hanya dapat makan makanan khusus untuk diabetes
Fakta: Pola makan yang sehat untuk penderita diabetes pada dasarnya sama dengan pola makan sehat untuk siapapun – rendah lemak jenuh, garam dan gula yang tidak berlebihan, protein daging tanpa lemak, sayur-sayuran, gandum, dan buah-buahan.

5. Mitos: Penderita diabetes hanya dapat makan sedikit karbohidrat seperti roti, jagung, dan pasta
Fakta: Karbohidrat juga merupakan bagian dari pola makan sehat. Kuncinya adalah pada porsi, jangan berlebihan. Pilih jumlah karbohidrat sesuai kebutuhan metabolisme tubuh.

6. Mitos: Penderita diabetes tidak dapat makan permen atau cokelat
Fakta: Jika dikonsumsi sebagai bagian pola makan sehat dan dikombinasikan dengan olahraga maka permen dan coklat dapat dinikmati oleh penderita diabetes. Tidak ada perbedaan tentang apa yang bisa/tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes dan orang sehat. Kuncinya adalah porsi, agar tidak berlebihan dan jangan terlalu sering.

7. Mitos: Diabetes dapat ditularkan
Fakta: Diabetes bukan penyakit menular, tapi lebih ke penyakit yang berhubungan dengan genetik dan gaya hidup, terutama bagi diabetes tipe 2.

8. Mitos: Penderita diabetes lebih mudah terkena flu atau penyakit lainnya
Fakta: Penderita diabetes tidak menjadi lebih mudah sakit. Namun penderita diabetes dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi flu. Penyakit apapun dapat membuat diabetes lebih sulit dikendalikan, dan penderita diabetes yang terkena flu dapat menyebabkan komplikasi lainnya yang lebih serius.

9. Mitos: Buah adalah makanan sehat, jadi baik untuk dimakan sebanyak-banyaknya
Fakta: Buah adalah makanan sehat yang mengandung serat, vitamin, dan mineral. Tapi buah juga mengandung karbohidrat, sehingga konsumsinya harus dianggap sebagai bagian dari pola makan sehat. Sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi tentang berapa banyak, sering, atau tipe buah yang dapat dimakan.

10. Mitos: Diabetes tidak dapat dicegah
Fakta: Salah! Sampai dengan 80 persen diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan mengubah pola makan, meningkatkan kegiatan fisik, dan memperbaiki lingkungan dimana kita hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula

Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula

Opini | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro

Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran

5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2026 | 08:00 WIB

Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan

Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB