Penting, Ini Sebabnya Penderita Diabetes Harus Batasi Asupan Karbohidrat!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 15 Juli 2020 | 14:04 WIB
Penting, Ini Sebabnya Penderita Diabetes Harus Batasi Asupan Karbohidrat!
Ilustrasi Pola Makan untuk Pasien Diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Karbohidrat merupakan nutrisi yang dibutuhkan setiap orang. Tapi di sisi lain, karbohidrat juga memengaruhi kadar gula darah. Inilah sebabnya penderita diabetes memiliki 'hubungan rumit' dengan karbohidrat.

Banyak ahli merekomendasikan penderita diabetes untuk membatasi atau bahkan secara drastis mengurangi asupan karbohidrat mereka.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan penderita diabetes mengonsumsi karbohidrat sekitar 45% dari kalori harian mereka. Artinya, untuk asupan 2.000 kalori setara dengan sekitar tiga atau empat porsi karbohidrat.

Jennifer Smith, Direktur di Lifestyle and Nutrition at Integrated Diabetes Services di Madison, Wisconsin, mengatakan bagi penderita diabetes pola makan yang baik bukan hanya soal menghitung gram dan kalori.

"Memilih makanan bergizi adalah kuncinya," kata Smith, dilansir Insider.

Makanan sumber karbohidrat. (Shutterstock)
Makanan sumber karbohidrat. (Shutterstock)

Ada dua jenis karbohidrat, yaitu kompleks dan sederhana.

Karbohidrat kompleks ditemukan dalam makanan seperti kentang, biji-bijian, dan jagung, menyediakan nutrisi dan serat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Sedangkan karbohidrat sederhana ada di dalam buah dan susu, serta makanan olahan seperti yang ditemukan dalam makanan ringan, permen, soda, dan makanan penutup.

Berbeda dengan karbohidrat kompleks, karbohidrat sederhana mengenai aliran darah secara cepat dan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah lebih tinggi.

baca juga

Smith menambahkan, nasi putih, roti putih, dan 'Fruit Loops' (sereal) tidak sehat bagi penderita diaebtes.

Diet rendah karbohidrat membantu menstabilkan kadar gula darah

Diet ketogenic yang dikenal pula dengan sebutan diet keto, yaitu diet karbohidrat. (Shutterstock)
Diet ketogenic yang dikenal pula dengan sebutan diet keto, yaitu diet karbohidrat. (Shutterstock)

Ada bukti bahwa makan lebih sedikit karbohidrat memiliki hasil yang lebih baik dalaM mengendalikan diabetes, dan semakin sedikit, semakin baik.

Salah satu caranya dengan melakukan diet ketogenik rendah karbohidrat dan tinggi lemak, yang secara umum makan tidak lebih dari 50 gram karbohidrat per hari.

Ketika tubuh kekurangan karbohidrat, kandungan glukosa dalam darah lebih sedikit. Untuk bertahan hidup, tubuh akan memasuki kondisi yang disebut ketosis, di mana tubuh memproduksi keton yang memungkinkannya menggunakan lemak sebagai sumber energi alternatif pengganti glukosa.

Diet ketogenik mengharuskan orang makan daging, kerang, telur, kacang-kacangan, salad, sayuran dan keju. Kuncinya adalah mengonsumsi lebih banyak lemak daripada karbohidrat agar tubuh menggunakan keton sebagai energi, yang tidak meningkatkan kadar glukosa darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama Berisikonya, Apa Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2?

Sama Berisikonya, Apa Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2?

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 09:49 WIB

Studi: Tingkatkan Kebiasaan Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Studi: Tingkatkan Kebiasaan Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 11:55 WIB

Studi: Vitamin D Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Studi: Vitamin D Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 13:51 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×