WHO: Kematian Terkait Covid-19 di Dunia Nyaris 15 Juta Jiwa

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 08 Mei 2022 | 14:00 WIB
WHO: Kematian Terkait Covid-19 di Dunia Nyaris 15 Juta Jiwa
Petugas mengusung peti berisi jenazah yang meninggal dunia karena COVID-19 untuk dimakamkan di TPU Srengseng Sawah, Jakarta, Jumat (15/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan jumlah kematian  yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan pandemi Covid-19 pada 1 Januari 2020 hingga Desember 2021 jumlahnya sekitar 14,9 juta jiwa.

Para ilmuwan kesehatan mengatakan jumlah pastinya ada antara 13,3 juta hingga 16,6 juta kematian yang disebabkan langsung oleh virus corona maupun berkaitan dengan dampak pandemi terhadap sistem kesehatan selama waktu tersebut.

Perkiraan angka tersebut lebih dari dua kali lipat dari jumlah kematian resmi yang dikeluarkan Universitas Johns Hopkins. Angka kematian dihitung sebagai perbedaan antara jumlah kematian yang telah terjadi dan jumlah yang diperkirakan tanpa adanya pandemi berdasarkan data sebelumnya di Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika.

Pemakaman pasien meninggal akibat Covid-19. [Istimewa]
Pemakaman pasien meninggal akibat Covid-19. [Istimewa]

"Sebagian besar (84 persen di antaranya)  kelebihan kematian terkonsentrasi di Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika. Beberapa 68 persen dari kelebihan kematian terkonsentrasi hanya di 10 negara secara global," kata WHO, dikutip dari Fox Health.

Dari 14,9 juta prediksi kematian tersebut, sebanyak 81 persen di antaranya terdapat di negara-negara berpenghasilan menengah selama periode 24 bulan. Lebih detail lagi, 53 persen di negara berpenghasilan menengah ke bawah dan 28 persen di negara berpenghasilan menengah ke atas. 

Sementara negara berpenghasilan tinggi dan berpenghasilan rendah masing-masing menyumbang 15 persen dan 4 persen, menurut data WHO.

Angka kematian secara global itu lebih tinggi pada laki-laki daripada perempuan dan lebih tinggi di antara orang dewasa yang lebih tua.

Estimasi tersebut merupakan hasil kolaborasi global yang didukung oleh kerja Technical Advisory Group for COVID-19 Mortality Assessment dan konsultasi negara.

Sementara banyak negara masih kekurangan kapasitas untuk surveilans kematian yang dapat diandalkan, dengan menggunakan metodologi yang tersedia untuk umum, WHO mengatakan negara-negara dapat menggunakan data mereka sendiri untuk menghasilkan atau memperbarui perkiraan data kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Temukan Kasus Pertama Omicron BA.5

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Temukan Kasus Pertama Omicron BA.5

Health | Minggu, 08 Mei 2022 | 13:39 WIB

Penelitian AS: Virus Corona Covid-19 Perburuk Kondisi Asma pada Anak-Anak

Penelitian AS: Virus Corona Covid-19 Perburuk Kondisi Asma pada Anak-Anak

Health | Minggu, 08 Mei 2022 | 13:13 WIB

Selain Orang Dewasa, Anak-anak Juga Berisiko Alami Long Covid-19

Selain Orang Dewasa, Anak-anak Juga Berisiko Alami Long Covid-19

Health | Minggu, 08 Mei 2022 | 13:03 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB