Array

Waspadai Risiko Kehamilan Bayi Kembar, Irish Bella Harus Hati-hati

Minggu, 30 Juni 2019 | 14:52 WIB
Waspadai Risiko Kehamilan Bayi Kembar, Irish Bella Harus Hati-hati
Selamat, Irish Bella Hamil. [Instagram]

Suara.com - Setelah mengumumkan kehamilannya pada Mei lalu, pasangan Irish Bella dan Ammar Zoni kembali mengumumkan tentang buah hati mereka.

Melalui unggahan video di kanal YouTube mereka, AishTV, Ammar Zoni menunjukkan layar USG yang memperlihatkan kedua janin di dalam perut Irish Bella pada Jumat (28/6/2019) kemarin.

Irish Bella hamil anak kembar (Youtube/AishTV)
Irish Bella hamil anak kembar (Youtube/AishTV)

Hamil dengan dua janin adalah hal yang cukup berisiko, baik bagi sang ibu maupun sang bayi sendiri. Menurut Very Well Family, banyak risiko bagi ibu juga risiko bagi bayi yang belum lahir, karena mereka dapat menyebabkan persalinan prematur, komplikasi, atau dalam kasus terburuk, kematian janin.

Beberapa risiko ini lebih merupakan gangguan daripada bahaya, sementara risiko lainnya dapat mengancam jiwa jika tidak ditangani.

1. Hipertensi yang diinduksi kehamilan (PIH) adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan.

Sebanyak 37% ibu bersiko mengalami PIH tiga hingga 4 kali lebih besar dari kehamilan tunggal.

Jika tidak diobati, itu dapat menyebabkan persalinan prematur, bayi yang tidak tumbuh dengan baik, atau bayi yang mati mati. Ini juga bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan ibu, terutama jika berkembang menjadi preeklampsia.

2. Preeklamsia, suatu kondisi yang meliputi tekanan darah tinggi dan protein dalam urin. Gejala mungkin termasuk bengkak, sakit kepala parah, dan kenaikan berat badan yang cepat.

Kondisi ini dua kali lebih mungkin terjadi pada kehamilan kembar.

Baca Juga: Irish Bella Hamil Bayi Kembar, Hal Ini Perlu Dilakukan untuk Jaga Kesehatan

Jika tidak diobati, preeklampsia dapat menyebabkan eklampsia, juga dikenal sebagai toksemia. Eklampsia menyebabkan kejang dan dapat mengancam jiwa ibu dan bayi yang belum lahir.

3. Diabetes gestasional, kondisi di mana seorang wanita yang tidak menderita diabetes sebelum kehamilan mengalami kesulitan mempertahankan kadar gula darah normal.

Diabetes gestasional terjadi pada sekitar 5% kehamilan tunggal, tetapi wanita hamil bayi kembar dua kali lebih mungkin mengalaminya.

Diabetes gestasional biasanya dapat diobati dengan perubahan pola makan dan gaya hidup.

4. Mengalami masalah pendarahan sebelum atau selama persalinan.

5. Mual pagi yang intens lebih mungkin terjadi pada wanita hamil kembar. Bagi sebagian orang, ini lebih merupakan gangguan daripada bahaya, tetapi beberapa mungkin berisiko mengalami hiperemesis gravidarum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI