Vaksin Covid-19 Mendarat di Indonesia Malam Ini, Warganet Antusias

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Minggu, 06 Desember 2020 | 21:47 WIB
Vaksin Covid-19 Mendarat di Indonesia Malam Ini, Warganet Antusias
Sejumlah vaksin Covid-19 mendarat di Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (6/12/2020). (Dok. Tangkapan Layar/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Sejumlah vaksin Covid-19 yang akan digunakan dalam program vaksinasi virus Corona mulai tahun depan mendarat malam ini di bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (6/12/2020).

Momen mendaratnya vaksin Covid-19 ini pun disiarkan langsung oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Kedatangan vaksin Covid-19 rupanya disambut dengan antusias oleh warganet Indonesia. Saat berita ini ditulis pukul 21.45 WIB, ada lebih dari 6.000 yang menonton.

Komentar bernada optimis pun muncul, dengan rata-rata warganet berharap vaksin bisa segera dimanfaatkan oleh rakyat Indonesia.

"Puji Tuhan semoga Indonesia bisa segera kembali sehat dengan adanya vaksin," tulis seorang warganet.

"Semoga adanya vaksin bisa bikin Corona segera berakhir!!" tulis yang lain.

Anda bisa menontonnya secara langsung lewat tautan berikut ini.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kesehatan secara resmi menetapkan 6 jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 mulai tahun depan.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9860 tahun 2020 tertanggal 5 Desember 2020.

Baca Juga: 6 Vaksin Covid-19 yang Digunakan di Indonesia dan 4 Berita Kesehatan Lain

Dalam salinan keputusan yang diterima Suara.com, enam jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan pemerintah merupakan vaksin buatan:

  1. PT Bio Farma (Persero);
  2. Astrazeneca;
  3. China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm);
  4. Moderna;
  5. Pfizer dan BioNTech;
  6. Sinovac Biotech Ltd.

Vaksin-vaksin tersebut merupakan vaksin yang masih dalam tahap pelaksanaan uji klinik tahap ketiga, atau telah selesai uji klinik tahap ketiga.

Untuk bisa digunakan, vaksin-vaksin tersebut tetap membutuhkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization) dari badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sementara dalam surat keputusan tersebut, dikatakan juga bahwa Menteri Kesehatan dapat melakukan perubahan jenis vaksin yang digunakan, berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional.

Pengadaan vaksin sesuai dengan jenis yang ditetapkan dibagi dua antara Menteri Kesehatan untuk kebutuhan pelaksanaan vaksinasi nasional dan Menteri BUMN untuk vaksinasi mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI